
Hampir satu hari, Mario mencari keberadaan Lita. namun laki-laki itu masih belum menemukan di mana istrinya berada. sementara Gracia, gadis kecil itu Kini telah menangis tersedu-sedu. karena tidak menemukan keberadaan ibunya.
Gracia yang awalnya bisa menjadi gadis super dewasa, kali ini dirinya menjadi seperti anak kecil yang menangis tersedu-sedu saat tidak mendapatkan ibunya.
"Papa tolong cari Ibu,"ucap Gracia merengek kepada ayah sambungnya itu. membuat Mario yang mendengar itu, merasa sangat kasihan. dirinya juga merasa kesusahan atas hilangnya istri kesayangannya itu.
"sabar ya sayang, papa janji akan cari Ibu sampai dapat,"ucap laki-laki itu berlutut di hadapan Gracia. agar tinggi mereka bisa sejajar.
Mario memeluk Gadis itu dengan erat. laki-laki tampan itu dapat merasakan, anak sambungnya saat ini tengah merasa ketakutan. terbukti dengan tubuh yang sedikit bergetar hebat.
"ada apa ini Mario?"tanya seseorang dari arah belakang. membuat laki-laki itu, seketika menoleh ke arah sumber suara.
"ibu,"
"nenek,"
Ucap mereka berdua secara bersamaan. dan dengan segera, Gracia menghambur ke dalam pelukan wanita paruh baya yang telah resmi menjadi neneknya itu.
"nenek, Ibu hilang!"ucapnya disertai Isakan tangis dari gadis kecil itu. tentu saja pernyataan dari Gracia itu, membuat ibunda Mario membulatkan mata.
"apa itu benar Mario?"tanya wanita paruh baya itu dengan nada yang sangat khawatir.
__ADS_1
Mario yang mendengar itu, segera menganggukkan kepala."iya Bu, dia hilang setelah selesai mengantarkan Gracia ke sekolah."ucap laki-laki itu dengan raut wajah lesu.
"ya Allah, kenapa bisa begitu?"ujar wanita paruh baya itu Seraya mendudukkan dirinya di kursi yang ada di rumah itu.
Memang, awalnya ibunda Mario ingin mendatangi rumah anak menantunya karena merasa rindu dengan cucu sambungnya itu. memang sekarang, keberuntungan telah menghampiri kehidupan Lita dan juga anaknya. karena saat ini, keduanya benar-benar mendapatkan limpahan kasih sayang dari keluarga Mario.
Kondisi itu, sangatlah berbeda di kehidupan Lita beberapa tahun yang lalu. di mana dirinya, tidak diterima oleh keluarga suami yang tak lain adalah keluarga Arya. dan bahkan, para tetangga itu juga ikut menghakiminya. karena beranggapan, bahwa Lita telah melahirkan anak di luar nikah. namun lihatlah sekarang, Lita mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa dari keluarga suami barunya.
Memang, keadaan manusia itu dapat berubah seperti roller coaster. terkadang di atas dan terkadang di bawah. maka kita sebagai manusia, tidak berhak untuk menyombongkan sesuatu hal yang kita miliki baik harta ataupun perasaan. karena itu semua, dapat berputar dengan cepat dan berada di titik terendah.
"apa kamu tidak mencoba mencari keberadaan istrimu?"tanya ibu Mario pada putranya.
Namun, seketika itu pula Mario mengingat sesuatu. dengan segera, laki-laki tampan itu, segera membuka sebuah aplikasi yang tersimpan di dalam ponselnya untuk melacak keberadaan istrinya.
"kenapa aku tidak kepikiran dari tadi?"tanya laki-laki itu dalam hati. dan dengan segera, melangkahkan kakinya untuk menjemput sang istri. saat laki-laki itu, telah mengetahui Di mana letak keberadaan istrinya itu.
"kau mau ke mana Mario?"tanya sang ibu pada putranya.
"aku sudah tahu di mana keberadaan Lita,"ujar laki-laki itu tanpa menghentikan langkahnya. Mario tetap melajukan kakinya untuk segera menuju ke dalam mobil.
"bodoh!"kakinya pada dirinya sendiri. dengan segera, Mario melajukan kendaraannya untuk meninggalkan kawasan rumah miliknya.
__ADS_1
Tak berapa lama, mobil yang ditumpangi oleh Mario, telah sampai di depan sebuah bangunan yang sepertinya kosong. laki-laki itu segera melangkahkan kakinya untuk segera masuk ke dalam bangunan itu.
Saat dirinya melangkah, Mario seperti mendengar seseorang yang tengah merintih. tentu saja hal itu membuat laki-laki itu, merasa sedikit takut. Takut, jika suara itu adalah suara gaib.
"masa iya, siang-siang gini ada setan?!"tanya laki-laki itu pada dirinya sendiri.
Namun begitu, Mario tetap melangkahkan kakinya untuk mendekati ke arah sumber suara itu.
"sayang!"teriak Mario saat laki-laki tampan itu telah masuk ke dalam bangunan itu. dan mendapati, keadaan istrinya yang sungguh mengenaskan.
Tentu saja, hal itu membuat Mario merasa sangat geram. bahkan nafasnya pun, memburu. menandakan, kemarahan laki-laki itu telah sampai di ubun-ubun.
Dengan gerakan secepat kilat, Mario menghampiri istrinya dan langsung menggendongnya. membawa wanita yang masih tak sadarkan diri itu, ke dalam mobil.
"sayang bertahanlah kita akan ke rumah sakit,"ucap laki-laki itu Soraya melajukan kendaraannya dengan kecepatan di atas rata-rata.
Kebetulan jalan di kota itu, sedikit lenggang. sehingga memudahkan Mario untuk membawa kendaraannya dengan lebih cepat. dan tak membutuhkan waktu, mobil yang ditumpangi oleh Mario, telah sampai di sebuah rumah sakit di kota itu.
Dengan segera, Lita segera dibawa oleh petugas medis yang memang telah berjaga di sana. mereka segera membantu Lita untuk membawanya ke ruang perawatan.
Sementara Mario, laki-laki itu mencengkeram kursi yang ada di sana karena merasa sangat geram dengan keadaan ini. Mario yakin, ini adalah ulah dari laki-laki itu. laki-laki yang selalu menghantui hidupnya dan juga hidup istrinya.
__ADS_1