
Setelah membeli barang yang disukai oleh Gracia, mereka bertiga memutuskan untuk segera pulang ke rumah.
"sekarang kita pulang ya, besok-besok ayah pasti akan ngajak kamu lagi,"ucap Arya tersenyum tipis.
Gracia yang mendengar itu, pengangkutan kepala dengan antusiasnya."beneran ya, besok Ayah pasti datang untuk menemani aku agar tidak dibully oleh yang lain,"ucap Gracia tersenyum tipis.
"pasti sayang, ayah pasti akan datang untuk menemani kamu. bahkan kalau perlu, Ayah akan berada di kelas kamu selama seharian penuh, gimana apa kamu suka?"tanya Arya dengan wajah yang sangat serius.
Seketika itu pula, mata Gracia berbinar-binar. karena mendengar penawaran yang sangat menggiurkan dari Ayah kandungnya.
"serius Ayah mau?"tanya gadis kecil itu untuk memastikan bahwa ucapan dari Ayahnya itu, adalah benar adanya.
"iya sayang, Ayah janji akan menemani kamu seharian penuh,"ucap Arya berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan tinggi Putri kecilnya itu.
"makasih Ayah,"ucap bocah kecil itu Seraya melompat lompat dan setelahnya memeluk Arya dengan sangat erat.
Membuat Arya yang merasakan itu, seketika tersenyum tipis. dan dengan segera, langsung memeluk dan mengangkat bocah kecil itu. kemudian, Arya berputar-putar. hingga membuat Gracia, seketika tertawa renyah.
__ADS_1
Tentunya, pemandangan itu membuat hati Lita sebagai seorang ibu, merasa berkecamuk. karena wanita itu, sekarang berada di posisi yang sangat sulit.
Di posisi pertama, dirinya sebagai seorang wanita sangat mustahil jika tidak menginginkan keluarga yang lengkap dan bahagia seperti ini. Apalagi, saat melihat tawa Putri semata wayangnya yang sangat ceria dan juga tulus. Seakan-akan, Lita melupakan sesuatu hal. jika Arya, telah memiliki istri sebelum dirinya.
Namun, di sisi lain Lita tidak ingin merusak kebahagiaan wanita lain hanya demi kebahagiaannya. dirinya tidak ingin menjadi seorang yang sangat jahat karena menghancurkan rumah tangga wanita yang lain.
Maka dari itu, saat pikiran waras itu menghampiri dirinya, dengan segera pula Lita menggelengkan kepala."tidak, ini tidak boleh terjadi,"ucap Lita Seraya berjalan cepat untuk menghampiri kedua pasangan ayah dan anak itu yang tengah asyik bermain.
"sayang ayo pulang, kan besok mau perform. jadi sekarang tenaganya disimpan ya, buat acara besok,"ucap Lita penuh dengan makna.
"yah tapi kan, Cia masih ingin main sama Ayah Bu,"ucap Gracia sedikit merajuk
Lita segera mengajak putrinya untuk masuk ke dalam mobil. tepat, di saat dirinya dan Gracia masuk ke dalam mobil, sesosok wanita cantik datang menghampiri Arya.
Tentu saja itu membuat Lita, menjadi tegang namun juga lega. apa jadinya jika tadi dirinya tidak memaksa Gracia untuk masuk ke dalam mobil, mungkin saja, perang dunia ke-4 akan segera terjadi. dan pertikaian hampir saja terjadi di antara mereka bertiga. dan Lita, tidak akan pernah bisa membayangkan hal itu.
"ayo sayang kita pergi,"Lita segera melajukan kendaraannya untuk menjauh dari Arya dan juga Cynthia itu.
__ADS_1
****
"mas kok ada di sini, lagi ngapain?"tanya Cynthia Seraya matanya menatap ke sekeliling.
"huh hampir saja,'ujar Arya dalam hati Seraya mengusap dada karena merasa lega. entah apa jadinya, jika istri pertamanya ini tahu jika dirinya baru saja menemui seorang wanita.
Nb :wajib baca ya gaes dijamin nggak akan nyesel karena author ini, adalah author kece
blurb :9.
ARUMI
(MinNami)
Ditinggalkan di hari pernikahan dan berujung menikah dengan calon kakak iparnya. Takdir itulah yang membawa Arumi pada kehidupan pahit yang harus dia jalanin.
__ADS_1
Arumi terus berusaha tegar meski banyak yang membencinya. Arumi harus menegakkan kepalanya meski banyak yang ingin dia jatuh.
Lantas mampukah Arumi bertahan atau justru menyerah karena takdir tidak berpihak padanya?