(Bukan) Anak Di Luar Nikah

(Bukan) Anak Di Luar Nikah
Di Luar Dugaan


__ADS_3

Kini, Lita dan juga anaknya, telah berada di tengah-tengah para pengunjung yang tengah menikmati makanan mereka. saat ini mata semua orang, telah tertuju pada ketiga wanita itu.


"hiks hiks hiks, kenapa kamu melakukan ini nyonya, apa yang membuatmu setrika ini sampai harus merebut suamiku,"tiba-tiba saja di luar dugaan, Cynthia menangis sesenggukan.


Tentu saja hal itu membuat Lita yang melihatnya merasa sangat terkejut."apa yang tengah ia lakukan? mengapa dirinya berakting seperti itu?" berbagai pertanyaan segera muncul di dalam otak wanita itu.


Sementara Gracia yang mendengar itu, hanya terdiam karena memang gadis kecil itu tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


Tentu saja, hal itu membuat semua orang yang tengah menikmati makanannya seketika terdiam. dan menatap ke arah Lita dengan tatapan yang berbeda-beda. ada yang menatapnya dengan tatapan bingung dan banyak juga yang menatapnya dengan tatapan merendahkan.


"ternyata dia pelakor!"


"iya cantik sih, tapi kok malah jadi pelakor? pasti nggak laku!"


Beberapa pengunjung, mencibirnya dengan begitu kejam. tanpa mengetahui fakta yang terjadi pada orang itu. dengan entengnya, menghakimi orang yang dianggap hina. begitulah manusia mampu menjadi Tuhan bagi orang lain tanpa menyadari kesalahannya sendiri yang mungkin lebih besar dari orang yang mereka hina.


Tentu saja hal itu membuat Lita yang mendengarnya, seketika merasa geram. dan dengan segera, melayangkan tatapan tajamnya ke arah wanita glamor itu.


"jaga ucapan Anda Nyonya Chintya yang terhormat, saya tidak pernah merebut suami Anda,"ucap wanita itu dengan tatapan tajamnya.


Namun di luar dugaan Cynthia malah semakin menangis tersedu-sedu hingga membuat beberapa pengunjung seketika menatapnya dengan tatapan menghina.

__ADS_1


"sudahlah Mbak, lebih baik anda pergi saja. jangan pernah kotori tempat ini dengan kehadiran anda dasar pelakor!"maki salah satu pengunjung dengan tatapan menghunus dan juga suara yang sangat keras.Dan ucapan wanita itu, sukses membuat beberapa pengunjung pun ikut tersulut dan mengusirnya.


"iya betul itu segeralah pergi dari sini!" teriak beberapa pengunjung Seraya melempari Lita dengan botol air mineral. hal itu membuat kita merasa semakin tak berdaya.


Akhirnya dirinya pun memutuskan untuk keluar dari restoran itu. namun tiba-tiba,..


Brugh,...


prang!!


Suara benda jatuh dari belakang tubuhnya. dan hal itu, membuat Lita seketika kembali menetap ke arah sumber suara. dan betapa terkejutnya wanita itu, saat mendapati Gracia, Putri kesayangannya tengah melempar kepala Cynthia dengan gelas kaca yang terletak tidak jauh dari gadis kecil itu. hingga membuat wanita glamour itu seketika jatuh terkapar di atas lantai.


"sayang, apa yang kamu lakukan?"tanya Lita dengan raut wajah yang sangat panik dan juga sangat khawatir. karena sebentar lagi, pasti orang-orang yang ada di dalam restoran ini akan mengamuk karena kejadian yang dilakukan oleh putrinya itu.


"Tante itu jahat,"ucapnya dengan nada yang sangat lirih dan juga kepala yang tertunduk karena merasa takut dengan tatapan ibunya.


"astaga! lihat wanita pelakor putrimu telah melukai wanita itu, dan kamu harus dihukum" ucapnya Seraya menunjuk ke arah wajah Gracia.


Membuat Lita semakin merasa bersalah dan juga kelimpungan sendiri."ya Allah tolong hamba apa yang harus anda lakukan?"tanya wanita itu dalam hati.


"sayang!"tiba-tiba saja di tengah-tengah suasana tegang itu, ada seorang laki-laki yang berlari menghampiri Cynthia yang telah terkapar di lantai dengan bersimbah darah itu. dan dengan segera, langsung memangku kepala wanita itu.

__ADS_1


"ini kenapa?"tanya laki-laki itu yang tak lain adalah Arya.


"itu gara-gara anak kecil itu anak dari pelakor!" ucap salah satu pengunjung Seraya menunjuk ke arah Lita dan putrinya.


Tentu saja hal itu membuat area mengikuti gerakan tangan wanita itu dan,..


Degh.


Jantungnya terasa dihantam sesuatu yang sangat besar hingga membuatnya beberapa kali harus menghela nafas


"Ayah jahat!"dengan segera Gracia berlari keluar dari restoran itu dengan air mata yang berderai. dan hal itu disusul oleh Lita yang juga ikut berlari.


"hei jangan lari!"teriak salah satu pengunjung hendak mengejar Lita dan putrinya. Namun dengan segera dilarang oleh Arya.


"sudah tidak apa-apa, biar istri saya, saya yang urus."ujar Arya Seraya mengangkat tubuh Cynthia untuk membawanya ke dalam mobil.


"selingkuhan sih, pantas dibela."ucap wanita itu mencibir. namun hal itu tidak dihiraukan oleh laki-laki itu.


Nb : mampir yuk di karya memukau ini, di jamin ngak akan nyesel hehe


__ADS_1


__ADS_2