(Bukan) Anak Di Luar Nikah

(Bukan) Anak Di Luar Nikah
Demi Anak


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, setelah permintaan dari putrinya itu, membuat Lita masih ragu untuk menuruti permintaan putrinya itu.


" apa yang harus aku lakukan?" tanya Lita pada dirinya sendiri. Karena Wanita itu, merasa sedikit cemas jika harus menuruti permintaan dari putrinya.


Namun, jika tidak ditepati, maka putrinya tidak akan pernah berbicara dengan dirinya entah sampai kapan. Karena Lita sendiri pun, tidak bisa memprediksi itu semua.


" memang sepertinya aku harus mengalah," gumam Lita dalam hati. dan setelah merenungkan semua cukup lama, Lita segera merogoh saku celananya guna menelpon seseorang.


" halo, apa kita bisa bertemu?" tanya Lita tanpa basa-basi lagi. Apalagi, sejujurnya Lita sangat menolak dan tidak ingin sama sekali bersentuhan dengan laki-laki itu.


Namun, apalah daya, Semua demi anak. dan Wita akan melakukan apapun untuk membuat putrinya itu bergembira kembali.


" Iya Lita ada apa Kenapa kamu menghubungi aku?" tanya Arya dari seberang sana.


" apa kita bisa bertemu?" tanya Lita dengan rasa jijik di dalam hatinya.


" boleh, kebetulan aku tidak memiliki jadwal yang padat." ucap Arya Terdengar sangat antusias.


Tut.


Tanpa menunggu reaksi dari laki-laki itu, Lita segera memutuskan sambungan telepon itu. dan dengan segera, langsung beranjak dari duduknya untuk bersiap-siap.

__ADS_1


" Ya Allah, kuatkan aku!" gumam Lita dalam hati. Soraya mengusap air matanya yang mengalir tanpa henti membasahi wajah cantiknya.


Dengan langkah perlahan, Lita segera memasuki kamar pribadinya untuk bersiap-siap. dan setelah selesai semuanya, wanita cantik itu segera keluar dari dalam kamar.


" kamu mau ke mana?" tiba-tiba saja, Mbok Robiah datang menghampiri Lita dari arah belakang sana.


Membuat Lita, seketika menoleh ke arah sumber suara." Mbok, saya mau pergi sebentar." ucap Lita Seraya meraih tangan wanita paruh baya itu dan mencium punggung tangannya.


" Ya sudah kalau begitu, hati-hati ya," ujar Mbok Robiah Seraya tersenyum kecil. Sebenarnya, wanita paruh baya itu tahu, jika Lita akan menemui mantan suaminya. karena wanita paruh baya itu, diberitahu semuanya oleh wanita itu.


Lita yang mendengar itu, tersenyum simpul. kemudian Melambaikan tangannya, saat mendengar Deru mesin mobil yang tepat berada di depan rumahnya.


Lita Segera menaiki taksi itu. dan menyuruh sang sopir, untuk melajukan kendaraan roda empat itu, ke tempat yang telah diberitahu oleh Lita sebelumnya.


Di sepanjang perjalanan, Lita mencoba untuk mengatur detak jantungnya yang tengah bergemuruh. untuk bertemu dengan orang yang telah menyakitinya. dirinya meyakinkan, ini semua demi anak.


***


Tak berselang lama, taksi itu telah berhenti di sebuah restoran kecil yang ada di Kota Bojonegoro. dengan segera, Lita turun dan menuju ke arah restoran itu. setelah sebelumnya, wanita itu, memberikan dua lembar uang berwarna biru kepada sopir taksi itu.


Lita segera mengedarkan pandangannya, sesaat setelah wanita cantik itu, masuk ke dalam restoran itu. dan setelah menemukan Di mana keberadaan Arya, Lita segera melangkahkan kakinya menghampiri sang mantan suami.

__ADS_1


" akhirnya, aku bisa juga bertemu denganmu," Arya segera bangkit dari duduknya. hendak memeluk Lita. namun dengan segera, tindakan itu diurungkan, saat melihat ekspresi wajah wanita yang ada di hadapannya itu.


" ternyata, Kamu memang tidak bisa melupakan hal itu." gumam Arya dengan tersenyum simpul.


Sementara Lita yang mendengar itu, sama sekali tidak menggubrisnya. dan dengan segera, mendudukkan dirinya di hadapan laki-laki itu.


Nb : mampir yuk di karya memukau



Blurb :6.


ISTRIKU PENUTUP AIBKU


(Haryani)


Aletta Kirana Dewi masih berusia delapan belas tahun, tetapi harus menjadi tulang punggung bagi keluarga. Aletta dipaksa menjual diri agar bisa mendapatkan banyak uang demi pengobatan ayahnya. Dokter sudah memberikan vonis usia Ayah Aletta tidak bisa bertahan lebih lama lagi.


Sebuah ide konyol diucapkan Syafea pada suaminya ketika melihat Aletta untuk pertama kali. Syafea meminta Aletta menjadi istri kedua dari seorang laki-laki yang menderita Hypospermia yang tidak lain Zayd Abdullah, suaminya sendiri.


Lalu apakah Aletta bisa mengikhlaskan hidupnya untuk Zayd dan kebahagiaan Syafea demi memberikan mereka keturunan? Ataukah terjebak pada semua perhatian dari Zayd?

__ADS_1


__ADS_2