
Setelah beberapa saat kemudian, Mario sampai juga di tempat yang ditunjukkan oleh Arya melalui ponsel Cynthia. laki-laki itu melihat ke arah samping. dan mendapati wanita glamour itu masih terlelap.
"semua akan berakhir!"guma Mario Seraya keluar dari dalam mobil.
Laki-laki itu, segera berjalan menuju ke arah samping mobilnya. dan sejenak, terdiam saat melihat sebuah mobil berada di tepi jurang Dan hampir saja jatuh.
Seketika itu pula, darah laki-laki itu mendidih saat melihat siapa yang ada di dalam mobil sana. dan di dalam jurang itu, terlihat Arya tersenyum menyeringai.
"ayo Lita, bagaimana? apa yang akan kau ambil? apakah kau bersedia menikah denganku? atau kau memilih mati dan membiarkan putrimu diasuh olehku dan juga Cynthia?"terdengar suara teriakan dari bawah sana.
Tentu saja, Mario yang mendengar itu, seketika membulatkan kedua matanya. dirinya tidak menyangka, bahwa Arya akan setrika itu pada Putri kandungnya. sesuatu yang harusnya dijaga dengan sebaik mungkin, malah akan dirusak oleh orang yang harusnya menjadi cinta pertama bagi seorang anak perempuan itu.
"Kya!!"tiba-tiba saja, Mario merasa terkejut saat mendapati Chintya telah sadarkan diri dan berniat akan menghantam kepalanya menggunakan batu yang ada di sekitar sana.
Untung saja, laki-laki itu mempunyai kewaspadaan yang sangat tinggi. sehingga dapat dengan cepat, menghindar dari wanita glamor itu.
"Mas Arya segera bunuh saja wanita itu! biar aku yang membereskan laki-laki ini!"teriak Cynthia dengan suara yang sangat lantang.
__ADS_1
Tentu saja, hal itu membuat si pemilik nama, segera menoleh ke arah sumber suara. dan memperlihatkan ekspresi yang sangat terkejut. mendapati seseorang yang ada di sebelah mantan istrinya itu.
Namun, rasa terkejutnya itu dapat dengan mudah segera dialihkan menjadi senyuman yang menyeringai.
"biarkan saja sayang, sebentar lagi mereka akan berakhir!"ucap Arya dengan nada yang sangat santai.
Membuat semua orang yang ada di sana, seketika merasa sangat terkejut.
"baguslah kalau begitu, segera kau habisi saja mereka!"ucap Cynthia Seraya berjalan untuk mendekati Mario.
Wanita glamour itu niat akan menyerang Arya dengan balok kayu sampai tak sadarkan diri. dan setelah itu, akan membawa mereka ke dalam mobil yang sama. kemudian, dengan segera menjatuhkan mobil itu ke dalam jurang yang sangat dalam menggunakan remote yang ada di tangan Arya itu.
Karena bagi mereka, kehilangan orang yang dicintai daripada tidak bisa memilikinya.
Mario dengan segera berlari ke arah area dan langsung menerjang perut laki-laki itu. hingga membuat Arya, seketika terkapar di tanah. kejadian itu sangatlah cepat sehingga tidak sempat Arya menghindar.
bugh
__ADS_1
bugh
Bunyi tubuh Arya dihajar oleh Mario berkali-kali hingga membuat dua laki-laki itu sempat adu jotos. sebelum akhirnya, Arya tumbang tak sadarkan diri. kemudian, mengambil remote yang ada di tangan Arya.
"aku harus menyelamatkan istriku!"ucap Mario Seraya menatap ke arah atas. di mana saat ini, istrinya masih berada di dalam mobil dengan raut wajah yang sangat ketakutan.
Dengan perlahan-lahan, Mario mulai menekan tombol mundur dari remote itu. sehingga membuat mobil Arya, juga mengikuti tombol remote itu.
Setelah dirasa cukup jauh dari jurang, Mario segera membuka pintu mobil itu dan langsung memeluk tubuh seorang wanita yang tampak bergetar dengan hebat. karena merasa sangat ketakutan.
"Ma ..mas a..ku Takut,"ucap Lita dengan tubuh bergetar hebat dan juga suara yang sangat terbata-bata.
"sabar sayang semuanya sudah berakhir. sebentar lagi, pihak berwajib akan datang kemari."bisik Mario pada istri kesayangannya itu.
Benar apa kata suaminya. beberapa saat kemudian, pihak berwajib datang dengan membawa pasukannya. mereka langsung meringkus Cynthia dan juga Arya. kemudian memasukkannya ke dalam mobil dan membawanya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu.
Mario segera membawa istrinya itu untuk pulang karena semua memang telah berakhir.
__ADS_1
"sekarang kamu sudah bisa hidup dengan tenang sayang,"ucap Mario berbisik pada telinga istrinya itu.