(Bukan) Anak Di Luar Nikah

(Bukan) Anak Di Luar Nikah
Mendadak


__ADS_3

Setelah selesai memeriksakan Gracia ke klinik terdekat, Lita diantar pulang oleh Mario. di sepanjang perjalanan itu, laki-laki dengan wajah yang memiliki senyuman manis itu, mencoba untuk mengajak Lita untuk berbicara.


"emm, kamu sudah lama pindah di sini?"tanya Mario pada wanita itu.


"baru beberapa hari yang lalu,"ujar wanita itu Seraya menoleh sekilas ke arah teman lamanya itu.


Suasana kembali menjadi hening. karena dua manusia itu, sama-sama terdiam dan larut dalam lamunan masing-masing.


Tiba-tiba saja, Mario menghentikan laju kendaraannya. tentu saja hal itu membuat Lita, merasa sangat terkejut. wanita cantik itu memandang Mario dengan tatapan waspada. karena wanita cantik itu, merasa sedikit trauma dengan tingkah laki-laki yang seperti itu.


"Mario, kau tidak akan macam-macam, kan?" tanya wanita cantik itu dengan menatap laki-laki berwajah manis itu dengan tatapan menyelidik.


Mario yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepala dengan senyuman yang mengembang dari bibirnya.


"aku ingin melamarmu!"ucap laki-laki itu dengan raut wajah yang sangat serius.


uhuk


Seketika itu pula Lita tersedak air liurnya sendiri karena begitu terkejut dengan ucapan laki-laki itu yang sangat mendadak.


"heh, kau jangan bercanda Mario, ini tidak lucu dan juga tidak tepat waktunya,"ujar wanita cantik itu, Seraya terkekeh pelan.


Mario yang mendengar itu seketika menatap Lita dengan tatapan serius. membuat wanita itu seketika memalingkan wajahnya karena tidak tahan melihat raut wajah serius temannya itu.


"apa aku terlihat seperti orang yang sedang bercanda?"tanya Mario dengan meraih tangan Lita. kemudian, menggenggamnya dengan sangat erat.


Membuat wanita cantik itu seketika tersentak kaget. "apa yang kau katakan?"tanya Lita dengan raut wajah tak percaya.

__ADS_1


"jika kau hanya kasihan padaku, maka berhentilah bermimpi. karena aku masih bisa untuk menjaga diriku sendiri dan juga putriku."ujar wanita cantik itu Seraya melepaskan sabuk pengamannya.


Karena ternyata, mobil Mario telah berhenti tidak jauh dari rumahnya. namun seketika itu pula, pergerakannya terhenti saat mendengar ucapan dari laki-laki itu.


"aku ingin menikahimu karena aku mencintaimu,"ucapnya dengan raut wajah yang sangat serius.


Membuat Lita yang mendengarnya, seketika berbalik arah dan menatap laki-laki itu dengan seksama. Lita ingin melihat raut kebohongan yang tercipta dari wajah tampan laki-laki itu.


Namun sialnya, Lita tidak menemukan kebohongan dari raut wajah dan juga mata laki-laki itu. sebaliknya, Lita melihat ketulusan dan juga keseriusan dari mata Mario.


"tapi ini terlalu mendadak,"Lita berucap dengan nada yang sangat lirih dan juga menundukkan kepala karena merasa malu dengan situasi yang ada saat ini.


"itu tidak mendadak, karena sedari dulu aku sudah menaruh rasa padamu."ucapnya dengan raut wajah serius.


Membuat Lita yang mendengarnya, seketika membolatkan matanya karena merasa terkejut dengan ucapan laki-laki itu.


"kenapa wajahmu memerah? apa kau salting dengan apa yang aku ucapkan?"goda Mario.


"Diam!"ucap Lita Seraya melayangkan tatapan tajam pada laki-laki itu.


Tentu saja hal itu membuat Mario merasa sangat gemas. laki-laki tampan itu segera menggenggam tangan wanita yang ada di hadapannya itu, dengan sangat lembut.


"bagaimana, apa kamu mau menikah denganku?"tanya Mario kembali ke topik awal dengan raut wajah yang serius.


"euum, ini terlalu mendadak Mario. dan lagi pula, apakah keluargamu menerima kehadiranku, aku ini hanya seorang anak yatim piatu. dan aku juga bukan berasal dari keluarga berada,"ujarnya dengan menundukkan kepala.


"besok malam, aku akan membawamu untuk menemui keluargaku,"setelah mengatakan itu, Mario segera membukakan pintu. karena ternyata mereka telah sampai di depan rumah Lita.

__ADS_1


"ingatlah perkataanku! aku sungguh-sungguh mencintaimu! dan aku juga, ingin melindungi kalian dari laki-laki sinting seperti Arya."ujar Mario Soraya berjalan untuk membukakan pintu rumah wanita itu.


Membuat Lita yang mendengarnya sejenak terdiam. dengan pikiran yang melanglang buana ke mana-mana.


"tapi aku belum mencintai,.."Lita tidak melanjutkan ucapannya saat melihat gelengan kepala dari Mario.


"itu tidak masalah, karena aku akan menunggumu sampai kau benar-benar mencintaiku,"setelah mengatakan hal itu, Mario segera meninggalkan tempat itu.


******


Sementara itu di tempat lain lebih tepatnya di kediaman Cynthia, terlihat wanita itu tengah menatap sebuah undangan dengan senyuman penuh misteri.


Sementara Arya yang masih berada di sampingnya, hanya dapat menatapnya tanpa bisa berbuat apa-apa.


"segera kirimkan undangan ini ke seluruh kepala keluarga yang ada di kota Surabaya ini."ujar Chintya dengan menatap datar ke arah para kaki tangannya itu.


"baik nyonya,"ujar mereka serempak Seraya melangkahkan kakinya untuk mengikuti saran dari majikan mereka.


"kenapa pestanya mendadak sekali?"tanya Arya yang masih tidak mengerti dengan apa yang akan dilakukan oleh wanita glamor itu.


"diam! nikmati saja semua ini!"ujar Cynthia Seraya melayangkan tatapan tajam pada laki-laki itu.


"permainan akan segera dimulai!"ujar Cynthia Soraya tersenyum penuh arti. sementara Arya, laki-laki itu hanya terdiam seperti seorang pengecut. itu dilakukan Arya, untuk melindungi orang-orang yang dia cintai.


Sepertinya Chintya akan melakukan sesuatu, kita tunggu saja ya nanti hehehe,


Maaf ya semuanya, autornya terlalu pelit sehingga hanya update sehari sekali.

__ADS_1


__ADS_2