(Bukan) Anak Di Luar Nikah

(Bukan) Anak Di Luar Nikah
Kebahagiaan Gracia


__ADS_3

Setelah dari restoran itu, akhirnya Lita bersepakat dengan mantan suaminya untuk mencoba bersikap biasa saja. hal itu ia lakukan, tak lain demi Putri semata wayangnya. Siapa lagi orangnya jika bukan Gracia.


Walaupun sebenarnya, Arya ingin mendapatkan lebih dari wanita yang sangat ia cintai. Namun, semua itu diurungkan. mengingat, ancaman dari Lita. dan lagi Pun, dirinya masih terikat dengan Cynthia. istri pertamanya itu.


" aku, benar-benar sangat bahagia. Akhirnya, aku bisa merasakan kehangatan kembali dengan keluarga kecilku." gumam Arya tanpa dosa.


Tentunya, itu membuat Lita yang mendengarnya, seketika melayangkan tatapan tajam. dan dengan segera, menepis tangan kekar itu, yang sedari tadi, bertengger di pundaknya.


" ini semua demi Gracia, ingat itu!" sentaknya Seraya memalingkan wajah ke arah lain.


Arya yang mendengar itu, seketika tersenyum tipis." suatu saat, jika massanya itu tiba, aku akan kembali memintamu untuk menjadi ratu di hati dan kehidupanku." ucap Arya Seraya fokus dengan kemudinya.


" Jangan harap!" ucap Lita penuh dengan penekanan.


Tak berselang lama, akhirnya, Lita dan Arya, telah sampai di depan gerbang sekolah Gracia. dan dengan segera, wanita cantik itu turun dari dalam mobil. karena tidak ingin berlama-lama dengan laki-laki yang sangat ia benci itu.


****


sementara itu di dalam kelas, tampaknya Gracia kembali mendapatkan perlindungan dari teman-temannya.


" Gracia, ternyata memang benar ya, kalau kamu itu tidak mempunyai ayah?" tanya seorang laki-laki berbadan gempal.


Sontak saja, itu membuat Gracia seketika menatap tajam ke arah anak laki-laki itu." jaga bicaramu ya, Jangan sembarangan bicara. Kalaupun, aku itu punya ayah atau enggak, itu bukan urusanmu!" Gracia segera berdiri dari duduknya.


Tampak Sekali, gadis kecil itu, Tengah menahan amarah. hingga membuat dadanya, seketika naik turun.


" jangan ganggu dia. atau kalian, akan Miss hukum." tiba-tiba saja, terdengar suara seseorang dari arah belakang. dan dengan segera, mereka semua menoleh ke arah belakang.

__ADS_1


" Miss Agatha" ucap mereka semua serempak. kecuali Gracia. dan dengan segera, gadis kecil itu melangkahkan kakinya untuk meninggalkan ruang kelas itu. Setelah sebelumnya, berpamitan dengan Miss Agatha.


" selalu saja begitu, menyebalkan!" gumamnya Seraya menatap tajam ke arah depan. Sesungguhnya, gadis kecil itu, merasa sangat lelah dan muak. karena hampir setiap hari, dirinya selalu diolok-olok oleh siswa lain.


Jika tidak mengingat akan pesan dari ibunya, maka Gracia akan kembali melayangkan pukulan pukulan hingga membuat mereka semua kapok. Namun, hal itu harus diurungkan, saat mengingat nasehat dari ibunya.


***


" ibu," ucap Gracia Soraya berlari menghampiri wanita cantik yang tengah berdiri di depan pintu pagar itu.


" sayang," Lita segera merentangkan tangan untuk memeluk gadis kecil itu. dan hal itu, langsung disambut oleh gadis kecil itu.


" dia siapa?" tanya Gracia. saat mata indahnya, tak sengaja menatap sesosok laki-laki yang berdiri di samping ibunya.


Dengan segera, Lita mengendurkan pelukannya. Kemudian, menatap mantan suami dan putrinya secara bergantian.


Sontak saja, Gracia segera membulatkan kedua matanya. saat mendengar ucapan dari ibunya itu.


" ini beneran Ayah aku kan, Bu," ucap Gracia untuk memastikan semuanya.


" Iya sayang ini ayah, ayah rindu sekali denganmu," bukan Lita yang menjawab. Melainkan, Arya yang menjawab pertanyaan gadis kecil itu.


"horee!!" teriak Gracia tanpa sadar. hingga membuat beberapa orang yang ada di sana, seketika menatap gadis kecil itu dengan senyuman yang tertahan.


" kita jalan-jalan ya, jalan-jalan di mana?" tanya Arya pada Putri cantiknya itu.


" ke mall ya, Gracia mau beli boneka." ucapnya dengan antusias.

__ADS_1


Arya segera menganggukkan kepala. dengan segera, langsung menggendong bocah kecil berusia 5 tahun lebih itu.


Sementara Lita yang melihat itu, hatinya terasa teriris. karena ternyata, keputusannya untuk kembali dengan mantan suami, adalah keputusan yang tepat. Walaupun, wanita cantik itu harus mengorbankan perasaannya. Namun semua tidak ada masalah.


Yang terpenting, adalah kebahagiaan Gracia saat ini. wanita cantik itu ingin, melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah cantik putrinya. Walaupun, ini tidak akan pernah bertahan lama.


Nb : mampir yuk di karya temen aku yang begitu memukau.


:



Blurb :7.


PENYESALAN SUAMI: PECAH SERIBU


(Lusiana Anwar)


Bagaimana hati tak hancur jika mata melihat sendiri suami bermesraan dengan wanita lain?


Seperti itulah kiranya yang di alami Nafa. Niat hati ingin memberi kejutan pada sang suami, tetapi justru dialah yang dikejutkan dengan menyaksikan Ravi, sang suami bergelung mesra dengan wanita lain.


Bukannya meminta maaf dan membujuk Nafa, tapi Ravi justeru menuduh Nafa berselingkuh di belakangnya. Tidak hanya itu, bahkan Ravi juga memakai dan mengatai Nafa sebagai wanita murahan.


Dengan hati kecewa dan hancur, Nafa pergi meninggalkan tanah air. Namun kepergian Nafa, menyisakan penyesalan mendalam bagi Ravi. Sebab tuduhannya pada sang istri tidak pernah terbukti.


Lima tahun kemudian, Ravi mendengar kabar kepulangan Nafa, ke tanah air. Dia pun menjemput Nafa. Meminta maaf dan membujuk Nafa agar kembali padanya.

__ADS_1


Apakah Nafa akan memaafkan dan kembali pada Ravi?


__ADS_2