
Sementara itu di dalam bangunan toko kue itu, diam-diam Lita menangis sesunggukkan. mendapati kenyataan yang luar biasa menyakitkan bagi dirinya itu.
"ya Allah* sakit sekali. apa rencanamu sebenarnya ya Allah, kenapa engkau memberikan aku cobaan seperti ini?"tanya Lita Seraya menengadahkan pandangannya ke atas.
Seakan-akan, tengah berkomunikasi dengan seseorang. Setelah puas menangis, Lita segera menghampiri putrinya yang masih ada di dalam sana.
"sayang, kau tidak apa-apa?"tanya Lita. saat wanita cantik itu, telah berada di samping Putri kecilnya itu.
"ibu!!"Gracia segera menghambur kepelukan ibunya dengan sekali menangis sesenggukan.
Dengan segera Lita memeluk Putri kecilnya itu dan menenangkannya. "tenang sayang, di sini ada Ibu kok,"ucap Lita Seraya tersenyum tipis.
Mendengar hal itu, Gracia seketika mendongak menatap wanita yang memiliki pandangan mata teduh itu.
"Ibu baik-baik saja?"tanya Gracia Seraya mengusap pipi wanita itu.
Sontak saja, pertanyaan dari gadis kecilnya itu, membuat pelita seketika mengerutkan kening.
"emangnya Ibu kenapa? Ibu nggak kenapa-napa sayang, udah kamu nggak usah khawatir."ucap Lita mencoba untuk berekspresi senatural mungkin.
Walaupun, wanita cantik itu tahu, putrinya adalah seorang yang sangat kritis. Gracia akan bertanya jika tidak sesuai dengan apa yang ia pikirkan.
"ibu nggak usah bohong, Cia tadi lihat Ibu disakiti sama Tante itu,"ucap Gracia Seraya memeluk ibunya dengan sangat erat.
__ADS_1
Tentu saja ucapan dari Gracia itu, membuat hati Lita seperti diremas-remas. bagaimana tidak, seorang anak kecil yang tidak tau menau tentang suatu masalah, harus menerima akibatnya.
"maafkan Ibu sayang, ibu tidak bisa menjagamu dengan baik. tapi Ibu janji, setelah ini kamu pasti akan mendapatkan kebahagiaan dan tidak akan pernah Ibu biarkan kamu bersedih seperti ini,"ucap Lita dalam hati.
"Gracia mau es krim?"tanya sang ibu saat mereka telah sama-sama terdiam cukup lama.
Sontak saja gadis kecil itu seketika wajahnya berbinar cukup senang. karena memang pada dasarnya Gracia adalah seorang anak kecil yang memiliki mood swing.
Walaupun di luar sana Gracia seperti seorang anak yang dingin dan juga cuek, maka dirinya akan menjadi orang lain jika berhadapan dengan orang-orang terdekatnya. terutama ibu kandungnya.
"nih Gracia makan ya,"ucap Lita Seraya menyerahkan satu cup besar di tangannya pada gadis kecil berusia 5 tahun itu.
"yay asik, makasih Bu,"ucap Gracia Seraya sedikit melompat-lompat kecil. dan setelahnya, memeluk tubuh ibunya dengan sangat erat.
Akhirnya, seharian itu Lita mencoba menenangkan dan juga memberi semangat pada Putri kecilnya. agar tidak mendengarkan apapun omongan orang. apalagi, omongan dari seseorang yang tidak dia kenal.
Diam-diam, Lita mengusap air matanya yang terlihat jatuh membasahi wajah cantiknya itu. "sudahlah Lita, jangan pernah lemah dengan manusia. lemahlah dengan penciptamu,"ucapnya menyemangati diri sendiri.
Akhirnya, setelah Gracia tenang dan semuanya kembali kondusif, Lita mencoba untuk berdagang kue kembali. Untung saja, saat wanita glamour itu datang kemari dan melabraknya, keadaan sekitar masih sepi. sehingga dirinya tidak harus bersikap yang berlebihan pada pengunjungnya jika mereka bertanya.
****
"kau memang keterlaluan Mas! apa yang membuatmu berselingkuh dariku? apa aku kurang? apakah kekayaanku kurang sehingga kau memilih untuk berselingkuh?"tanya seorang wanita pada sang suami.
__ADS_1
Siapa lagi jika bukan Cynthia dan juga Arya. sepertinya pasangan suami istri itu saat ini tengah ribut besar.
"bukan Cynthia, tapi aku menginginkan keturunan dan kau tidak bisa memberikan itu padaku," sayangnya, ucapan Arya itu tidak bisa didengar oleh orang lain. karena itu, hanya dapat terucap di dalam hati laki-laki itu.
Memang saat ini, Arya seperti seseorang yang sangat egois. tapi sebenarnya, laki-laki itu juga merupakan korban. korban dari keegoisan keluarga yang menginginkan anggota keluarganya mendapatkan yang sederajat.
Andai saja dulunya dirinya tidak mengikuti saran kedua orang tuanya untuk menikah dengan Cynthia, mungkin saja dirinya saat ini telah berbahagia dengan Lita. namun apa daya, laki-laki itu tidak bisa melawan dan harus menikahi dengan wanita pilihan kedua orang tuanya.
Yap, sebelum Cynthia dan Arya menikah, Arya telah terlebih dahulu jatuh cinta pada gadis cantik dan lugu yang bernama Lita Amelia.
Arya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis itu. namun, tidak bisa berbuat apa-apa karena Lita bukanlah orang dari keluarga mampu. dan keputusannya itu pun, mendapatkan penentangan yang luar biasa dari keluarga besarnya.
akhirnya karena tidak ingin memperpanjang masalah, Arya menuruti permintaan sang ibu. namun seiring berjalannya waktu, ternyata Cynthia tidak bisa memberikan dia keturunan. dan akhirnya, Arya bertemu dengan Lita kembali hingga mereka menikah dan sekarang memiliki Putri cantik.
"kenapa Mas diam?"tanya Cynthia membuyarkan lamunan laki-laki itu.
"sudahlah sayang, jangan pernah untuk masa lalu lagi. lagi pula, aku sama Lita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi,"ucap Arya mencoba menenangkan istrinya itu.
"aku hanya takut kehilanganmu Mas,"ucap Cynthia Seraya menghambur ke pelukan laki-laki itu.
"sudah kau tidak akan pernah kehilanganku lagi,"ucap Arya kembali mencoba untuk menenangkan istrinya.
Cynthia yang mendengar itu, menganggukkan kepala. namun, seketika itu pula senyum mengerikan muncul dari sudut bibir wanita glamour itu. entah apa yang dia rencanakan, hanya Cinthia dan othor yang tahu hehehe.
__ADS_1
Nb : mampir nih kak, di karya temen autor dijamin gak akan nyesel.