
Setelah beberapa saat, akhirnya Cynthia telah sampai di depan sebuah rumah yang menurutnya sangatlah buruk tampilannya.
"ternyata selera dari wanita yang kau nikahi itu, sangatlah buruk."ujar Cynthia Soraya melirik sang suami yang masih tetap terdiam di samping wanita glamour itu.
Baru saja tangan wanita itu ingin membuka handle pintu, seseorang telah membukanya dari dalam. dan dan tak lama berselang, seseorang keluar dari dalam rumah itu.
Tentu saja, hal itu membuat Cynthia yang melihatnya, seketika melayang kata depan tajam ke arah Lita.
"nah ini dia sang pelakor! dan juga Ibu kriminal!"ujar Cynthia Seraya tersenyum sinis. sementara Lita yang mendengar itu, sebenarnya hati merasa sangat dengkul. namun wanita cantik itu tidak bisa berbuat apa-apa. karena pasti semua akan bertambah rumit jika dia melawan.
Jadi untuk saat ini, Lita memutuskan untuk diam saja toh memang ini kesalahannya.
"mau masuk, silakan nyonya."ujar Lita Seraya menunduk hormat dan mencoba membukakan pintu selebar mungkin.
Namun, dengan segera Cynthia menarik tangan Lita. hingga membuat wanita cantik itu, terdorong ke depan. hingga membuat tubuh Lita hampir saja terjatuh jika tidak dapat mengimbanginya dengan baik.
"tidak usah basa-basi, mana anakmu? aku harus memanjarakan gadis kurang ajar itu!"ujar wanita glamor itu dengan tatapannya sangat tajam.
Mendengar ucapan wanita glamor itu, seketika membuat Lita merasa tegang. wanita cantik itu mulai mengeluarkan keringat dengan derasnya. karena Lita sadar, jika Cynthia tidak akan pernah main-main dengan ucapannya. apalagi wanita glamour itu sampai harus masuk ke rumah sakit karena ulah dari Putri kesayangannya itu.
__ADS_1
"tolonglah nyonya, jangan seperti ini. dia masih kecil untuk mendapatkan hukuman itu, biar saya saja yang mendapat hukuman itu."ucap Lita dengan menangkupkan kedua tangan di depan dada.
Cynthia yang mendengar ucapan dari wanita yang ada di hadapannya itu, seketika melayangkan tatapan membunuh. dan dengan segera,..
srekk,
Cynthia menarik rambut Lita dengan sangat kencang. hingga membuat wanita cantik itu, seketika mendunga ke atas.
"awwwh! sakit Nyonya, tolong lepaskan."ucap Lita mencoba untuk melepaskan tangan wanita glamour itu dari kepalanya.
Lita sama sekali tidak ingin membalas perbuatan wanita glamor itu. karena Lita sadar, pasti dirinya akan kalah jika terus melawan Cynthia. karena memang wanita itu memiliki kekuasaan dan juga harta yang berlebih.
"tolonglah nyonya, tolong jangan lakukan ini. putri saya masih terlalu kecil untuk mendapatkan sebuah sebuah hukuman."ucap Lita masih mencoba untuk bernegosiasi dengan wanita glamour itu.
Namun bukannya mendengar ucapan dari Lita, Cynthia justru malah masuk ke dalam rumah itu. meneriakkan nama Gracia. tentu saja hal itu membuat Lita yang mendengarnya, merasa begitu panik. dan dengan segera, wanita cantik itu menyusul Cynthia yang telah masuk sampai ke dalam rumahnya.
"hai gadis kecil kurang ajar! keluar kau hadapi aku,"ujar wanita glamour itu dengan suara yang sangat lantang. hingga membuat seisi rumah itu berdengung karena ucapan wanita itu.
Untung saja, saat ini rumah yang ditempati oleh Lita, tidak memiliki tetangga alias menyendiri. jika tidak, maka dirinya akan kembali mendapatkan masalah seperti di tempat tinggalnya yang dulu.
__ADS_1
Tak lama berselang, Gracia dan juga Mbok Robiah berjalan keluar dari dalam kamar. dan hal itu membuat Cynthia merasa sangat senang. karena ternyata, anak sialan yang telah membuatnya celaka, sekarang berada di hadapannya.
"sini kau!"ucap wanita glamour itu dengan suara yang masih menggema.
Membuat Gracia yang melihat itu menundukkan kepala ketakutan. tangan mungilnya mencengkeram kuat baju yang dikenakan oleh Mbok Robiah. membuat wanita paruh baya itu, seketika tersadar. jika Gracia tengah merasa sangat ketakutan.a
"nah ini dia anaknya, ayo ikut aku!"ucap wanita glamour itu dengan senyuman menyeringai. dan dengan segera menarik tangan mungil milik Gracia.
Hingga membuat Lita, seketika merasa sangat panik. wanita cantik itu, berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan wanita glamour itu saat menggenggam tangan mungil putrinya.
"tolong lepaskan anak saya nyonya,"ucap Lita Seraya mencoba untuk melepaskan cengkraman itu.
"jangan harap!"ujar Cynthia saraya menarik gadis kecil itu hingga ke ambang pintu. tentu saja hal itu membuat semua orang yang ada di sana, seketika merasa sangat panik.
Namun tiba-tiba saja, wanita glamour itu menghentikan langkahnya dengan tubuh yang sempoyongan dan tiba-tiba saja,..
Brugh
Wanita glamour itu seketika tumbang hingga membuat semua orang ketika merasa terkejut.
__ADS_1