Akulah Malaikat Penolongmu

Akulah Malaikat Penolongmu
30. Gosip


__ADS_3

Sejak Berteman dengan Michael, Alisa banyak yang membuntuti. Sudah pasti itu wartawan yang mencari berita tentang model Alisa dan Michael artis dan model baru yang selalu terlihat di lokasi syuting sering bercanda.


Ada yang mencuri foto mereka ketika jam istirahat berdua sedang makan. Dan Raya pun semakin khawatir akan gosip tersebut, dia juga akan di kejar wartawan. Belum lagi Richard akan bertanya padanya mengenai Alisa yang dekat dengan Michael.


"Aku jadi pusing." kata Raya di saat Alisa dengan Raya.


"Kenapa?" tanya Alisa.


"Kamu ngerasa ngga sih, para wartawan sedang cari berita tentang kamu sama Michael?" tanya Raya.


"Tapi aku sama dia ngga ada apa-apa kok." sangkal Alisa.


"Kamu yang ngga ada apa-apa, tapi Michael mau berita itu turun ke permukaan publik. Agar dia di wawancara wartawan dan akan mengatakan kalau kamu memang dekat dengan dia. Itu jelas akan menyakiti pacar kamu, Alisa." kata Raya memgingatkan.


Dia sudah berkali-kali mengingatkan Alisa, tapi memang sepertinya Michael yang terlalu sering mendekati Alisa. Siapa yang salah sepertinya di sini?


"Aku harus bagaimana? Tidak mungkin juga aku terus menghindari Michael, nanti malah tambah heboh beritanya." kata Alisa.


"Ya sudah, begini saja. Kamu bicara baik-baik sama Michael, katakan padanya kalau kamu sudah ada seseorang." kata Raya lagi.


"Richard akan marah?" tanya Alisa.


"Aku ngga tahu, yang tahu itu kamu. Aku kan ngga pernah ngobrol sama dia, dia datang jemput kamu dan selalu di dalam mobil. Itu juga untuk menjaga privasi kalian dan agar karir kamu tetap stabil." ucap Raya.


Dia sebenarnya tidak mempermasalahkan kedekatannya dengan Michael, tapi Alena yang akan menjatuhkan Alisa. Namun begitu, jika Michael terus seperti itu memang Alisa tidak bisa di salahkan. Hanya saja, Alena sedang menunggu kesalahan Alisa dan membuat gosip yang tidak benar.


_


Setelah satu minggu lalu Raya mengingatkan Alisa, kini dia lebih banyak diam dan sering membaca skrip dari pada bercanda atau mengobrol dengan siapa pun. Hanya jika perlu saja, dan kebetulan hari ini juga Alena ada jadwal syuting setelah Alisa.


Tentu saja, Alena mendekati Alisa. Dia seperti biasa mengganggu Alisa yang sedang serius membaca skrip.


"Heh, serajin apa pun kamu tetap tidak akan jadi artis terkenal lagi." ucap Alena duduk di sebelah Alisa.


Alisa diam, dia tidak menanggapi ucapan Alena. Masih terus membaca skrip karena sebentar lagi dia akan take syuting.


Ketika Alisa dan Alena sedang diam, Michael datang menghampiri Alisa. Dia menatap Alena juga, ada rasa terkejut ketika melihat Alena. Karena ada kemiripan dengan Alisa.


"Kalian mirip?" tanya Michael ragu.


"Hai, Michael?" sapa Alena dengan wajah ceria.


"Hai juga, kalian saudara kembar?" tanya Michael lagi.

__ADS_1


"Ya, kami saudara kembar. Apa kamu tidak tahu?" jawab Alena cepat.


"Emm, aku tidak tahu. Tapi pernah aku dengar di agensi Syminesta Stars ada model kembar, jadi ternyata kalian ya?" tanya Michael merasa senang bisa bertemu dengan kembaran Alisa.


Alisa sendiri merasa kurang enak di antara mereka, namun dia tetap diam saja.


"Ya, memang kami. Sekarang kamu sudah tahu kan?" jawab Alena masih dengan senyum manisnya.


"Em, ya. Aku terkejut juga tadi. Ternyata Alisa punya kembaran yang sama cantik juga." kata Michael.


"Eh, hahaha.. Ya jelas dong, aku cantik. Tapi tetap aku yang paling cantik." ucap Alena dengan bangganya.


Membuat Michael dan Alisa merasa aneh sendiri. Michael lalu duduk di dekat Alisa yang masih fokus membaca skrip.


"Alisa, kamu sibuk ya?" tanya Michael yang heran sejak tadi Alisa hanya diam saja.


"Ya, setelah ini aku ada take." jawab Alisa.


"Kalau begitu, sebelum take kita cari minun dulu yuk?" ajak Michael.


Alisa menggeleng, dia lalu tersenyum pada Michael membuat hati Michael tersipu dalam hati. Alena yang melihat interaksi Alisa dan Michael jadi kesal, kenapa Michael hanya mengajak Alisa saja?


"Aku ngga di ajak?" tanya Alena.


"Kalian saja yang pergi, aku tetap di sini." kata Alisa.


"Ayolah Alisa, ngga seru kalau berdua aja." kata Michael meminta pada Alisa.


"Ya kalau dia ngga mau juga ngga apa-apa Michael. Kita bisa berdua aja kok, seru juga." kata Alena.


Michael menatap Alisa kecewa, tapi dia pun mengiyakan jalan berdua dengan Alena. Sekalian dia juga mau bertanya tentang Alisa, pikir Michael.


"Ya udah, ayo kita berdua saja. Alisa, nanti kalau kamu butuh sesuatu bilang sama aku ya." pesan Michael membuat Alena curiga.


Mereka pun pergi, Alisa merasa lega. Duduk di antara dua orang yang ingin di hindari rasanya menakutkan. Raya sudah mewanti-wanti dengan Michael, apa lagi Alena. Dan ternyata tadi Alisa duduk di antara mereka, bisa kebayang bagaimana bingungnya Alisa.


_


Setelah Michael pergi berdua dengan Alena saat itu, kini Michael sering sekali mendekat pada Alisa. Dia tidak tahu jika sikapnya itu membuat Alisa jadi kesal. Tapi Alisa tidak bisa berbuat apa-apa, Raya juga masih diam saja.


Yang di lakukan Raya sekarang adalah menghandle gosip yang akan muncul nanti, karena dia tahu waktu itu Alena mendekat pada Michael untuk membuat gosip tentang Alisa.


Tiba-tiba saja, Alisa, Michael dan Raya di serbu oleh wartawan untuk mencari berita. Mereka mendengar kabar bahwa Alisa telah di lamar oleh Michael.

__ADS_1


"Ada apa ini?" tanya Michael pada wartawan yang mengelilingi mereka.


Tanpa sengaja Michael menarik Alisa dan menggenggam tangannya untuk menghindar dari serbuan wartawan. Wartawan pun memotret tanga keduanya yang sedang bergandengan. Raya tahu itu dan dia mencoba melepas tangan keduanya.


Alisa terkejut, dia pun melepas tangan Michael.


"Alisa, apakah benar anda sedang berpacaran dengan Michael?" tanya wartawan.


"Tidak, mereka hanya berteman ya." jawab Raya cepat.


"Oh, teman tapi mesra ya? haha." sahut wartawan lainnya.


"Maaf ya mas wartawan, kami mau ada syuting. Beri kami waktu untuk bekerja dengan baik ya." kata Michael kembali menarik tangan Alisa.


"Michael, apakah benar anda dan Alisa sedang tahap penjajakan?"


"Kata siapa?"


"Ada kok sumbernya, benar itu Michael,"


"Itu tidak benar!" hardik Raya.


"Eh, kok Alisa diam saja. Yang galak malah managernya ya."


"Maaf mas, kami tidak ada apa-apa kok." jawab Alisa akhirnya.


"Tidak ada apa-ap kok tangan ngga mau lepas."


Dan kini Alisa menarik tangannya untuk melepaskan genggaman tangan Michael. Michael pun memahami, dia sebenarnya nyaman. Tapi karena banyak sekali wartawan.


Di depan pintu studio berdiri satpam dan bodyguar untuk mengusir para wartawan agar jangan sampai masuk studio.


"Maaf ya mas wartawan, sampai di sini saja. Di dalam mau ada pemotretan, jadi tidak boleh ganggu." kata satpam mengusir wartawan-wartawan itu.


Dan tanpa banyak bicara dan melawan, wartwan itu pergi satu persatu. Namun hanya membubarkan diri saja, tidak benar-benar pergi deoa studio. Mereka menunggu artis atau model yang selesai pemotretan selesai dan akan mewawancarai lagi model tersebut. Ada banyak model yang melakukan syuting dan pemotretan di dalam studio, jadi wartawan bisa memilih artis mana yang akan dia cari beritanya.


Saat ini berita yang menatik di angkat adalah hubungan Alisa dan Michael. Maka mereka sedang menunggu Alisa dan Michael selesai pemotretan.


_


_


_

__ADS_1


\=> jangan lupa like and komen yaa..😊😊😊


__ADS_2