Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Season 2 (Keysha dan Kiara)


__ADS_3

Keysha mengajak Kiara jalan-jalan didalam kantornya, Kiara tipikal anak yang ceria, dan humble, nyatanya Kiara dan Keysha langsung akrab, padahal mereka berdua baru saja kenal.


Keysha pun mengajak Kiara ke tempat pemotretan, disana ada pemotretan untuk sebuah produk kecantikan. Kiara nampak antusias melihat para model tengah serius didepan kamera.


"Kiara mau foto?" tanya Keysha, pasalnya Keysha lihat, Kiara memiliki bakat dalam modeling.


"Mau aunty," jawab Kiara antusias.


"Ya sudah, kita kesana ya," Keysha pun menggandeng tangan Kiara mendekat kearah fotografer.


"Hai Mike," sapa Keysha.


"Hai bos," sapa Mike dengan senyum manisnya.


"Aku punya calon model nih," ucap Keysha.


"Wah siapa? cantik? body-nya?" tanya Mike dengan nada bercanda.


"Tentu cantik," jawab Keysha yakin, "ini dia," Keysha pun menunjuk Kiara.


Kiara dengan senyum gemasnya tersenyum kearah Mike, "halo om Mike," sapa Kiara.


"Wahh ada little princess, haii sayang siapa nama kamu?" tanya Mike seraya berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan gadis berusia 4 tahun itu.


"Kiara om," jawab Kiara dengan suara lucunya.


"Oh Kiara ... Kiara mau foto?" tanya Mike.


"Mau," jawab Kiara dengan senyum malu-malu. "Tapi, sama Tante Keysha," pinta Kiara.


"Boleh," jawab Keysha seraya tersenyum, mereka berdua pun mulai bersiap, Mike mengambil beberapa gambar Keysha dan Kiara, Mike tersenyum ketika melihat hasil jepretan kameranya. Meskipun Kiara masih kecil, namun dia cukup lues, membuat Mike tak sulit mengarahkan.


"Gimana?" tanya Keysha setelah selesai pemotretan.


"Oke," jawab Mike seraya tersenyum.


"Mau dijadiin model?" tanya Mike.


"Dia punya bakat, pengen sih, tapi ... belum tahu bapak nya, kasih izin atau engga," ucap Keysha.


"Deketin dong bapaknya," ledek Mike.


"Hust sembarangan, suami orang," ujar Keysha. Mike pun menanggapi dengan tertawa.


Setelah itu Keysha mengajak Kiara kembali berkeliling, setelah sebelumnya Kiara mengucapkan terimakasih kepada Mike.


Keysha mengajak Kiara ketempat kerjanya, karena ada beberapa berkas yang harus Keysha urus, Kiara pun duduk seraya bermain boneka yang dia bawa, dengan ditemani oleh baby sitter nya.

__ADS_1


Tak terasa sebentar lagi jam makan siang, Kiara pun mengingatkan kepada Keysha bahwa sebentar lagi Ayahnya akan menjemput.


"Ya sudah, ayo sayang kita keluar, siapa tahu ayah kamu sudah jemput." Ajak Keysha, mereka berdua pun keluar dari ruangan Keysha.


"Kiara anak yang aktif ya mba," ucap Keysha kepada pengasuh Kiara, bernama mba Nana.


"Iya nona, non Kiara memang anak yang aktif, kadang saya kasihan, karena nona Kiara kurang kasih sayang dari ibunya," ucap Nana sendu.


"Dulu, Dara kasih ASI eksklusif kan untuk Kiara mba?" tanya Keysha.


"Enggak mba, nyonya Data tidak mau menyusui non Kiara, beralasan nanti *********** tidak kencang lagi," jawab Nana, yang membuat Keysha terkejut.


"Tega sekali Dara," batin Keysha.


"Kasihan sekali Dara," ucap Keysha sendu.


"Ya begitulah nona, nyonya terlalu sibuk dengan pekerjaannya," Jawab Nana, tak terasa mereka sudah sampai di lobby, saat mereka keluar, rupanya Arya sudah sampai lebih dulu.


"Siang Pak Arya," sapa Keysha.


"Siang, bagaimana Key, Kiara banyak merepotkan kamu?" tanya Arya risau.


Keysha tersenyum hangat, "enggak kok Pak, sama sekali nggak ngerepotin, justru saya senang ada Kiara," jawab Keysha.


"Syukurlah," Arya bernapas lega.


"Oh anak ayah lapar, ya sudah ayo kita cari tempat makan." Ajak Arya.


"Tante Keysha ikut ya?" ijin Kiara kepada Arya.


"Key, kamu mau ikut?" ajak Arya.


"Enggak usah, nanti saya bisa makan sendiri," tolak Keysha halus.


"Ayo dong Tante, ikut ya," Kiara menatap Keysha dengan tatapan memelas nya, membuat Keysha tak tega.


"Memangnya tidak merepotkan?" tanya Keysha.


"Tentu saja tidak Key, anggap saja ini ucapan terimakasih ku karena kamu sudah membantu aku menjaga Kiara," ujar Arya.


"Baiklah kalau begitu," akhirnya Keysha pun menyetujui.


"Kita mau makan dimana?" tanya Arya.


"Didekat sini ada restoran yang cukup nyaman, mau kesana?" tawar Keysha.


"Boleh," mereka pun menuju restoran dekat kantor agensi Keysha, letaknya tak terlalu jauh, jadi mereka hanya perlu berjalan kaki.

__ADS_1


Arya memesan ruang VIP, baby sitter Kiara juga diajak, Keysha merasa kagum dengan kewibawaan Arya yang tidak membedakan siapapun. Bahkan Arya juga tahu makanan kesukaan baby sitter Kiara, dan alergi mereka.


Kenapa Keysha tahu? karena selama dikantor Keysha, Nana berbicara banyak soal sikap Arya, Arya bersikap baik bukan hanya kepada Nana, melainkan kesemua pegawainya. Kini Keysha percaya dengan apa yang Mana bicarakan, Arya memang sangat perduli dengan semua orang.


"Dara, harusnya kamu bersyukur memiliki suami seperti Pak Arya, apalagi yang kamu cari Dara? harusnya kamu fokus kepada keluarga kamu," batin Keysha, dia tak habis pikir dengan jalan pemikiran Dara, yang seolah sangat mengejar karirnya, padahal memiliki keluarga seperti ini adalah dambaan semua wanita.


Tak terasa makanan mereka pun sampai, seorang pelayan menata makanan pesanan mereka dimeja, sedari tadi, Kiara terus berceloteh tentang pemotretannya tadi dengan Keysha.


"Ayah, nanti kalau sudah besar, aku mau kaya bunda," ucap Kiara.


"Kenapa?" tanya Arya, raut wajahnya sedikit berubah ketika Kiara mengutarakan keinginannya.


"Iya, Kiara suka difoto," jawab Kiara.


"Kiara nggak mau jadi dokter?" tanya Arya lagi.


"Enggak, Kiara mau kaya bunda ajah," jawab Kiara yakin. Tanpa sadar, Arya menghembuskan napas kasar.


"Ya sudah, Kiara makan dulu ya," ucap Arya, akhirnya Kiara pun diam, dia mulai membaca doa dan menyantap makan siangnya.


Tak lama, nampaknya Kiara dan juga Nana Sudan Selesai makan, namun nampaknya ada yang kurang bagi Kiara.


"Bu Nana sudah selesai?" tanya Kiara.


"Sudah nona," jawab Nana.


"Aku mau ice cream Yah," ucap Kiara.


"Ya sudah, mba Nana, tolong ya antar Kiara beli ice cream didepan," ucap Arya.


"Baik tuan," jawab Nana, akhirnya mereka berdua pun keluar dari ruang VIP, dan tersisa lah Arya dan Keysha.


"Pak Arya," lirih Keysha.


"Santai aja Key, panggil aja Arya."


"Baiklah, Arya."


"Ada apa?" tanya Arya.


"Nampaknya kamu nggak terlalu suka kalau Kiara punya cita-cita jadi model, apa ada masalah?" tanya Keysha hati-hati.


Arya tersenyum, "ada alasan kenapa aku kurang setuju dengan cita-cita Kiara, namun aku tidak akan menghalanginya, asalkan Kiara kelak bisa mengatur waktunya, itu semua karena aku takut, kelak Kiara akan seperti Dara," jawab Arya sendu.


"Dara? yang aku tahu, keluarga kalian nampak harmonis, ya itupun aku tahu dari Dara, dia bilang kamu selalu mendukung kariernya," ujar Keysha.


Arya nampak tersenyum miris, "awalnya iya, namun lama-kelamaan Dara berubah, dia terlalu berambisi mengejar karirnya, hingga dia lupa kewajiban seorang istri, dan juga seorang ibu," jawab Arya.

__ADS_1


__ADS_2