Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Season 2 (Menolong Natalie)


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa, keluarga Rey dan Laura selalu sarapan terlebih dahulu sebelum beraktivitas. Di meja makan ini lah mereka semua akan berkumpul dan terkadang membicarakan tentang masalah pekerjaannya, terkadang mereka juga mendengar kan tentang cerita Rafa di sekolah.


Sebagai orang tua, Rey dan Laura selalu memprioritaskan anak, mereka juga selalu bisa memposisikan diri. Terkadang mereka menjadi orang tua, tapi terkadang mereka menjadi teman yang bisa mendengar kan cerita anak - anak mereka, karena Rey dan Laura sadar betul, anak - anak mereka juga perlu perhatian bukan sekedar materi.


"Kak Key, aku berangkat sama kakak ya?" Tanya Rafa meminta izin.


"Sama Vanessa juga?" Tanya Keysha.


"Enggak kak" Jawab Rafa.


"Loh kok enggak?" Tanya Laura, pasalnya Rafa terbiasa berangkat dengan Vanesa.


"Iya mom, hari ini Nessa berangkat sama uncle" Jawab Rafa.


"Kenapa nggak berangkat sama kak Yasha dan kak Arsha?" Tanya Arsha.


"Nggak mau, nanti kakak malah godain temen - temen di sekolah ku" Ujar Rafa kesal.


"Heh, kakak juga liat - liat kalau mau godain cewek, masa kakak godain cewek seumuran adik kakak sendiri" Jawab Arsha tak terima.


"Lah terus Vanessa?" Tanya Rafa lagi.


Arsha pin tertawa cukup keras, "Vanessa itu beda Rafa, dia sudah seperti adik kandung kakak, seperti kakak ke kamu" ujar Arsha seraya mengajak rambut Rafa.


"Ih kak Arsha" Rafa menggeplak tangan Arsha, "tapi kalau Nessa baper gimana?" Tanya Rafa lagi.


"Nggak akan pernah Rafa, kamu tuh aneh - aneh aja" Ujar Arsha sembari menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.


"Tapi itu sudah terjadi kak" Batin Rafa.


"Ya sudah, terus kamu pulang sama siapa?" Tanya Keysha.


"Di jemput sama pak supir?" Tanya Rey.


"Nggak usah Dad, nanti Rafa bisa pulang sama temen Rafa."


"Ya sudah, asalkan langsung pulang ya, jangan main dulu" ucap Laura menasehati putranya.


"Iya mommy" jawab Rafa seraya tersenyum.


"Rafa, ayo berangkat, kamu udah selesai kan?" Tanya Keysha.


"Udah kok kak" Jawab Rafa.


"Ya udah pamit sama mommy dan Daddy" titah Keysha.


Rafa pun menurut dan berpamitan kepada Rey dan Laura, tidak lupa kepada Yasha dan Arsha.

__ADS_1


"Mom, Dad kami berangkat ya" Pamit Keysha.


"Iya sayang, hati - hati" Jawab Laura dan Rey.


"Kak duluan ya" Pamit Keysha kepada kedua kakaknya.


"Hati - hati Keysha" Ujar Yasha, sedangkan Arsha hanya mengacungkan ibu jarinya.


Hari ini Natalie memutuskan izin tidak masuk kerja, karena dia merasa tidak enak badan, Natalie juga sudah menghubungi Keysha, dan Keysha bilang akan datang saat jam makan siang.


"Aku harus ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi ku" Ucap Natalie, dengan tertatih dia melangkah keluar dari apartemen menuju lift.


Di lobby apartemen hampir saja Natalie akan terjatuh, untung dia berpegangan pada dinding.


"Natalie, ayo kamu harus kuat" Batin Natalie menyemangati dirinya sendiri.


Natalie terpaksa menyetir mobil, tadi dia sudah berusaha mencari ojek online namun sepertinya aplikasi jasa ojek online tengah eror.


Natalie mengemudi kan mobilnya dengan hati - hati, namun tiba - tiba saja kepala Natalie semakin pusing dan pandangan nya pun buram.


Di sisi lain, Yasha yang tengah di perjalanan menuju kantor merasa terganggu dengan mobil yang berkendara dengan ugal - ugalan.


"Cari mati ya dia" Maki Yasha. Namun tidak lama mobil tersebut berhenti di tepi jalan dan membunyikan klakson panjang.


"Kok berhenti?" Tanya Yasha pada Arsha, pasalnya yang mengemudikan saat ini adalah Arsha.


Karena kaca mobil yang gelap, Arsha pun mengetuk pintu mobil dengan cukup keras, karena pemilik mobil yang berkendara secara ugal - ugalan tadi belum juga keluar.


"Woy keluar" Seru Arsha, karena tidak ada itikad baik dari pengemudi, akhirnya Arsha mencoba membuka pintu, dan kebetulan pintu tidak terkunci, jadi memudahkan Arsha membuka pintu.


"Loh Natalie?" Ucap Arsha terkejut, karena rupanya pengendara ugal - ugalan itu Natalie.


"Kak Natalie" Ujar Arsha kepada Yasha.


"Iya aku tahu, ya udah kita tinggal" Ucap Yasha hendak pergi.


"Tunggu kak" Arsha menahan kakak nya agar tidak pergi, kemudian dia mengecek kondisi Natalie. "Badannya panas" Lirih Arsha.


Tanpa menunggu lama Arsha pun membawa Natalie menuju mobilnya.


"Arsha kamu ngapain bawa dia?" Tanya Yasha tak suka.


"Dia sakit kak, kita bawa Natalie ke dokter" Ujar Arsha.


"Nggak, dia bukan urusan kit" tolak Yasha.


"Kakak tuh apaan sih, jangan kaya anak kecil deh, badan dia udah panas banget kak, kita bawa Natalie sekarang ke rumah sakit" Ujar Arsha lagi.

__ADS_1


Akhirnya Yasha menyerah, dia mengemudikannya mobilnya menuju rumah sakit terdekat, sedangkan Arsha dia juga mencoba menghubungi Keysha tentang keadaan Natalie saat ini.


Yasha menatap wajah Natalie lewat spion depan, dan benar wajah Natalie terlihat sangat pucat.


"Memang nya dia tidak punya keluarga di sini? Masih sakit masih saja mengemudi kan mobil" Batin Yasha.


Keysha begitu terkejut mendengar kabar bahwa Natalie pingsan di jalan, tadi dia sudah menawarkan untuk mengantar ke dokter, namun Natalie tolak mentah - mentah, dan Keysha berencana pergi menjenguk Natalie saat jam makan siang nanti.


Tanpa menunggu lama, akhirnya Keysha pun pergi ke rumah sakit yang Arsha kirim kan alamatnya.


Sedangkan kini dokter tengah memeriksa kondisi Natalie, Yasha dan Arsha pun masih setia menunggu. Sebenarnya Yasha sudah mengajak Arsha untuk ke kantor, namun Arsha menolak, tidak lama Dokter keluar setelah selesai memeriksa keadaan Natalie.


"Bagaimana kondisi Natalie dok?" Tanya Arsha khawatir.


"Ibu Natalie terkena tipes Pak" Jawab dokter.


"Tipes?" Bukan Yasha atau Arsha yang menjawab melainkan Keysha yang baru saja datang.


"Benar Bu" jawab dokter.


"Apa harus di rawat?" Tanya Keysha.


"Iya Bu, sampai kondisi dan suhu tubuhnya stabil" Jawab Dokter.


"Kalau di rawat di rumah sakit, siapa yang jaga?" Batin Keysha bertanya.


"Kalau dirawat di rumah bisa dok?" Tanya Keysha lagi.


"Bisa bu, nanti akan ada suster yang akan saya utus agar beberapa jam sekali datang melihat kondisi ibu Natalie, serta mengganti infus" Jelas dokter.


"Baiklah dok terimakasih, nanti saya akan kabari dokter lagi untuk kelanjutan nya" Ujar Keysha.


"Baik Bu, kalau begitu saya permisi" pamit dokter.


"Ar, kita ke kantor yuk, soalnya ada meeting" Ucap Yasha.


"Iya kak..." Jawab Arsha yang jengah dengan Yasha.


"Ya udah Key, udah ada kamu jadi kakak pamit ya" Ujar Arsha.


"Iya kak, makasih ya" Ucap Keysha.


"Sama - sama."


"Keysha kakak pamit ya" pamit Yasha kepada Keysha.


"Iya kak hati - hati."

__ADS_1


Setelah itu, Yasha dan Arsha pun pergi meninggalkan rumah sakit, sedangkan Keysha masuk kedalam ruang rawat Natalie.


__ADS_2