Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Rencana bulan madu


__ADS_3

Pagi harinya si kembar sudah bersiap dengan pakaian formal khas orang kantor, Yasha dan Arsha memakai jas, sedangkan Keysha memakai blazer yang di padukan dengan celana bahan.


"Waah anak - anak mommy keren sekali" Puji Laura pada ketiga anak - anaknya.


"Jelas dong mom" Ucap Arsha bangga.


"Ya sudah, ayo sarapan" Ajak Laura pada anak - anaknya.


"Anak - anak Daddy benar - benar akan ke kantor?" Tanya Rey lagi untuk memastikan.


"Iya dong dad, lihatlah kami bahkan sudah sangat siap" Ujar Yasha sambil melihat penampilan.


"Iya sayang, kamu aja kalah anggun dengan anak - anak" Ucap Laura.


Rey menatap Keysha yang sedari tadi sedang sibuk bercermin membenahi topi yang di pakai, "kamu kenapa sayang?" Tanya Rey.


"Aku lagi cek penampilan ku dad" jawab Keysha sambil masih memegang cermin nya.


"Udah cantik kok sayang" ucap Laura.


"Benarkah mom?" Tanya Keysha pada Laura.


"Iya dong, anak mommy kan yang paling cantik" Ujar Laura memuji Keysha, membuat gadis kecil itu tersenyum senang.


"Ya sudah, ayo makan setelah itu kita pergi ke kantor" Ucap Rey, dan si kembar pun menurut. Mereka menyantap sarapan mereka.


Kediaman Leo dan Vania


Sedangkan kini kediaman Leo tengah menatap Vania yang masih tertidur, dia masih sangat mengingat dengan jelas hal indah semalam yang sudah mereka berdua lakukan. Leo tersenyum mengingat hal itu.


Perlahan Vania bergerak dan mengerjap kan matanya, hal pertama yang Vania lihat pertama kali adalah Leo yang tengah menatap Vania intens membuat Vania terkejut.


"Leo apa yang kamu lakukan di sini?" Tanya Vania, nampaknya Vania masih lupa dengan status barunya sekarang.


"Kenapa kamu menanyakan itu sayang?" Ucap Leo, "kan wajar kalau suami berada di kamar bersama istrinya" Ujar Leo lagi.


"Suami?" Tanya Vania, dan sedetik kemudian Vania menepuk jidatnya. "Aku lupa sayang, kita kan sudah menikah yaa?" Ucap Vania sambil tersenyum malu, membuat Leo gemas dan mencubit hidung Vania gemas.


"Sayang maaf ya aku bangun kesiangan" ucap Vania merasa bersalah.

__ADS_1


"Tidak papa sayang, aku tahu kamu pasti lelah karena semalam" ucap Leo membuat Vania tersipu malu, karena mengingat kejadian semalam.


"Tapi kan, aku jadi tidak bisa membuat kan kamu sarapan Leo" Ucap Vania.


"Kamu tidak perlu memikirkan itu sayang, sarapan sudah di siapkan oleh pelayan" jelas Leo.


"Baiklah , kalau begitu aku mandi dulu yaa " ucap Vania, dia pun hendak bangkit dari tidurnya, namun Leo bergetar cepat. Dia langsung menggendong Vania ala bridal style.


"Eh Leo" Ucap Vania terkejut, dia pun mengalungkan tangannya di leher Leo.


"Kamu pasti masih sakit, jadi biar aku bantu ya sayang" Ucap Leo sambil tersenyum. Sesampainya di kamar mandi Leo langsung mendudukkan Vania dia dalam bathtub yang sudah berisi air hangat.


"Kok air nya hangat? Kapan kamu menyiapkan nya sayang?" Tanya Vania pada Leo.


"Setelah bangun tidur tadi, aku menyiapkan air hangat untuk kamu sayang untuk berendam, setelah siap aku kembali ke tempat tidur dan menunggu kamu bangun" Jawab Leo menerangkan. Leo sempat membaca beberapa artikel, bahwa wanita yang baru Melakukan malam pertama kebanyakan akan merasakan sakit di daerah sensitif bahkan sampai beberapa hari, dan untuk mengurangi rasa sakit tersebut biasanya para wanita berendam dengan air hangat.


"Terimakasih yaaa" Ucap Vania tersenyum, dia sangat bersyukur karena mendapatkan suami yang sangat perhatian dengannya.


"Jangan berterimakasih sayang, ini sudah menjadi kewajiban ku" Ujar Leo. Dia pun ikut masuk ke dalam bathtub tepat di belakang Vania.


"Kita mandi bersama yaa?" Ucap Leo meminta persetujuan, tentu saja Vania tidak menolak, dia pun mengangguk sebagai jawaban.


Leo mengambil sabun dan menggosokkan dengan lembut di bagian belakang Vania. Sebenarnya Vania merasa geli namun juga nyaman, karena Leo juga memberikan pijatan lembut di bahu Vania.


Kini Leo beralih memberi sabun di bagian depan tubuh Vania, Leo memulai di bagian perut dan mengelusnya perlahan kemudian naik lagi ke atas tepat di bagian dada vania, Leo mengelus dan memberikan pijatan lembut yang cukup lama membuat Vania akhirnya mengeluarkan suara suara *******. Tadinya Leo hanya ingin mandi bersama, namun mendengar suara - suara indah dari Vania membuat junior Leo bereaksi. Dan mereka berdua pun kembali mereguk manis nya surga dunia.


Kini Leo dan Vania tengah menyantap sarapan bersama yang sudah sangat terlambat karena aktifitas mereka berdua di kamar mandi.


"Sayang, selesai sarapan kita siap - siap yaa" Ucap Leo memberi tahu Vania.


"Siap - siap ke mana?" Tanya Vania bingung.


"Bulan madu sayang" Jawab Leo sambil mengelus pipi Vania.


"Bulan madu? Kita emangnya nggak kerja?" Tanya Vania dengan polosnya.


"Tenang saja Rey sudah memberikan kita cuti selama 7 hari" Jawab Leo.


"Lalu, siapa yang membantu pekerjaan Rey sayang?" Tanya Vania.

__ADS_1


"Aku dengar, si kembar yang akan membantu pekerjaan Rey" Ujar Leo.


"Si kembar?" Tanya Vania terkejut.


"Aku yakin mereka bisa, karena mereka anak - anak Genius" Jawab Leo.


"Iya sih.. tapi..." Vania nampak ragu.


"Sudahlah sayang, jangan di pikirkan.. ini adalah waktunya kita berlibur. Kan selama ini kita juga tidak pernah ambil cuti kan? Jadi kita manfaatkan waktu satu Minggu kita dengan baik" Ujar Leo menenangkan Vania.


"Baik lah sayang.. lalu kita akan kemana?" Tanya Vania penasaran.


"Paris" Jawab Leo.


"Pa.. Paris??" Tanya Vania terbata.


"Iya sayang.. kamu bilang, kamu ingin melihat menara Eiffel" Ucap Leo.


"Benarkah Leo?" Tanya Vania tak percaya.


"Iya Sayang" Jawab Leo gemas.


Vania langsung bangkit dari duduknya dan beralih duduk di pangkuan Leo sambil memeluk Leo erat, "terimakasih sayangg" Ucap Vania dengan raut wajah bahagia.


"Ini adalah kewajiban ku, untuk membahagiakan kamu sayang" Ujar Leo.


"Aku sudah sangat bahagia karena menjadi istri kamu" Ucap Vania, dia pun mencium bibir Leo sekilas. Mereka berdua seolah lupa dimana mereka berdua sekarang. Para pelayan yang melintas pun menunduk kan pandangannya seolah tidak melihat apapun.


Leo merasa sangat senang karena Vania berinisiatif untuk mencium Leo lebih dulu, dia hendak membalas namun Vania langsung menghentikan nya.


"Sayang, jangan di sini malu.. lagian aku sudah lapar.. kita sarapan aja yaaa" Ucap Vania, dia pun bangkit dari pangkuan Leo lalu beralih kembali ke kursinya semula.


.


.


...**Siapa yang mau ikut Leo sama Vania ke Paris? 😁...


...eittss jangan ding, nanti ganggu 🤣 uppss.. ...

__ADS_1


...Readers yang baik, doain Leo sama Vania aja yaa supaya cepet punya dedek 😉 dan jangan lupa juga kasih Like , vote dan komen buat author nyaa ...


...Terimakasih**...


__ADS_2