Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
genius cekatan


__ADS_3

Di tengah kebingungan Bima tentang keberadaan anak - anak Rey, suara Rey sudah memecahkan lamunan Bima.


"Selamat datang pak Bima" Sapa Rey sopan.


"Ah iya pak" Jawab Bima gelagapan.


"Apa kabar pak Bima?" Tanya Rey, tak lupa dia mengulurkan tangan.


"Baik pak, bagaimana kabar pak Rey?" Tanya Bima samb menjabat tangan Rey.


"Alhamdulillah seperti yang bapak lihat, saya sehat pak" Jawab Rey.


"Mari pak silahkan duduk" Rey mempersilahkan Bima untuk duduk di kursi sofa yang berada di ruangan Rey.


"Terimakasih Pak" Bima dan asisten nya pun duduk di kursi.


"Pak Bima mau minum apa?" Tawar Rey.


"Apa saja pak Rey" Jawab Bima.


"Bagaimana kalau kopi hitam tanpa gula?" Tanya Rey pada Bima.


"Pak Rey ternyata masih ingat" ucap Bima seraya tersenyum, memang ketika Bima dan Rey meeting pertama kali, mereka bertemu di cafe, lalu Bima dan asistennya memesan kopi hitam tanpa gula, sama seperti yang Rey sukai.


"Tentu pak Bima, karena saya juga termasuk menyukai kopi hitam tanpa gula, karena rasanya masih alami" Ucap Rey seraya tersenyum.


"Anda benar pak Rey" Ucap Bima menyetujui pernyataan Rey.


"Baiklah pak tunggu sebentar yaa" ucap Rey, "Keysha.." Panggil Rey kepada Keysha yang masih berada di dalam ruangannya, Rey seolah memberi kode pada Keysha.


"Baik pak, kalau begitu saya permisi" Ucap Keysha berpamitan, Keysha sedikit menunduk badannya sebelum pergi tanda hormat.


Kemudian Keysha menekan tombol intercome untuk menghubungi bagian OB.


"Iya Bu Vania, ada yang bisa saya bantu?" Tanya OB tersebut, dia mengira yang menghubungi adalah Vania karena memang dari sekretaris.


"Saya Keysha, sekretaris sementara pengganti Bu Vania, tolong buatkan 3 kopi hitam tanpa gula dan bawa beberapa camilan untuk tamu pak Rey" Ucap Keysha menjelaskan.


"Oh.. baik Bu Keysha, akan segera saya antarkan" Ucap ob tersebut gelagapan.

__ADS_1


"Baiklah terimakasih" Ucap Keysha. Setelah itu dia menutup panggilan intercome nya.


OB yang Keysha hubungi tadi masih diam, dia tahu Keysha adalah putri dari Rey yang usianya masih 8 tahun.


"Anak kecil jadi sekretaris?" Batin on tersebut bingung.


"Ah sudahlah, aku pikirkan nanti, sekarang aku harus membuat minuman untuk pak Rey dan tamunya" OB tersebut pun langsung mengerjakan apa yang sudah Keysha perintahkan.


Beberapa saat kemudian, Keysha yang tengah duduk di meja sekretaris sambil menunggu OB datang pun akhirnya melihat tanda - tanda seorang pria berjalan ke arah nya sambil membawa nampan.


"Permisi... nona" Sapa OB tersebut, awalnya dia bingung ingin memanggil apa karena mengingat Keysha yang masih kecil.


"Ya sudah ayo masuk" Ajak Keysha, Karen tidak mungkin Keysha membawa nampan yang sepertinya cukup berat, akhirnya Keysha mengajak OB tadi masuk keruang kerja Rey.


"Permisi Pak" Ucap Keysha.


"Oh iya Keysha, silahkan masuk" Ucap Rey


Kemudian OB pun menata kopi beserta camilan di meja, setelah selesai Keysha dan OB pun pamit.


"Silahkan pak Bima di minum dulu kopinya" Ucap Rey mempersilahkan.


"Maaf pak kalau boleh tahu, mereka semua anak - anak bapak kan?" Tanya Bima hati - hati.


Rey tersenyum sebelum menjawab pertanyaan dari Bima," benar pak mereka bertiga memang anak - anak saya. Mereka di sini untuk membantu saya " ucap Rey menjelaskan.


"Wah anak - anak pak Rey sangat hebat, di usianya yang masih belia sudah bisa mengerjakan pekerjaan yang seharusnya di pegang oleh orang - orang profesional" Ucap Bima bangga.


"Alhamdulillah pak" Jawab Rey seraya tersenyum.


"Saya yakin Perusahaan pak Rey akan semakin berkembang pesat, apa lagi kelak anak - anak pak Rey yang akan menjadi pewaris nya " ucap Bima.


"Saya sebagai orang tua tidak akan memaksa kehendak saya pak Bima, memang saya memiliki harapan yang cukup besar jika suatu saat anak - anak saya akan menjadi pewaris perusahaan. Namun semua keputusan itu saya serahkan kembali kepada anak - anak, apapun yang mereka inginkan dan mereka cita - citakan saya akan sepenuhnya mendukung mereka selagi itu baik " jawab Rey menjelaskan.


"Saya sangat bangga dengan pemikiran pak Rey yang lebih mengedepankan perasaan anak - anak, tidak salah kalau saya memilih berkerja sama dengan perusahaan besar yang di pimpin oleh orang seperti anda pak Rey" Puji Bima.


"Anda terlalu memuji saya pak" Ucap Rey dengan tersenyum malu.


"Tidak pak, ini benar - benar murni dari hati saya. Saya sangat bangga dengan pola pengasuhan bapak" Ucap Bima.

__ADS_1


"Alhamdulillah pak, saya juga masih belajar menjadi orang tua" Jawab Rey seraya tersenyum.


"Wahh kalau terus membahas pak Rey saya rasa tidak akan ada habisnya" Ucap Bima seraya tersenyum, "bagaimana kalau kita membahas tentang kerjasama kita pak?" Tanya Bima.


"Baiklah pak, mari kita mulai sekarang" Jawab Rey menyetujui. Dan mereka pun membahas tentang kerjasama hingga mencapai kesepakatan.


Sedangkan Leo dan Vania tengah bersiap untuk pergi ke Bandara, rencananya mereka akan memakai jet pribadi milik Rey, karena Rey yang sudah menyuruh anak buah untuk mempersiapkan keberangkatan Leo dan Vania ke Paris hingga kepulangan mereka.


"Sayang kita pamit ke Laura dulu yaa?" Tanya Leo meminta persetujuan.


"Iya Sayang" Jawab Vania menyetujui.


Koper mereka sudah di naikkan ke dalam bagasi mobil, dan mereka melangkah menuju kediaman Laura dan Rey yang tepat berhadapan dengan kediaman Leo dan Vania.


Saat mereka baru memasuki gerbang rumah, mereka mengernyit heran karena melihat Laura yang tengah menyapu halaman rumah di hari yang panas ini.


"Laura!!" Teriak Leo memanggil Laura, membuat Laura terkejut.


"Apa sih Leo nggak usah teriak" Ucap Laura kesal.


"Maaf .. maaf" Ucap Leo tersenyum.


"Kakak ngapain??" Tanya Vania.


"Nyapu dong Vania" Jawab Laura.


"Iya tahu, tapi di tengah panas begini?" Tanya Vania lagi.


"Iya Laura, inget kamu tuh lagi hamil muda harus banyak istirahat"Ucap Leo menasehati, dia gemas dengan tingkah Laura ini. Leo sudah menganggap Laura selayak nya adik sendiri,dan Vania tahu itu. Jadi Vania tidak akan berfikir negatif dengan Leo yang nampak khawatir kepada Laura.


.


.


...**Haii Dateng lagi nih 😁 udah nungguin yaa?? ...


...Jangan lupa readers setelah baca kasih Like, vote dan komen yaaaa...


...Terimakasih**...

__ADS_1


__ADS_2