
Laura melangkah maju kedepan dan memperlihatkan wajahnya dihadapan kedua pria yang sangat dia benci, sedangkan istri istri kedua pria tersebut berada di ruangan lain mengamankan diri.
"Apa kabar?" Sapa Vania dengan tersenyum devil.
"Tu..tuan kami tidak mengenal nya, kami juga merasa tidak punya masalah dengannya" Ucap salah satu pria kepada Leo.
"Oh iya? Kamu ingat dengan wanita dalam foto ini?" Vania menunjukkan foto Ami.
Deg kedua pria itu saling berpandangan.
"Sudah ingat?" Tanya Vania.
"Ingat dengan dosa dosa kalian?" Tanya Vania.
"Anda siapa?" Tanya salah satu pria dengan gemetar.
"Aku anaknya, anak hasil kebejatan kalian" Ucap Vania dingin. Ucapan Vania membuat kedua pria itu kaget dan takut.
"Ka..kami benar benar meminta maaf ,kami sudah menjalani hukuman kami, jadi kami mohon lepaskan kami" Ucap kedua pria itu sambil memohon.
"Maaf? Semudah itu?" Ucap Vania dengan remeh.
"Kami tahu, kesahalan kami fatal, tapi kami mohon ampuni kami. Biarkan kami hidup tenang" Ucap kedua pria itu.
Vania tersenyum getir, mendengar mereka meminta agar mereka bisa hidup tenang.
"Apa? Hidup tenang? Selama 7 tahun ini kalian kurang tenang apa?" Tanya Vania.
"Apa yang harus kami lakukan agar nona bisa memaafkan kami?" Tanya salah satu pria tersebut.
"Kalian hanya perlu diam dan melihat" Ucap Vania.
"Ma.. maksud nona?"
Vania tidak menjawab, dia malah beralih menatap Leo dengan tersenyum, Leo paham apa maksud Vania,dia pun meminta beberapa anak buahnya untuk memegang kedua pria tersebut.
"Tu.. tuan ada apa ini?" Tanya kedua pria tersebut dengan takut.
"Bukankah calon istri ku sudah katakan, kalian hanya perlu diam dan melihat" Ucap Leo.
Kemudian salah satu anak buah Leo memberikan tongkat baseball kepada Vania. Tentu saja Vania menerima dengan senang hati.
__ADS_1
Vania pun mulai melangkah ke arah barang barang yang ada di sana, dia mulai mengayunkan tongkat baseball.
Pranggggg suara pecahan kaca terdengar, Vania menoleh ke arah dua pria yang menatapnya terkejut.
"Nona.. kami mohon hentikan!!" Ucap kedua pria memohon,mereka juga meronta untuk di lepaskan.
Vania tidak bergeming, seolah teriakan kedua pria tersebut adalah nyanyian yang sangat indah di telinga Vania,dia semakin bersemangat menghancurkan parabotan di restoran itu, dia juga menendang kursi dan meja yang terbuat kayu vas bunga , kaca semua sudah pecah karena pukulan Vania.
Sedangkan Leo hanya duduk sambil bersedekap dada menyaksikan semua itu, seolah itu adalah film yang menyenangkan. Leo tak ada niatan untuk menghentikan Vania, karena Leo berharap dengan begini Vania bisa mengeluarkan semua kekesalan yang ada di hatinya.
"Aku berharap setelah ini kamu akan hidup dengan hati yang lapang Vania" batin Leo.
"Jadilah wanita kuat seperti sekarang ini, aku ingin kamu akan selalu menjadi wanita yang tegar seperti sekarang ini dengan ku atau tanpaku di sampingmu" batin Leo.
Nafas Vania mulai terengah-engah, nampaknya dia mulai lelah. Leo pun berdiri dari duduknya dan menghampiri Vania.
"Sudah sayang, kamu sudah lelah" Ucap Leo, sambil mengambil tongkat baseball yang ada di tangan Vania.
"Aku ingin pulang" Ucap Vania.
"Ayo" Ajak Leo, dia pun merangkul pundak Vania dan mengajaknya keluar dari restoran yang sudah sangat berantakan, bahkan di bagian dapur tidak luput dari amukan Vania.
Anak buah Leo pun melepaskan kedua lelaki itu setelah Vania dan Leo memasuki mobil. Kedua lelaki itu langsung jatuh lemas melihat keadaan restoran yang mereka bangun dari nol menjadi kacau balau.
"Lalu bagaimana ini mas, restoran sudah hancur" Ucap salah satu perempuan itu.
"Sabar Anika, aku juga tidak tahu kalau kejadiannya akan seperti ini"
"Ini karena masa lalu kalian, kalian harus menemukan cara agar dia bisa memaafkan kalian, kalau tidak kita semua tidak bisa hidup tenang"
"Iya Yani, kita juga tau. Tapi kemana kita harus mencari rumah wanita itu, apa lagi ada tuan Leo dibelakang nya itu akan sulit" ucap salah satu pria frustasi.
Sedangkan kini Vania dan Leo tengah dalam perjalanan pulang, sepanjang jalan Vania hanya diam.
"Kamu kenapa hmm?" Tanya Leo.
"Apa sekarang kamu benci aku Leo?" Tanya Vania, membuat Leo mengerutkan alisnya bingung.
"Kenapa kamu bertanya begitu sayang?" Tanya Leo kepada Vania.
"Kamu tadi melihat sisi buruk ku kan?" Ucap Vania sendu.
__ADS_1
"Sayang dengar kan aku, aku justru sangat senang melihat kamu yang tangguh dan kuat, aku justru senang akhirnya kamu mengeluarkan semua beban di hati kamu,karena aku berharap setelah ini kamu bisa melanjutkan hidup dengan hati yang lapang, tetaplah menjadi wanita yang tegar Vania, tetaplah menjadi Vania yang aku kenal, baik hati namun tidak mudah di jatunkan " ucap Leo sambil menggenggam tangan Vania, karena memang yang mengemudikan mobil adalah salah satu anak buah Leo.
"Kamu akan tetap bersamaku kan?" Tanya Vania.
"Tentu sayang" Jawab Leo, dia pun memeluk Vania agar merasa tenang. Vania merasa sangat nyaman berada di pelukan Leo, ditambah rasa lelah Vania membuatnya merasa mengantuk dan akhirnya tertidur dalam pelukan lelaki yang begitu dia sayangi.
Leo melihat wajah Vania yang tertidur tanpa beban pun tersenyum tulus, dia mencium kening Vania dan menyandarkan kepala Vania di dada bidangnya.
"Kau cari tahu tentang Anton" Ucap Leo pada anak buahnya.
"Baik tuan" Jawab lelaki itu
"Dan jangan lupakan, tentang wanita bernama Santi yang kini bekerja di rumah tuan Rey" Ucap Leo mengingat kan.
"Kami sudah mulai menyelidiki nya tuan"
"Ada informasi?" Tanya Leo.
"Belum ada tuan, kami merasa kesulitan mengorek tentang informasi nya, salah satu pelayan yang bekerja di rumah tuan Rey juga tidak bisa mengorek tentang wanita itu,nampak nya wanita itu sangat tertutup"
"Aneh sekali, orang biasa namun sulit untuk digali informasi nya?" Ucap Leo.
"Tidak adakah tanda pengenal agar kita tahu dimana alamat nya tinggal di kampung" Tanya Leo.
"Ada tuan KTP, namun kami menemukan kejanggalan"
"Apa itu?" Tanya Leo penasaran.
"Dia sering berpindah tempat tinggal tuan"
.
.
...**Haii readers, happy weekend yaa 😁...
...meskipun hari Minggu, tapi author tetep up buat nemenin kalian 😉...
......Dan author nggak pernah lupa untuk selalu ingetin, setelah baca Klik Like, Vote dan Komen ya🥰 sebagai dukungan kalian di karyaku ......
Jika berkenan baca juga ceritaku berjudul
__ADS_1
..."Sienna's story"...