Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Ke rumah sakit


__ADS_3

...^^Happy reading^^...


Pukul 6 pagi Rey menghubungi Leo untuk memberi tahukan bahwa dia tidak bisa pergi ke kantor karena akan mengantarkan Laura ke dokter kandungan.


"Halo Leo" ucap Rey setelah panggilan terhubung.


"Iya tuan" jawab Leo.


"Hari ini aku tidak bisa ke kantor ya" ucap Rey.


"Loh memang kenapa tuan? Anda sakit?" Tanya Leo khawatir.


"Heh kalau pun aku sakit aku tidak perlu khawatir, aku sudah punya istri yang akan mengurusku, sedangkan kamu?" Ucap Rey meledek.


"Aku juga punya tuan, Vania" jawab Leo bangga.


"Kamu bilang dia hanya teman" ucap Rey remeh.


"Semalam tidak, aku sudah melamarnya" ucap Leo dengan tersenyum.


"Benarkah?" Tanya Rey terkejut, dia sedikit tak percaya dengan perkataan Leo.


"Benar tuan, kalau tidak percaya nanti akan saya bawa Vania kerumah tuan" ucap Leo.


"Tidak perlu, aku juga punya kabar baik hari ini" ucap Rey.


"Kabar apa tuan?" Tanya Rey penasaran.


"Laura hamil" jawab Rey, sontak Leo kaget tapi sepersekian detik dia pun tersenyum.


"Berarti saya kan punya tuan muda baru tuan?" Tanya Leo.


"Tentu, maka dari itu aku tidak bisa ke kantor, karena aku akan mengantar istriku ke dokter kandungan" ucap Rey.


"Baiklah tuan, kalau begitu selamat ya" ucap Leo.


"Terimakasih, aku titip kantor ya dan maaf aku merepotkan kamu" ucap Rey tak enak.


"Tidak papa tuan,saya mengerti" ucap Leo.


"Ya sudah kalau begitu aku tutup telvonnya" ucap Rey


"Baik tuan" jawab Leo, setelah itu sambungan telepon pun terputus.


Rey pun berjalan keluar dari kamar menuju meja makan, anak anak dan istrinya tengah menunggu Rey untuk sarapan bersama.


"Loh Daddy nggak pakai baju kantor?" Tanya Arsha.


"Iya sayang, Daddy hari ini cuti" jawab Rey.


"Terus yang anter kita ke sekolah siapa?" Tanya Yasha.

__ADS_1


"Daddy dong" jawab Laura.


"Uncle Leo nggak kesini?" Tanya Arsha.


"Enggak, kan Daddy nggak berangkat ke kantor" jawab Rey.


"Yahhh" Arsha mendesah lesu.


"Ciee yang nggak bisa ketemu aunty cantik" ledek Keysha.


"Udah udah ayo dimakan sarapannya, nanti telat loh kesekolahnya" ucap Laura mengingat kan. Mereka pun menyantap sarapan pagi mereka masing masing.


Laura dan Rey sengaja tidak memberitahukan perihal kehamilan nya pada ketiga anak mereka, Rey dan Laura ingin benar benar memastikan terlebih dahulu tentang kandungan Laura ke rumah sakit.


Selesai sarapan Rey dan Laura pun mengantar ketiga anak mereka ke sekolah, sikembar sangat senang karena akhirnya Daddy dan mommy nya bersama sama mengantar mereka.


"Belajar yang rajin ya" ucap Rey pada sikembar yang tengah menyalimi tangan Rey dan Laura.


"Siap Dad" jawab sikembar bersamaan.


"Nanti siang mommy sama Daddy yang akan jemput kalian" ucap Laura memberi tahu ketiga anaknya.


"Oke mom" jawab Yasha mewakili.


"Kami masuk dulu ya mom, dad" ucap Keysha.


"Iya sayang, semangat belajar ya anak anak mommy" ucap Laura sambil melambaikan tangannya.


"Kita kerumah sakit sekarang?" Tanya Rey.


Laura ingat, dulu ketika dia hamil sikembar, Dia pergi ke rumah sakit sendirian,atau bersama Bella, namun kali ini semua sudah berubah. Kini Laura akan ditemani oleh Rey, suami sekaligus ayah dari anak anaknya.


Sedangkan Leo kini tengah diperjalanan menuju kantor bersama Vania yang sekarang sudah menjadi kekasihnya.


"Loh kita nggak ke rumah pak Rey?" Tanya Vania, pasalnya Leo langsung melakukan mobil ke kantor.


"Oh iya aku lupa ngasih tahu kamu sayang, pak Rey tidak datang ke kantor, dia mau mengantar Bu Laura ke rumah sakit" jawab Rey.


"Loh, Bu Laura kenapa?" Tanya Vania khawatir.


"Kata pak Rey, Bu Laura hamil" jawab Leo.


"Benarkah? Wah Alhamdulillah aku ikut senang denger nya" ucap Vania tersenyum.


"Aku juga sayang" jawab Leo sambil mengelus rambut Vania.


Kini Laura tengah menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit, pertama dokter memeriksa berat badan Laura kemudian tekanan darah dibantu oleh satu perawat perempuan, setelah itu Laura dipersilahkan berbaring di atas ranjang. Kaki sampai perut Laura ditutup kain panjang karena dokter akan menyingkap dress yang Laura kenakan, setelah itu perawat memberikan cairan ke atas perut Laura.


"Bagaimana dok?" Tanya Rey yang memperhatikan dokter wanita tengah menjalankan alat USG di atas perut Laura.


"Coba bapak dan ibu lihat ini" dokter menunjukkan sesuatu di monitor, "ini adalah janin, selamat ibu Laura anda hamil" ucap dokter dengan tersenyum.

__ADS_1


"Dan usia kandungan ibu sudah memasuki 3 Minggu" ucap Dokter lagi.


Rey menangis hari, dia dapat melihat calon anak ke empatnya, dia sangat bersyukur dia masih diberi kesempatan memiliki momongan lagi.


"Anak saya kembar lagi dok?" Tiba tiba Laura bertanya.


"Kembar lagi?" Tanya dokter memastikan,"sebelumnya ibu pernah hamil kembar?" Tanya Dokter.


"Iya dok,kembar 3 malah, sekarang usia mereka hampir 8 tahun" jawab Laura.


Dokter tersenyum sebelum menjawab pertanyaan Laura, "disini hanya ada satu janin Bu, jadi bisa di pastikan ibu tidak mengandung anak kembar" jawab dokter.


"Apa jenis kelaminnya dok?" Tanya Rey penasaran.


"Wahh kalau jenis kelamin belum bisa diketahui pak, nanti saat usia kehamilan ibu Laura menginjak 18-20 Minggu baru kita bisa mengetahui nya" jawab dokter


"Bagaimana kondisi janinnya dok?" Tanya Laura.


"Kondisi janin ibu cukup kuat dan sehat,saya harap ibu Laura bisa menjaga kandungan dan kesehatan ibu ya, karena di usia kehamilan yang masih muda masih sangat rentan Bu" ucap dokter menjelaskan.


"Baiklah, saya rasa cukup" ucap dokter


Laura pun selesai melakukan pemeriksaan, perut Laura dibersihkan oleh perawat perempuan dari cairan yang digunakan untuk membantu USG, setelah selesai Laura pun turun dari ranjang dibantu oleh Rey.


Dokter mempersilahkan Laura untuk duduk dan menulis beberapa catatan di buku kehamilan Laura yang harus dibawa setiap bulan saat Laura datang mengecek kandungannya .


"Nanti saya akan resep kan vitamin dan obat penguat kandungan ya Bu" ucap dokter .


"Baik dok" jawab Laura.


"Nah ini bukunya, didalam sini tertulis jadwal ibu untuk check up kandungan Bu, jadi jangan lupa dibawa ya" ucap dokter mengingatkan.


"Baik dok, terimakasih" Laura dan Rey pun berjabat tangan dengan dokter,kemudian mereka keluar dari ruangan periksa.


"Rey lihat anak kita" Laura terus memperhatikan foto hasil USG tadi sambil tersenyum.


"Iya sayang, nanti kita beri tahu mamah dan papah ya" ucap Rey dan diangguki oleh Keysha.


"Oh iya, bulan depan sikembar ulang tahun kan?" Tanya Rey.


"Iya, memang kenapa?" tanya Laura.


"Kita rayakan dengan anak anak panti mau?" Tanya Rey.


"Aku sih mau, tapi coba kita tanyakan ke anak anak ya?" Jawab Laura .


"Ya sudah, nanti pulang sekolah kita tanyakan, sekarang kita kerumah mamah ,papah dulu" ajak Rey, dia pun mengendarai mobilnya menuju kediaman Farah dan Rendi.


...**Haii readers, aku double up tanpa syarat nih 🤣 baik kan aku😉...


...Nah supaya aku lebih semangat , kalian semangatin aku ya dengan cara Like, Vote ,dan komen 😉...

__ADS_1


......Jadiin cerita ini ke favorit kalian supaya kalian nggak ketinggalan update terbarunya 🥰 ......


...Terimakasih**...


__ADS_2