
...^^Happy Reading readers^^...
"Kamu sudah mengenalku dan keluarga ku, tapi aku belum mengenal kamu dan keluarga kamu Leo" ucap Vania, akhirnya dia mengeluarkan apa yang bersarang di benaknya.
"Kamu mau mengetahui tentang keluarga ku?" tanya Leo memastikan.
"Iya Leo" jawab Vania, saat Leo ingin berucap tiba tiba pelayan datang membawakan pesanan mereka,setelah selesai Leo memberikan tanda agar Leo dan Vania diberi privasi,pelayan pun paham dan pergi meninggalkan mereka berdua.
"Mau makan dulu atau mendengar ceritaku?" tanya Leo .
"Aku mau mendengarkan cerita kamu lebih dulu" jawab Vania.
"Baiklah" Leo pun menggenggam kotak cincin itu.
"Aku sebatang kara Vania, ibuku sudah pergi lebih dulu menghadap Yang Maha Kuasa meninggalkan aku dan ayah saat umurku 5 tahun, sedangkan ayah meninggal karena sakit jantung ketika itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 2, dulu ayah bekerja sebagai asisten tuan Rendi, keluarga tuan Rendi begitu banyak membantu aku dan ayah" Leo menjeda ucapannya,dapat Laura lihat ada kerinduan dimata Leo.
"Aku ingat pesan terakhir ayah untuk ku, dia berkata agar aku bisa setia kepada keluarga Daguise, melanjutkan perjalanan ayah menjadi asisten pribadi serta kepercayaan keluarga Daguise . Setelah kepergian ayah, aku diasuh dan dirawat oleh tuan Rendi dan nyonya Farah, mereka sangat menyayangi aku tanpa membedakan antara aku dan tuan Rey" kali ini suara Leo mulai bergetar, Vania menggenggam tangan Leo seolah menyalurkan kekuatan.
"Aku melanjutkan pendidikan ku di bidang militer ,bukan aku ingin menjadi tentara atau apapun, aku hanya ingin menjadi kuat agar aku bisa melindungi keluarga Daguise. Setidaknya dengan begini aku yakin ayah dan ibu pasti bangga" ucap Leo seraya tersenyum, namun senyum itu terasa menyakitkan bagi Vania yang melihatnya .
"Cukup Leo" ucap Vania sambil memeluk Leo .
"Aku mohon hentikan" usainya " aku minta maaf, seharusnya aku tidak menanyakan tentang hal itu" sesal Vania .
"Tidak,kamu memang perlu tahu tentang aku dan keluargaku" jawab Leo ,dia membalas pelukan hangat Vania.
"Tapi,apa keluarga pak Rey akan setuju jika kamu menjalin hubungan dengan ku?" tanya Vania setelah melepaskan pelukannya dengan Leo.
"Mereka selalu mendukung langkah baikku,dan tentang jodoh,tuan dan nyonya tidak akan ikut campur, selagi itu memang yang terbaik untukku" ucap Leo meyakinkan Vania.
"Jadi bagaimana? Apa kamu menerima lamaran ku?" Tanya Leo lagi .
"Iya aku mau" jawab Vania menunduk malu.
"Terima Kasih Vania" Leo memeluk Vania dengan bahagia,kemudian dia mengambil kotak cincin dan memasangkan di jari manis Vania .
"Aku ingin secepatnya memperkenalkan kamu ke keluarga Daguise, dan kita akan merencanakan pernikahan kita" ucap Leo.
"Baiklah" jawab Vania seraya tersenyum.
"Tapi bagaimana dengan ibuku Leo?" Tanya Vania, bagaimanapun juga Vania harus memberitahukan tentang lamaran Leo padanya.
"Kita akan menemui ibu kamu dan memberitahukan rencana baik kita" jawab Leo.
"Aku takut" ucap Vania.
"Apa yang kamu takutkan? Ada aku yang akan selalu menemani kamu" ucap Leo.
"Bagaimana kalau ibu meminta persyaratan yang aneh?" Tanya Vania.
"Aku akan menikah dengan kamu Vania,bukan dengan ibu kamu, kita kesana hanya untuk memberitahukan tentang niat baik kita" jelas Leo.
"Baiklah Leo" ucap Vania.
__ADS_1
"Ya sudah ayo makan" mereka pun memakan makan malam mereka sesekali Leo menyuapi Vania dan begitupun sebaliknya. Malam ini kedua insan tersebut tengah di mabuk cinta, Leo berharap niat baiknya dan Vania bisa berjalan lancar.
Sedangkan kini Laura dan Rey tengah memakan jagung bakar yang dijual dipinggir jalan.
"Enak sayang?" Tanya Rey pada Laura.
"Enak,makasih sayang" ucap Laura seraya tersenyum.
"Sama sama, tapi tumben banget kamu pengen jagung bakar" tanya Rey.
"Nggak tahu kenapa aku tiba tiba pengen banget makan jagung bakar" ucap Lauraheran.
"Mungkin,karena udah lama aku nggak makan jagung bakar kali ya" ucapnya lagi .
"Ya udah, habis ini kita beli pesanan anak anak ya?" ucap Rey.
"Aku juga mau" jawab Laura.
"Mau apa?" tanya Rey bingung.
"Bakso" jawab Laura semangat.
Rey heran,tidak biasanya Laura makan banyak "Sayang, kamu yakin?" Tanya Rey memastikan.
"Kenapa? Uang kamu nggak cukup?" Tanya Laura, kali ini matanya sudah berkaca kaca.
"Ah tidak tidak, uang ku lebih dari cukup,bahkan bisa beli gerobaknya" ucap Rey,dalam hal seperti ini dia masih saja pamer, "Tapi kamu sudah makan malam, apa kamu yakin perut kamu tidak terlalu kenyang nanti?".
"Yakin, aku pengen banget makan bakso" ucap Laura dengan mata memohon dan menatap Rey, membuat Rey tidak bisa menolak.
Setelah selesai makan jagung, Rey dan Laura mampir ke penjual bakso dan mie ayam, Laura nampak sudah tidak sabar menyantap bakso yang dia pesan.
"Ini benar Laura istriku kan? Kenapa rasanya ada yang berbeda?" Batin Rey sambil mengamati istrinya.
"Apa aku coba tanya mamah?" Batin Rey , dia pun mengetik pesan lewat WhatsApp.
^^^Rey^^^
^^^Mah?^^^
Mamah Farah
Kenapa Rey?
^^^Rey ^^^
^^^Aku mau tanya, ini tentang Laura ^^^
Mamah Farah
Kenapa sama menantu kesayangan mamah?
^^^Rey^^^
__ADS_1
^^^Perilaku Laura aneh banget mah^^^
Mamah Farah
Aneh gimana?
^^^Rey^^^
^^^Hari ini Laura manja banget, aku sih suka suka aja tapi aneh aja mah, ini bukan Laura banget^^^
^^^Terus nih, tiba tiba dia pengen jagung bakar, oke mungkin ini masih wajar tapi nggak tahu kenapa aku ngerasa Laura jadi sensitif, dia gampang banget pengen nangis, porsi makannya juga bertambah^^^
Mamah Farah
Bentar Rey, coba kamu tanya kapan terakhir kali Laura datang bulan
^^^Rey^^^
^^^Loh emangnya kenapa mah?^^^
Mamah Farah
Ini sih masih feeling mamah, bisa aja Laura hamil
Kalau nggak,kamu beli testpack di apotek dan bilang ke penjualnya yang paling akurat
^^^Rey^^^
^^^Oke mah nanti aku beli,makasih ya mah^^^
Mamah Farah
Iya sama sama
Nanti kalau ada kabar kamu kasih tau mamah ya
^^^Rey^^^
^^^Okeh mah^^^
Rey menutup ponselnya dan mengamati istrinya yang tengah bermain ponsel.
"Apa iya kamu hamil sayang? Kalau iya aku sangat bahagia, kalaupun tidak itu tidak masalah kita akan terus berusaha, toh usahanya enak" batin Rey tersenyum.
.
.
.
...**Haii author up siang nih 😁 siapa yang seneng di part ini? dan kira kira Laura hamil nggak ya? ...
...Tulis jawaban kalian di komentar yaa.. dan jangan lupa untuk kasih Like dan Votenya...
__ADS_1
...Terimakasih🥰**...