Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Orang asing?


__ADS_3

...^^Happy reading^^...


Keesokan harinya, seperti biasa Leo dan Vania pergi ke rumah Rey untuk berangkat ke kantor bersama.


"Hai Leo,Vania" Sapa Laura, "sudah sarapan?" Tanya Laura.


"Udah kok Ra, tadi dirumah mamah Farah" Jawab Leo.


"Ya udah kalian duduk" Ucap Laura.


"Keysha ada kak?" Tanya Vania.


"Ada, emang ada apa vania?" Tanya Laura.


"Kita rencana mau bikin gaun pernikahan" Jawab Vania.


"Ohh gitu, ya udah coba aku panggil ya, tadi sih dia udah selesai sarapan" ucap Laura, dia pun segera mencari Keysha di kamarnya.


"Key, dicari uncle Leo sama aunty Vania di depan" ucap Laura memberitahukan.


"Memangnya ada apa mom?" Tanya Keysha.


"Sepertinya mereka ingin membuat gaun pernikahan" jawab Laura.


"Oke aku segera ke sana" Ucap keysha.


"Ya sudah mommy tunggu di depan ya" pamit Laura dan diangguki oleh Keysha, setelah itu Laura pun pergi meninggalkan Keisha yang tengah menyiapkan tasnya.


Setelah Laura berada di ruang tamu tak lama Keysha juga datang dengan membawa tas sekolahnya,


"Pagi uncle Leo aunty Vania" sapa Keysha.


"Pagi sayang" jawab Vania.


"Mommy bilang aunty dan uncle mencari ku, Ada apa memangnya?" Tanya Keysha penasaran.


"Jadi begini Key, aunty dan uncle kan akan menikah, kami bermaksud ingin membuat gaun pernikahan yang spesial dan kami yakin kamulah orang yang tepat untuk bisa membuatkan gaun tersebut. Tapi masalahnya tinggal dua minggu saja apa kamu bisa Key?" Tanya Leo.


"Tentu saja bisa uncle, kalau begitu mumpung masih ada ada waktu kita melakukan pengukuran sekarang saja ya?" Tanya Keysha meminta persetujuan.


"Baiklah kita setuju" ucap Vania.


Setelah itu Keysha pun mempersiapkan segala peralatan, keysha meminta bantuan Laura untuk membantunya mengukur Vania sedangkan Keysha yang akan mengarahkan. Pengukuran pada Vania sudah selesai,kini giliran mengukur Leo. Tapi pada saat Laura ingin membantu Keysha untuk melakukan pengukuran pada Leo, pada saat itu Rey datang dan menahan tangan Laura.


"Mau apa kamu?" Tanya Rey sambil menaikkan sebelah alisnya.

__ADS_1


"Aku hanya ingin membantu Putri kita untuk melakukan pengukuran pada Leo" Jawab Laura jujur.


"Tidak perlu, biar aku saja" ucap Rey sambil mengambil alat pengukur yang dipegang Laura.


"Loh memangnya kamu bisa?" Tanya Laura ragu.


"Kan Keysha bisa mengarahkannya padaku, pekerjaan yang mudah aku masih bisa membantu putriku" ucap Rey, diapun melangkah mendekat pada Leo yang tengah menatap nya takut .


"Dasar cemburuan" Lirih Laura.


"Aku dengar" ucap Rey, dia pun mulai mengukur Leo dengan di arahkan oleh Keysha. Akhirnya pengukuran selesai,dan tidak memakan waktu lama.


"Jadi, aunty ingin gaun seperti apa?" Tanya Keyhsa.


"Sangkin spesial gaun ini, aunty sampai bingung Key, gaun seperti apa yang aunty inginkan" Ucap Vania sambil tersenyum, "jadi aunty serahkan semuanya ke kamu ya, buatkan saja yang cocok untuk aunty, aunty yakin kamu ahli dalam hal ini" Lanjutnya.


"Baiklah" Jawab Keysha seraya tersenyum, "mungkin untuk warna aunty punya warna kesukaan?" Tanya Keysha.


"Warna navy" jawab Vania.


"Oke aunty, nanti malam aku akan coba buat design nya, dan aku akan perlihatkan kepada aunty dan uncle kalau sudah selesai" Ucap Keysha.


"Baiklah, terimakasih ya Key"ucap Leo.


Beberapa saat kemudian Rey pun mengajak Leo dan Vania untuk berangkat ke kantor, dan sikembar juga berpamitan kepada Laura untuk berangkat ke sekolahnya dengan diantar Rey.


...----------------...


Kini Laura tengah berada di supermarket, dia tengah membeli beberapa kepentingan di toko kue, karena tadi ketika dia mengecek toku kue ke tiga karyawannya mengatakan persediaan bahan untuk membuat kue hampir habis. Jadi Laura berinisiatif untuk berbelanja sekarang, dia belanja dengan di kawal 2 bodyguard yaitu Gita dan Dina (mereka pernah muncul di bab Ke Yogya).


Setelah beberapa lama berkeliling akhirnya Laura pun sudah selesai berbelanja, dia juga sudah membayar semua barang belanjaan nya. Gita dan Dina bertugas membawa barang belanjaan hingga ke mobil.


"Kita kemana nona?" Tanya Gita setelah mereka berada dalam mobil,kini Gita bertugas menyetir mobil.


"Ke toko kue dulu" Jawab Laura.


"Baik nona" Jawab Gita. Dia pun melakukan kendaraannya dengan perlahan.


Saat berada dalam perjalanan, Laura melihat ada ibu paruh baya yang tengah menangis tersedu-sedu, karena merasa iba, Laura pun meminta Gita menepikan mobil.


"Stop Gita" Ucap Laura.


"Ada apa nona?" Danya Dina.


"Lihat itu" Gita menunjuk ibu paruh baya yang tengah menangis dengan duduk di tepi jalan.

__ADS_1


"Iya nona,kami melihat nya" Jawab Gita.


"Kita kesana" Ucap Laura, dia pun langsung turun dari mobil. Merasa terkejut, Gita dan Dina pun bergegas mengejar Laura.


"Permisi bu" Ucap Laura setelah dia mendekat pada ibu paruh baya itu.


"Iyaa" Jawab ibu itu dengan terisak.


"Ibu kenapa?" Tanya Laura.


"Saya kena tipu" Jawab ibu itu masih dengan suara isakan.


"Kena tipu? Kena tipu apa Bu?" Tanya Laura penasaran.


"Saya datang dari kampung, dan saya kemari karena ditawari kerja, malah sampai sini uang saya di ambil semua dan saya disuruh menunggu di sini dari pagi, tapi sampai sekarang dia tidak datang" Suara isakan ibu itu semakin kencang.


Laura merasa iba dengan ibu paruh baya tersebut, akhirnya Laura memutuskan untuk menawarkan bantuan.


"Maaf Bu, kalau tidak keberatan, ibu mau saya kasih ongkos untuk pulang, nanti ibu akan di arahkan oleh teman saya bis menuju daerah ibu tinggal" ucap Laura.


"Saya mau cari kerja saja Bu, saya tidak punya siapa siapa di kampung " ucap ibu itu.


"Ibu mau bekerja di rumah saya?" Tanya Laura menawarkan.


"Boleh Bu? Kalau memang tidak ada lowongan tidak papa Bu, tidak perlu" Tolak ibu itu halus.


"Ada kok Bu, bagaimana ibu mau? Kalau ibu mau sekarang juga ibu bisa ikut saya" Ucap Laura.


"Mau bu" Jawab wanita paruh baya itu.


" Ya sudah,mari Bu " Laura mengajak wanita itu ke mobilnya, lalu Gita mengambil alih tas wanita itu yang diduga berisi pakaian ke dalam bagasi mobil.


"Oh iya kita belum kenalan Bu" ucap Laura setelah mereka berada dalam mobil, "saya Laura bu" Laura mengulurkan tangannya.


"Santi bu" ucap Santi memperkenalkan diri, dia menjabat tangan Laura.


.


.


...**Ada yang curiga juga nggak ke Santi? atau sebenarnya Santi ini beneran baik? wahh tulis jawaban kalian ya di kolom komentar 😉...


...Dan jangan lupa setelah baca Klik Like, Vote , dan Komen sebagai tanda dukungan kalian di karyaku , jangan sungkan juga buat kasih tips 😉...


...Terimakasih**...

__ADS_1


__ADS_2