Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
season 2 (Natalie sakit)


__ADS_3

Keysha pun masuk ke dalam ruang perawatan Natalie, gadis berparas cantik itu berbaring tak berdaya di ranjang pesakitan. Keysha pun duduk di kuris yang berada di samping ranjang.


Keysha tak tega melihat melihat keadaan Natalie yang sekarang, apa lagi Natalie tidak ada sanak saudara di Indonesia, Keysha mencoba berpikir kira - kira kemana sebaiknya Natalie di rawat.


Tiba - tiba saja, mata Keysha berbinar, dia sudah menemukan solusi untuk masalah Natalie, "aku sudah tahu kamu akan di bawa kemana Natalie," batin Keysha.


Keysha pun sedikit menjauh dari Natalie, untuk menghubungi seseorang.


"Hallo mom," ucap Keysha, rupanya Keysha menghubungi Laura.


"Ada apa sayang?" tanya Laura halus.


"Mom, Natalie masuk rumah sakit," jawab Keysha sendu.


"Apa? Natalie masuk rumah sakit?" tanya Laura memastikan, dari suaranya terdengar bahwa Laura sangat khawatir.


"Iya mom," jawab Keysha sendu.


"Ya Allah, sakit apa Natalie?" tanya Laura cemas.


"Tipes mom, tapi aku bingung mom, kalau Natalie di rumah sakit siapa yang akan menjaga nya?" tanya Keysha bingung.


"Iya juga ya sayang, mommy juga paling bisa menjaga Natalie saat siang, kalau malam siapa yang akan menjaga, karena Natalie tidak punya sanak saudara," ujar Laura.


"Maka dari itu mom, sebenarnya Natalie bisa di rawat di rumah, tapi kan Natalie juga tinggal sendirian di apartemen, aku berpikir gimana kalau kita bawa Natalie ke rumah kita mom?" tanya Keysha meminta izin.


"Wah itu ide bagus, jadi mommy juga bisa selalu mengontrol dan mengawasi Natalie, ya sudah langsung bawa saja Natalie kemari, nanti mommy siapkan kamar nya, " ujar Laura.


"Iya mom, siap... makasih ya mom," ucap Keysha.


"Sama - sama sayang, ya sudah mommy tunggu di rumah ya, kamu hati - hati ya," ucap Laura.


"Iya mom," jawab Keysha. Setelah itu panggilan telepon pun terputus.


Keysha kembali menatap Natalie yang masih tertidur karena obat bius.


"Sebaiknya aku pindahkan Natalie sekarang, kalau nunggu Natalie bangun yang ada dia nggak bakalan mau," batin Keysha.


Keysha pun langsung menemui dokter untuk mengatakan tentang pemindahan Natalie supaya di rawat di rumah, dan dokter pun menyetujui. Setelah itu Keysha langsung mengurus administrasi.

__ADS_1


Natalie di bawa menggunakan mobil ambulance, nanti akan ada perawat yang akan datang setiap 2 jam sekali ke rumah Keysha, dokter juga akan mengecek kondisi Natalie nantinya.


Beberapa saat kemudian, akhirnya Natalie pun siuman, Natalie mengerjapkan mata nya perlahan, rasa sakit di kepalanya mulai mereda, namun Natalie merasa sangat asing dengan ruangan yang Natalie tempati sekarang.


"Ini bukan rumah sakit," batin Natalie.


"Lalu dimana aku," batin Natalie bingung.


Di tengah kebingungan nya, Keysha dan Laura datang bersama seorang perawat.


"Kamu sudah siuman Nak?" tanya Laura lembut.


"Sudah aunty," jawab Natalie, suaranya masih sangat parau.


"Biar saya periksa dulu ya Bu," ucap suster. Suster pun mulai mengecek kondisi Natalie dan mencatat nya.


"Bagaimana sus?" tanya Laura.


"Suhu tubuh ibu Natalie sudah mulai turun, tapi biasanya penderita tipes suhu tubuhnya naik turun, apa lagi di malam hari," ujar suster menjelaskan.


"Sore nanti, dokter akan datang untuk mengecek kondisi ibu Natalie," ujar suster lagi.


"Sama - sama Bu, kalau begitu saya permisi," ucap suster.


"Mari sus saya antar, " ucap Laura. Dia pun mengantarkan suster hingga ke depan rumah.


Sedangkan kini hanya ada Natalie dan Keysha di kamar ruang rawat Natalie.


"Key, kenapa aku dibawa kesini?" tanya Natalie, dia sudah tahu dimana sekarang Natalie berada, dirumah Laura dan Rey.


"Kalau kamu di rumah sakit, siapa yang akan jaga kalau malam Nat? kalau siang mungkin masih ada, tapi malam? aku nggak tega ninggalin kamu sendirian," ujar Keysha.


"Tapi kalau di sini kan aku nggak enak Key, aku akan membebani keluarga kamu," ucap Natalie tak enak hati.


"Nggak usah mikirin itu, mommy sama daddy udah setuju kok kamu di sini, kita semua juga nggak tega kalau kamu di rawat di apartemen, sama aja kamu sendirian," ujar Keysha.


"Kalau begini, aku bakalan sering ketemu Yasha berarti Key?" tanya Natalie sendu, sejujurnya Natalie tak enak jika harus bertemu dengan Yasha, karena Natalie tahu, Yasha sangat membencinya.


"Kamu tenang aja, kamu juga nggak bisa kemana - mana, karena kamu di infus dan harus banyak istirahat, kecuali..." Keysha pun menggantung ucapan nya, membuat Natalie penasaran.

__ADS_1


"Kecuali apa?" tanya Natalie.


"Kecuali kak Yasha yang mau kesini buat jengukin kamu," jawab Keysha seraya tersenyum.


"Nggak usah ngarang Key," ujar Natalie.


"Siap yang..." saat Keysha ingin menjawab perkataan Natalie, namun terpaksa harus terpotong karena mendengar ucapan Laura.


"Loh, orang lagi sakit kok di ajak ngobrol terus, biarin Natalie istirahat dong Key," ujar Laura halus.


"Eh iya mom," jawab Keysha dengan cengirannya.


"Nggak papa kok aunty, supaya aku juga ada temennya," ujar Natalie.


"Gimana keadaan kamu sayang?" tanya Laura seraya mengelus lembut kepala Natalie, selayaknya anak sendiri.


"Natalie sudah jauh lebih baik aunty," jawab Natalie.


"Tapi Natalie dengar kan apa kata suster, suhu tubuh kamu belum stabil, masih naik turun, jadi harus banyak istirahat ya," ucap Laura.


"Tapi ... Natalie nggak enak aunty, kalau Natalie disini, pasti ngerepotin aunty sama uncle Rey," ujar Natalie.


"Siapa bilang merepotkan, aunty senang malah kalau Natalie disini, aunty nggak tega kalau membiarkan Natalie sendirian. Lebih baik Natalie di rawat di sini, jadi aunty juga bisa mengawasi keadaan Natalie. Dan jangan merasa nggak enak, aunty sama uncle sudah menganggap Natalie selayaknya anak sendiri," ucap Laura menjelaskan.


Natalie terharu dengan ucapan Laura, "terimakasih ya aunty," ujar Natalie seraya meneteskan air matanya. Maklum Natalie mudah tersentuh mendapatkan kasih sayang selayaknya seorang ibu, karena Natalie sudah cukup lama tidak kembali ke Amerika, sekitar 2 tahun. Karena Natalie sendiri sudah merubah kewarganegaraan nya menjadi WNI.


Melihat Natalie yang terharu, Laura pun memeluk Natalie, menyalurkan kasih sayang kepada Natalie lewat dekapan hangat seorang ibu, berharap Natalie bisa merasakan nya.


"Wah ... Mommy nggak ada niatan buat jadiin Natalie menantu mom?" ledek Keysha, mencoba mencairkan suasana.


"Boleh, tinggal pilih mau yang mana, Yasha atau Arsha," ucap Laura menimpali ledekan Keysha.


"Enggak aunty," ujar Natalie seraya menggeleng kan kepalanya.


"Loh kenapa? Yasha sama Arsha kan ganteng, baik hati juga, emang ada yang kurang dari mereka?" goda Laura.


Natalie nampak bingung harus menjawab apa, "bukan begitu aunty, tapi ..." belum sempat Natalie menjawab namun suara Keysha sudah memotong pembicaraan Natalie.


"Kalau aku lihat - lihat, Natalie cocok deh sama kak Yasha," ujar Keysha seraya tertawa. Membuat Natalie malah membelalakkan matanya.

__ADS_1


__ADS_2