
Setelah Laura dan Rey pergi, Arsha pun masuk ke kamar Keysha
"Key, ngerjain tugasnya di kamar kakak aja yuk, dari pada sendirian" ajak Arsha.
"Oke, tapi bantu aku beresin peralatan ku ya" ucap Keysha, Arsha pun menuruti permintaan adiknya,dia membantu Keysha membawakan peralatan yang dibutuhkan.
"Kakak lagi belajar apa?" tanya Keysha kepada Yasha yang kini tengah fokus membaca buku.
"Bisnis" jawab Yasha.
"Buku milik Daddy" terang Arsha, kini mereka bertiga pun fokus pada kegiatan mereka masing masing. Tidak lama ponsel milik Keisha berdering dia pun melihat nama Natalie yang tertera di layar depan ponsel nya meminta panggilan Video call, Keysha pun menggeser tombol hijau.
"Hai Natalie" sapa Keysha.
"Hai Key" jawab Natalie "Aku ganggu nggak?" tanya Natalie.
"Enggak kok, aku juga lagi santai" jawab Keysha, dia memang jujur ,tadi design nya sudah selesai dan sudah dikirim ke email Bella.
"Kamu lagi apa sekarang?" tanya Natalie.
"Lagi nemenin kedua kakakku belajar" Keysha mengarahkan kamera nya ke arah Yasha dan Arsha .
"Wahh enak ya ada teman belajar " ucap Natalie.
Keysha merespon dengan senyuman "kamu lagi apa? " Tanya Keysha.
"Aku sedang duduk di taman Key" jawab Natalie .
"Bukankah seharusnya disana jam 10 pagi? Karena disini aku jam 9 malam" ucap Keysha.
"Iya kamu benar, aku tidak berangkat sekolah karena aku sedang berada di rumah omah ku" jawab Natalie.
"Oh begitu, bagaimana kabar kamu dan keluarga Natalie?" Tanya Keysha.
"Kami semua baik kok Key, bagaimana dengan kamu dan keluarga?" tanya Natalie.
"Kami juga baik" jawab Keysha dengan tersenyum.
"Aku kangen satu sekolah dengan kamu Key, andai waktu bisa diputar aku tidak akan melakukan hal jahat sama kamu" ucap Natalie sendu,dia begitu menyesali perbuatannya.
"Sudahlah jangan terlalu dipikirkan lakukan sudah melupakan" ucap Keysha.
"Aku masih sangat merasa bersalah, apa lagi setelah kamu memutuskan untuk pindah ke Indonesia padahal aku ingin sekali bisa bersahabat dengan kamu" ucap Natalie.
"Iya Natalie, aku mommy dan kakakku harus ikut Daddy ke Indonesia" jawab Keysha .
"Aku berharap kita bisa bertemu lagi Key" ucap Natalie penuh harap.
"Pasti Natalie" jawab Keysha dengan tersenyum.
__ADS_1
"Key,sudah dulu ya,omah ku memanggil nanti aku hubungi lagi, salam untuk keluarga mu terutama Yahsa" ucap Natalie dengan senyum malu malunya, Keysha tahu Natalie menyukai Yasha sejak lama, namun sifat Yasha yang terlalu cuek membuat nyali Natalie ciut untuk mendekati nya.
"Baiklah nanti akan aku sampaikan, Bye Natalie" Keysha melambaikan tangan kearah kamera.
"Byee Keysha" Natalie pun membalas lambaian tangan Keysha.
"Kamu masih sering berhubungan dengan Natalie "tanya Arsha setelah Keysha mengakhiri panggilan video call-nya bersama Natalie.
"Iya" jawab Keysha "oh iya kak Natalie menitipkan salam khusus untuk kak Yasha".
"Aku tidak tertarik untuk membalas salamnya "ucap Yasha cuek.
"Kenapa kak bukankah Natalie cantik? "Ucap Arsha.
"Semua wanita di mata kamu juga pasti cantik" jawab Yasha.
"Kakak masih membenci Natalie? "Tanya Keysha,pertanyaan itu ditujukan untuk Yasha.
"Mungkin aku bisa memaafkan orang yang menyakitiku, tapi jika itu menyangkut adik-adikku atau keluarga ku maka aku tidak akan tinggal diam ,aku masih mengingat bagaimana Natalie membully mu dan mendorong kamu sampai jatuh Keysha,kamu luka tapi aku juga merasakan sakitnya" ucap Yasha,sangat terlihat bahwa dia terbawa emosi mengingat kejadian dulu.
"Itu sudah berlalu kak, bahkan aku juga sudah memaafkan nya" ucap Keysha.
"Iya kak bukankah dulu kita juga sudah memberikan Natalie pelajaran lewat perusahaan ayahnya" ucap Arsha menimpali.
"Apa kamu lupa Keysha meminta kita untuk mengembalikan semuanya" ucap Yasha mengingat kan.
"Jawabanku akan tetap sama, hal itu berlaku jika dia menyakitiku tetapi jika itu sudah menyangkut keluargaku maka tidak ada toleransi lagi "setelah mengatakan itu Yasha keluar dari kamarnya dan menyisakan Arsha dan Keysha yang menatap bingung kakaknya.
"Kakak terlalu membenci Natalie dan itu sangat tidak baik "ucap Keysha.
"Kamu seperti tidak mengenalnya ,dia kan memang keras kepala seperti Daddy" ucap Arsha , Keysha pun mengangguk setuju dengan perkataan Arsha .
Sedangkan kini Leo dan Vania sudah sampai di restoran tempat mereka akan dinner berdua
"Ramai sekali pengunjung nya pak,eh Leo" ucap Vania, dia masih kaku kalau hanya mengundang Leo tanpa embel embel pak .
"Iya, ya sudah ayo" Leo menggandeng tangan vania . Vania menatap tangannya yang digenggam erat oleh Leo, Vania menunduk menyembunyikan senyumnya.
"Loh Leo kita mau kemana?" tanya Vania,pasalnya mereka bukannya duduk disalah satu meja restoran tapi malah menaiki anak tangga menuju rooftop.
Vania membelalakkan matanya melihat rooftop yang sudah di dekor sedemikian rupa indah.
"Kamu suka?" tanya Leo.
"Kamu yang menyiapkan nya?" Tanya Vania dan diangguki oleh Leo .
"Cantik sekali" ucap Vania.
__ADS_1
"Kamu lebih cantik" ucap Leo, perkataan Leo membuat pipi Vania memerah.
"Ayo" Leo mengajak Vania duduk dikursi, terlebih dahulu Leo menarik kursi untuk Vania.
"Terima kasih" ucap Vania sambil tersenyum.
"Sama sama" jawab Leo.
Pemandangan kota dimalam hari yang dilihat dari rooftop begitu berbeda,lampu lampu yang jalan dan gedung gedung bertingkat yang sehari hari dilihat oleh mata begitu berbeda jika dilihat pada malam hari .
"Kita pesan makanan ya?" tawar Leo .
"Iya" jawab Vania, mereka pun memesan makanan kepada pelayan yang sudah standby disana. Pelayan pun pergi setelah Vania dan Leo mengatakan pesanan mereka masing masing.
"Dalam rangka apa kamu mengajak aku kesini?" Tanya Vania, seperti nya dia sudah mulai terbiasa .
Leo menggenggam tangan Vania,dia menatap wajah cantik itu "Vania ,mungkin ini terbilang sangat cepat, tapi aku sudah meyakinkan perasaan ku, apa kamu mau menjadi istri ku?" tanya Leo sambil membuka kotak cincin dihadapan Vania.
Vania terkejut dengan apa yang Leo lakukan , bukan mengatakan untuk menjadi kekasih melainkan Leo secara tidak langsung dia melamar Vania.
"Kamu yakin?" Tanya Vania tak percaya .
"Yakin Vania" jawab Leo ,dia sudah sangat yakin dengan keputusan nya.
"Aku takut kamu melakukan ini hanya karena kasihan terhadap ku" ucap Vania.
"Tidak, aku melakukan ini karena aku ingin menjalani sisa hidupku bersama kamu Vania, aku tidak mau mencari kekasih,tapi aku ingin mencari istri . Sekali lagi aku tanya, apa kamu mau menjadi istri ku?" tanya Leo.
Vania kini bingung ini memang terlalu cepat, Vania belum mengenal Leo dan keluarganya ,dia takut keluaga Leo tidak akan setuju dengan hubungan nya.
"Aku bingung Leo " ucap Vania menunduk.
"Apa yang membuat kamu bingung?" Tanya Leo.
"Kamu sudah mengenal ku dan keluarga ku, tapi aku belum mengenal kamu dan keluarga kamu Leo" ucap Vania, akhirnya dia mengeluarkan apa yang bersarang di benaknya.
.
.
.
.......
......**haii readers 🥰 malam malam Triple Baby CEO up nemenin kalian😉 setelah baca jangan lupa dong Like Vote dan komen sebanyak banyaknya 😉 untuk dukung aku supaya lebih semangat berkarya ......
...kalau tembus 200 like besok aku kasih doubel up, mau? Yukk like yukk 😁😁...
...Happy reading 🥰**...
__ADS_1