Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Rumah sakit


__ADS_3

Akhirnya Rey mencoba membangunkan Leo yang tengah tertidur bersama anak - anak. Dia takut badan Leo akan sakit karena posisi tidur yang salah.


"Leo?" Panggil Rey sambil menepuk pundak Leo pelan, dan tidak lama Leo mulai mengerjap kan mata.


Karena Leo yang bergerak, akhirnya Yasha dan Arsha pun terbangun, mereka sama - sama mengucek pelan mata mereka. Melihat kejadian yang langka karena Arsha dan Leo yang akrab Laura langsung mengabadikan momen tersebut.


Laura memotret kedua putranya dan juga Leo yang baru bangun tidur. Dia tertawa melihat hasil jepretan nya. Sedangkan Yasha , Arsha dan Leo masih diam karena nyawa mereka belum sepenuhnya terkumpul.


"Mommy" ucap Yasha.


"Iya sayang ada apa?" Tanya Laura tanpa dosa.


"Mommy ngapain?" Tanya Yasha.


"Nggak ngapa - ngapain kok sayang" ujar Laura, dia segera menyembunyikan ponselnya.


"Kalian sudah pulang?" Tanya Leo dengan suara khas bangun tidur.


"Iya, kamu sampai jam berapa ?" Tanya Rey.


"Lupa" Jawab Leo.


"Ada apa kamu datang?" Tanya Rey.


Hampir saja Leo lupa, "oh iya sebentar" Mendengar pertanyaan Rey membuat kantuk Leo, Yasha dan Arsha hilang. Leo memerintahkan salah satu penjaga di depan pintu untuk membawa Santi ke ruang tamu.


"Kenapa bawa - bawa Bu Santi?" Tanya Laura heran.


"Nanti kamu juga akan tahu" Jawab Leo.


Tak lama penjaga yang Leo suruh kembali, namun tanpa Santi bersama nya.


"Mana dia?" Tanya Leo heran.


"Ma.. maaf tuan, sebaiknya tuan lihat sendiri" Ucap penjaga ketakutan. Merasa ada yang tidak beres, Leo segera berlari menuju kamar Santi dengan di ikuti oleh Yasha, dan Arsha.


"Leo ada apa?" Teriak Rey, dia juga segera menyusul Leo beserta Laura.


"Astaghfirullah" Ucap Leo terkejut. Semua orang membelalakkan mata terkejut, melihat kamar Santi.


"Bi Santi!!" Teriak Laura,dia mendekati tubuh Santi yang sudah tergelatak tak berdaya.


"Bi Santi bangun" Ucap Laura khawatir, dari mulut Santi mengeluarkan busa.


"Sayang, sebaiknya kita bawa Bu Santi ke rumah sakit"Ujar Rey, dan diangguki Keysha. Rey pun menggendong tubuh Bu Santi.


Saat Rey membawa Bu Santi, Laura menemukan secarik kertas, yang nampaknya di tulis Santi sebelum melakukan bunuh diri.


Laura mengambil surat tersebut dan menyimpannya, karena tidak memungkinkan untuk membacanya sekarang. Dia segera menyusul Rey dan yang lain ke mobil.


Hampir satu jam mengemudi akhirnya mereka sampai di rumah sakit, perawat yang tengah bertugas malam pun langsung membantu membawa Santi ke ruang UGD, dan Santi langsung mendapat perawatan.

__ADS_1


"Ini ada apa Leo sebenarnya?" Tanya Rey, mereka kini berada di ruang tunggu didepan ruang UGD menunggu dokter yang tengah melakukan tindakan untuk Santi.


"Ini mom" Yasha memberikan rekaman cctv pada Laura, Rey yang penasaran juga ikut melihat.


Baik Rey maupun Laura sangat terkejut melihat rekaman cctv yang menampilkan Santi yang dengan sengaja menaruh minyak di lantai dapur, kemudian memasukan racun ke dalam susu kotak ibu hamil.


"Ini.. maksud nya apa?" Tanya Laura.


"Ini semua adalah kejahatan Santi" Jawab Leo.


"Benar mom, Bu Santi juga memasukkan racun kedalam susu kotak mommy, untunglah kami menukarnya" Ucap Arsha.


"Lalu kenapa mommy sakit perut? Apa ini ada hubungannya?" Tanya Rey.


"Maaf kan kami dad, itu semua rencana kamu" Ucap Yasha, dia menjelaskan secara detail dari awal sampai akhir rencana mereka berdua.


"Nak, Daddy tahu kamu ingin melindungi keluarga, namun apapun itu kalian harus katakan pada Daddy ya?" Ucap Rey menasehati kedua putranya.


"Iya Dad" Jawab kedua anak laki - laki itu.


"Lalu apa motif bi Santi melakukan ini?" Tanya Laura.


"Eemm itu .." Kali ini kedua bocah laki - laki itu bingung harus menjawab apa.


"Itu karena aku" jawab Leo tiba - tiba.


"Uncle..." Yasha hendak bicara namun Leo tersenyum kearahnya seolah mengatakan tidak apa - apa.


"Bukan hanya uncle Leo dad, tapi kita juga" Ujar Arsha, dia merasa harus bertanggung jawab juga atas apa yang pernah dia lakukan. Bagaimana pun ini semua ide awalnya juga Yasha.


"Benar dad, uncle tidak sepenuhnya salah" Ucap Yasha menambah kan.


"Salah? Ini maksud nya ada apa sih?" Tanya Laura bingung.


"Mommy dan Daddy lihat ini" Yasha menunjuk kan satu rekaman cctv lagi, rekaman cctv menunjukkan penculik kan Keysha dulu.


"Ini yang menculik Keysha?" Tanya Laura.


"Benar mom" Jawab Arsha.


"Dan apa hubungannya dengan semua ini?" Tanya Rey.


"Lelaki itu adalah suami Bu Santi" jawab Leo.


"Apa?" Ucap Rey dan Laura terkejut.


"Iya mom, Bu Santi adalah istri dari penculik itu, tapi bi Santi salah paham dan bi Santi tidak pernah tahu tentang siapa suami nya sebenarnya" Jelas Yasha.


"Tapi kenapa bi Santi salah paham? Memang apa yang kita lakukan kepada suaminya?" Tanya Rey.


"Bukan Daddy, tapi kami" Ucap Arsha.

__ADS_1


"Maksudnya?" Tanya Rey bingung.


"Kami sangat marah dad, waktu melihat kondisi Keysha yang trauma berat akibat penculikan itu. Akhirnya kami memutuskan untuk mencari tahu pelaku penculikan, meskipun otak dari penculikan sudah tidak ada, tapi masih ada pelakunya kan? Dan kami menemukan rekaman cctv itu. Berbekal rekaman cctv kami mencari tahu siapa laki - laki itu, dan tengah berada di mana dia" Jelas Yasha, dia menjeda kalimatnya.


"Saat semuanya sudah di ketahui, kami meminta bantuan uncle Leo" ucap Yasha.


"Bantuan apa?" Tanya Laura.


"Bantuan untuk menangkap lelaki itu mom" jawab Arsha.


"Menangkap?" Ucap Laura.


"Iya, kami bekerja sama Laura. Aku menyuruh anak buah untuk menemukan lelaki itu dan menangkap nya" Ucap Leo.


"Lalu dimana lelaki itu?" Tanya Rey.


"Di asing kan, dia dibawa ke hutan yang berada di tengah laut" Jawab Leo.


"Apa?" Tanya Laura terkejut, "kalau dia mati bagaimana Leo?" Ucap Laura.


"Mati secara perlahan, itu yang aku inginkan. Karena dia sudah berani berurusan dengan ku" Ujar Leo.


"Aku sependapat dengan mu Leo" ucap Rey, yang membuat Laura terkejut.


"Rey.." Laura hendak protes namun suara Rey lebih dulu menjelaskan.


"Aku setuju karena mereka menghukum orang yang sudah berani mengganggu keluargaku tanpa mengotori tangan mereka, aku aku mengucapkan terimakasih " ujar Rey sambil tersenyum ke arah Leo, Yasha dan Arsha.


"Namun, satu hal, tolong jika ada masalah apa pun, tolong katakan pada ku. Bagaimana pun kondisinya" Ucap Rey.


"Iya Rey, aku minta maaf, pada saat itu kondisi tidak memungkinkan untuk aku mengatakannya. Karena kalian tengah fokus untuk penyembuhan Keysha lebih dulu, sekali lagi aku minta maaf" Ujar Leo.


"Tidak apa, aku mengerti Leo. Terimakasih banyak sudah menjadi partner yang baik untuk anak - anakku" Ucap Rey seraya tersenyum.


"Dad, mom kami minta maaf" Ucap Yasha dan Arsha.


"Tidak apa sayang" Rey memeluk kedua putranya.


"Maaf ya, kalau tadi nada bicara mommy sedikit keras, itu karena mommy khawatir dengan kalian" Ucap Laura sendu.


"Tidak papa mom, kami tahu mommy sangat menyayangi kami" Ucap Yasha, Laura pun memeluk kedua putranya.


.


.


...Hai semuanya, setelah beberapa hari nggak up karena jujur aku bener - bener kehabisan ide. akhirnya sekarang aku bisa kembali up, meskipun malam 😁...


......Dan selalu aku ingatkan,setelah baca jangan lupa Like , Vote ,dan komen sebanyak banyaknya......


...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2