
Saat ini Laura, Rey ,Farah ,Rendi,Vania, Leo dan sikembar tengah berada di ruang tamu, mereka tengah berbincang ringan seputar pekerjaan.
"Tuan,nyonya kedatangan saya dan Vania kemari juga ada hal lain yang ingin saya sampaikan" ucap Leo.
"Apa itu Leo?" Tanya Farah.
"Saya dan Vania berniat menikah dalam waktu dekat nyonya Farah" jawab Leo.
Sontak Farah,Rendi ,Rey dan Laura terkejut begitupun Arsha.
"Apa?" Ucap Arsha terkejut.
"Janur kuning hampir melengkung kak Arsha" ucap Keysha meledek Arsha , sedangkan Arsha sudah bermain drama lagi dengan memegang dadanya.
"Kamu akan menikah?" Tanya Rendi memastikan.
"Iya tuan, dan saya meminta doa restu dari tuan dan nyonya" jawab Leo yakin.
"Kamu meminta restu? Apa kamu menganggap kami juga seperti orang tua kamu?" Tanya Rendi.
Leo sedikit terkejut dengan perkataan Rendi, namun sedetik kemudian dia paham apa maksud dari perkataan Rendi tersebut, "tuan dan nyonya adalah orang yang berjasa dalam hidup kedua orang tua saya,termasuk saya sendiri. Kalau dulu saya dan keluarga tidak mengenal anda, saya tidak tahu apa jadinya saya sekarang" Leo menjeda kalimatnya,dia berusaha menetralkan suaranya agar tidak bergetar.
"Tuan dan nyonya adalah satu satunya orang yang mau menerima saya dan merawat saya pada saat saya kehilangan satu satunya orang tempat bersandar saya, tuan dan nyonya bahkan menyiapkan pendidikan terbaik untuk saya, saya berterimakasih untuk semua yang tuan dan nyonya berikan" ucap Leo sambil tersenyum kearah Rendi dan Farah.
"Leo dengarkan perkataan saya, kalau kamu menganggap kami sebagai pengganti orang tua kamu,maka jangan panggil kami tuan dan nyonya tapi panggilan kami mamah dan papah selayaknya Rey memanggil kamu" ucap Rendi.
"Benar Leo, kami ingin mengatakan hal ini sejak lama,tapi kami merasa tidak pantas karena kamu sangat menyayangi kedua orangtuamu, kami takut kamu beranggapan kami ingin menggantikan posisi kedua orang tua kamu" ucap Farah menimpali.
Terimakasih tuan nyonya, tapi saya merasa tidak pantas memanggil anda dengan sebutan itu,saya hanya bawahan" ucap Leo.
"Jangan berucap demikian Leo, sedari dulu aku sudah katakan,bahwa kamu tidak kami siapkan sebagai asisten Rey" ucap Rendi.
"Leo, kamu sudah kami anggap sebagai anak kami, selayaknya Rey" ucap Farah menimpali perkataan suaminya.
"Terimakasih nyonya , tuan"ucap Leo.
"Ralat Leo,mamah dan papah" ucap Farah membenarkan perkataan Leo.
"Mamah ,papah" ucap Leo kaku.
"Nanti juga akan terbiasa" ucap Rendi.
"Dan kamu jangan panggil aku kak Rey" ucap Rey , karena memang umur Rey lebih tua satu tahun.
"Rey" ucap Laura mengingatkan.
"Sayang aku tidak setua itu" ucap Leo protes, "panggil aku Rey saja" ucap Rey melanjutkan.
__ADS_1
"Tapi itu tidak bisa tuan" ucap Leo menolak halus.
"Begini saja, di kantor kamu bisa memanggilku dengan sebutan biasa tapi kalau dirumah aku tidak mau kamu memanggilku dengan sebutan tuan, tapi Rey. Paham?" Tanya Rey pada Leo.
"Baik tuan" jawab Leo.
"Nah kan salah" ucap Rey protes.
"Baik Rey" ucap Leo meralat ucapannya tadi.
"Nah bagus, kalau kamu Vania, kamu harus memanggilku kakak, karena usia kamu lebih muda dariku 5 tahun" ucap Rey .
"Itu berlaku kalau di luar kantor kan pak?" Tanya Laura.
"Terserah kamu" jawab Rey.
"Baiklah pak, eh kak" ralat Vania.
"Kalau begitu kalian juga harus memanggilku Laura, tidak dengan embel embel nona, begitu juga dengan ketiga putraku, kalian tidak perlu memanggil tuan muda" ucap Laura.
"Baik bu" jawab Vania.
"Tuh kan salah" ucap Laura.
"Iyaa kak, aku rasa kakak akan lebih cocok" ucap Vania sambil tersenyum.
"Berarti mamah dan papah akan punya dua menantu" ucap Rendi.
"Iya pah" ucap Farah menimpali, "Vania juga mulai sekarang harus memanggil kami mamah dan papah , ya nak?" Ucap Farah.
"Baik mah, pah" jawab Vania.
"Bagus, lama kelamaan juga kalian akan terbiasa dengan panggilan yang berubah, kita melakukan semua ini agar kita bisa lebih dekat" ucap Farah.
"Lalu kapan kalian akan melaksanakan pernikahan?" Tanya Rendi.
"Kami akan memberitahukan kepada ibu Vania lebih dulu, serta om Vania yang akan menjadi wali nikahnya nanti" jawab Leo.
"Maaf ya Leo, bukannya papah mau menggurui, tapi setahu papah kalau yang bisa menjadi wali nikah adalah pihak ayah" ucap Rendi.
"Tapi pah Vania..." Belum sempat Leo melanjutkan ucapannya, Rendi sudah memotong ucapannya.
"Papah tahu kasus Vani, maaf ya Vania bukannya papah mau mengungkit kisah lama, tapi setahu papah kalau memang pihak ayah tidak memungkinkan hadir maka bisa memakai wali hakim, yang akan ditentukan oleh pihak KUA" ucap Rendi.
"Begitu pah?" Beo Leo.
"Iya,jadi sebaiknya setelah kalian memberitahukan kabar baik ini pada keluarga Laura,kalian siapkan berkas berkasnya lalu serahkan pada pihak KUA" ucap Rendi.
__ADS_1
"Baiklah pah, terimakasih atas sarannya" ucap Leo.
"Sama sama nak" jawab Rendi.
"Lalu kapan kamu akan kesana?" Tanya Rey.
"Rencana sih besok, mumpung libur" jawab Leo.
"Ya sudah, kalian hati hati" ucap Farah.
"Iya mah" jawab Leo dan Vania seraya tersenyum.
"Leo,Vania, kalau boleh mamah kasih saran, kalian tinggal terpisah dulu saja" ucap Farah.
"Kenapa mah?" Tanya Leo.
"Ciee yang nggak rela jauhan" ledek Laura.
Farah pun tersenyum melihat tingkah Leo dan Vania yang nampak malu malu, "kalian kan belum sah jadi suami istri, kita hanya mencegah agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan" ucap Farah menjeda kalimatnya.
"Leo, biarkan Vania tinggal dulu disini sampai kalian resmi menjadi suami istri, toh papah 2 Minggu kedepan akan pergi keluar kota urusan pekerjaan, jadi bisa jadi teman mamah juga, bagaimana Vania? " Tanya Farah pada Vania,meminta persetujuan.
"Memangnya tidak merepotkan mah?" Tanya Vania.
"Enggak dong sayang, mamah malah seneng ada temennya" ujar Farah.
"Baiklah mah,kalau memang itu lebih baik" jawab Vania.
"Leo,bagaimana dengan kamu" tanya Rendi.
"Nggak mau pah, aku nggak bisa jauh dari Vania" bukan suara Leo yang menjawab tapi Rey yang meledek, dia berucap dengan merengek.
"Rey" tegur Laura pada suaminya itu.
Sedangkan Leo menatap Rey dengan tatapan kesal, "baiklah mah, tapi malam ini Vania tetap ikut aku ya? Setelah kita bertemu keluarga Vania,baru aku antar Vania kemari" ucap Leo .
"Baiklah" jawab Farah.
.
.
...**Haii siapa nih yang kangen Triple Baby CEO? maaf ya kemarin bener bener nggak bisa up, tapi tenang hari ini aku bakalan double up buat kalian 🥰...
...Makasih juga yah buat doanya 😉...
...Nah setelah baca jangan lupa klik like vote dan komen sebanyak banyaknya 😉 kalau berkenan kasih tips juga ya 😁...
__ADS_1
...Terimakasih 🥰**...