Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Season 2 (Tak menyangka)


__ADS_3

Setelah makan siang, Arsha pun mengajak Glenca untuk pulang, karena perjalanan dari Amerika ke Indonesia cukup jauh, pasti Glenca lelah.


"Jadi, setelah kontrak kamu dengan agensi model disana selesai, kamu nggak melanjutkan lagi?" tanya Arsha.


Glenca memang berprofesi sebagai modeling di Amerika, dia sering menjadi bintang iklan untuk brand ternama, namun tahun ini kontrak Glenca sudah selesai dan dia tidak memperpanjang lagi.


"Iya Ar, aku ingin kembali ke Indonesia, tanah kelahiran ku," jawab Glenca.


"Lalu, rencana kamu apa setelah kamu di Indonesia?"


"Aku, masih ingin melanjutkan karier ku sebagai model, mumpung masih muda," jelas Glenca seraya tersenyum. "Aku juga sudah mencoba menghubungi salah satu agensi besar di Indonesia."


"Oh ya? apa nama agensinya?" tanya Rafa penasaran.


"K.A.D entertainment."


"Loh, itukan agensi milik Keysha," ucap Arsha.


"Oh ya? kebetulan banget, besok aku juga mau datang kekantor agensinya loh," ujar Vanesa.


"Nanti aku anter deh."


"Jangan, kamu kan harus kekantor, biar aku aja sendirian, aku bisa kok," tolak Glenca halus.


"Beneran nggak papa sendirian?" tanya Arsha.


"Iya Ar," jawab Glenca halus.


"Oke ... eem ngomong-ngomong kamu ada niatan nantinya buat fakum dari dunia modeling yang sudah membesarkan nama kamu?" tanya Arsha.


"Ada, nanti setelah aku menikah, aku ingin fokus mengurus keluarga kecilku, jujur Arsha aku bukan orang yang bisa dengan mudah mengatur jadwal ku, aku takut kalau setelah aku menikah nanti dan aku masih bekerja, itu akan menganggu kewajiban ku sebagai seorang istri, jadi aku sudah putuskan setelah menikah aku akan berhenti." jawab Glenca.


Mendengar jawaban Glenca, Arsha merasa kagum, karena ada wanita yang mau merelakan karirnya terhenti demi mengurus keluarga. Jujur saja, Arsha juga tahu Glenca meniti karier nya dari nol, namun Glenca dengan berbesar hati mau melepaskan semuanya setelah dia menikah, benar-benar istri idaman bukan?


"Aku kagum sama kamu Glenca, pasti sulit melepas apa yang sudah kamu capai, apa lagi semuanya dengan kerja keras kamu sendiri, namun kamu tidak berpikir egois, kamu mau merelakan dan melepas karier kamu demi keluarga," ujar Arsha.

__ADS_1


"Memiliki keluarga yang harmonis, sakinah mawaddah warohmah adalah cita-cita semua orang, dan menurut ku dengan aku melepaskan egoku untuk berhenti berkarir, itu adalah langkah yang cukup signifikan untuk mencapai keluarga yang harmonis, karena semua waktuku akan aku berikan untuk suami dan anak-anak ku kelak."


"Nikah yuk Glen."


Glenca tertawa mendengar ajakan Arsha, "gak usak bercanda," ucapnya. Tak terasa mobil sudah sampai di kediaman Glenca, dia menatap penuh rindu pada bangunan yang ada dihadapannya.


Seorang wanita paruh baya pun keluar menyambut kedatangan Glenca, dia adalah salah satu asisten rumah tangga yang menjaga rumah keluarga Glenca, Arsha membantu membawakan koper Glenca masuk kedalam rumah.


"Ya sudah kamu istirahat ya, aku mau langsung pulang," pamit Arsha.


"Kamu nggak duduk dulu?" tanya Glenca.


"Enggak deh makasih, ya udah kalau gitu aku pamit ya?"


"Iya, makasih Arsha," ucap Glenca, setelah itu Arsha pun pamit dan masuk kedalam mobil, Arsha kembali melajukan mobilnya untuk pulang.


Hati Arsha tengah berbunga-bunga karena wanita yang selama ini dia nantikan sudah kembali, namun Arsha tidak tahu, kalau dibalik kebahagiaannya ada hati yang tersakiti, yaitu Vanessa.


Saat dia baru saja sampai di rumah, tak lama ada mobil lain yang datang rupanya itu adalah Rafa dan juga Vanessa, Arsha melambaikan tangan kearah Vanessa yang nampaknya akan melangkah kan kaki menuju rumah, namun bukanya membalas, Vanesa malah memilih cuek dan berlalu pergi.


"Di anter siapa Raf?" tanya Arsha.


"Oh iya, Vanessa kenapa? kelihatannya lagi marah," ujar Arsha bertanya. Pertanyaan dari Arsha membuat Rafa gelagapan, dia bingung harus menjawab apa, tidak mungkin Rafa menjawab yang sejujurnya, kalau Vanessa tengah cemburu karena kedatangan Glenca.


"Eemmm datang bulan kak," jawab Rafa sekenanya.


"Ohh pantesan," ujar Arsha ber oh ria.


Keesokan harinya, Keysha sudah kembali beraktivitas, begitupun Natalie, keadaan Natalie sendiri memang sudah jauh lebih baik, namun Laura belum memberikan izin kepada Natalie untuk kembali ke apartemen nya, karena Laura khawatir jika suatu waktu suhu tubuh Natalie kembali naik.


"Hari ini kita mau kedatangan seorang model ternama Key?" tanya Natalie seraya melihat berkas yang ada ditangannya.


"Iya, katanya dia dulunya dari Amerika, tapi aku belum sempat liat biodatanya, karena kemarin lagi sibuk banget, jadi aku minta dia untuk datang interview hari ini," Jelas Keysha.


"Disini sih tertulis Glenca Ayunda," ucap Natalie.

__ADS_1


Ketika Natalie mengucapkan nama itu, ingatan Keysha tertuju pada nama seseorang, "Glenca Ayunda? gue nggak asing sama nama itu," ujar Keysha, saat dia tengah berusaha mengingat, tiba-tiba pintu ruangan nya di ketuk.


"Maaf Bu Keysha, Glenca Ayunda yang akan interview dengan ibu sudah datang," ucap sekretaris Keysha.


"Oh iya, persilahkan masuk," jawab Keysha. Kemudian seseorang pun berjalan dengan anggun memasuki ruangan Keysha.


Keysha nampak terkejut melihat seseorang yang kini berada di depannya, "Glenca?" ucap Keysha masih dengan wajah terkejut nya.


"Iya ini aku Glenca," jawab Glenca seraya tersenyum. Keysha mendekati Glenca dan memeluknya penuh rindu.


"Apa kabar?" tanya Keysha setelah melepaskan pelukannya.


"Alhamdulillah aku baik, wah sekarang sudah jadi pebisnis hebat," puji Glenca.


"Belum sehebat kamu, kamu adalah model ternama di Amerika ... eh tapi ngomong-ngomong kapan kamu pulang?" tanya Keysha, pasalnya Arsha tak menceritakan apapun kepadanya.


"Aku pulang kemarin, bahkan Arsha, Rafa dan ... siapa ya nama anak aunty Vania?" tanya Glenca yang nampaknya lupa dengan nama Vanessa.


"Oh Vanesa?" tanya Keysha memastikan.


"Iya Vanesa," jawab Glenca membenarkan.


"Tapi mereka nggak ada yang bilang apapun ke aku," ujar Keysha seraya memasang wajah cemberutnya.


"Surprise, karena aku yang minta," ujar Glenca seraya tersenyum.


"Wah keasikan ngobrol, aku sampe lupa mempersilahkan kamu duduk, duduk Glenca."


"Terimakasih ...."


"Kenalkan Glen, ini Natalie teman ku," ujar Keysha memperkenalkan.Natalie dan Glenca pun saling berjabat tangan.


"Natalie, sekretaris pribadinya Keysha," ucap Natalie mengucapkan jabatan nya di kantor agensi Keysha.


"Glenca..." ucap Glenca menyebutkan namanya.

__ADS_1


Setelah itu obrolan mereka pun berlanjut seputar pekerjaan, Keysha juga mewawancarai Glenca serta melihat daftar pengalaman Glenca di modeling, untuk pengalaman memang Glenca tak perlu diragukan lagi, dan itu juga membuat Keysha tak ragu untuk merekrut Glenca bergabung di bawah naungan agensinya.


Untuk menyambut kedatangan Glenca, Keysha pun mengajak Glenca makan siang, seraya melepaskan rindu setelah beberapa tahun mereka tidak bertemu, Natalie juga ikut menemani Keysha, karena selain makan siang dengan, Keysha juga akan bertemu dengan Client di salah satu restoran tempat nya makan siang bersama dengan Glenca.


__ADS_2