Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Bertemu


__ADS_3

...^^Happy reading^^...


Kini Gita dan Dina sedang dalam perjalanan menuju toko kue milik Laura, sedangkan Laura sendiri sudah mereka antar ke rumahnya bersama dengan Santi. Tadi Laura meminta Gita dan Dina agar mengantar Laura kerumahnya, untuk urusan belanjaan bahan baku kue akan diantar kan oleh Gita dan Dina, setelah itu mereka ditugaskan oleh Laura untuk menjemput sikembar dari sekolah.


"Kenapa aku merasa curiga dengan ibu tadi ya?" Ucap Gita.


"Aku juga" Jawab Dina yang kini tengah fokus menyetir.


"Apa kita laporkan hal ini pada tuan Rey?" Tanya Gita meminta pendapat Dina.


"Apa tidak papa?" Tanya Dina.


"Ini demi keamanan keluarga tuan Rey" Jawab Gita.


"Ya sudah, kamu katakan saja kepada tuan Rey, supaya tuan bisa lebih berjaga jaga,dan coba kamu hubungi salah satu pelayan disana agar mereka juga bisa menjaga nona Laura" ujar Dina.


"Baiklah aku akan menghubungi tuan Rey lebih dulu" Ucap Gita, dia pun mencoba menghubungi Rey sedangkan Dina masih fokus pada kendaraan.


Sedangkan kini Laura tengah bersama Santi, dia tengah menunjukkan kamar untuk Santi tinggal dan pekerjaan apa yang akan di pegang oleh Santi.


"Bu Santi, ini kamar ibu" Ucap Laura.


"Kamar nya bagus sekali non, terimakasih banyak sudah membantu saya" Ucap Santi.


"Alhamdulillah kalau ibu suka, nah hari ini ibu bisa istirahat lebih dulu, nanti besok baru ibu bisa mulai bekerja" Ucap Laura.


"Baik Bu" Jawab Santi sopan.


Kemudian Laura memanggil salah satu ARTnya yang lain bernama Nike.


"Ada apa nona Laura" tanya Nike.


"Ke, nanti kamu tolong jelaskan ke ibu Santi soal pekerjaan di rumah ini yaa" Ucap Laura kepada Nike.


"Baik nona" Jawab Nike.


"Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu" Ucap Laura. Dia pun melangkah pergi meninggalkan kamar Santi.


Dikantor, Rey tengah cemas setelah mendapat kabar dari Gita bahwa Laura memperkerjakan orang asing yang baru dikenalnya siang ini.


"Ada apa tuan?" Tanya Leo pada Rey, karena ini di tempat kerja jadi Leo bersifat formal.


"Laura memperkerjakan orang asing hari ini Leo" jawab Rey.

__ADS_1


"Loh, lalu memang kenapa tuan?" Tanya Leo.


"Dina dan Gita curiga kalau orang itu berniat jahat" Ucap Rey.


"Maaf tuan bukan saya lancang, tapi kita juga tidak boleh berburuk sangka, kenapa ketika pulang tidak taun interview saja nanti" ucap Leo memberikan ide.


"Kamu benar, lewat interview nanti mungkin aku akan mendapat informasi" Ucap Rey membenarkan usulan Leo.


"Apa tuan perlu saya mencari tahu tentang orang tersebut?" Tanya Leo menawarkan.


"Tidak perlu, kamu pergilah ke KUA, kamu kan akan mengantarkan berkas ke sana" Ucap Rey mengingatkan.


"Tapi kan masih jam kerja tuan" Ucap Leo.


"Sudah tidak apa, toh pekerjaan hari ini tidak terlalu banyak, pergilah" Ucap Rey.


"Baik tuan , terimakasih. Kalau begitu saya permisi" Leo pun pamit setelah mendapat persetujuan dari Rey.


"Eemm Leo" panggil Rey ketika Leo baru memutar tubuhnya.


"Ada apa tuan?" Tanya Leo.


"Ajak saja Vani,mungkin kalian pulang ke kantor sudah jam makan siang juga" Ucap Rey.


"Oh begitu, ya sudah" Ucap Rey.


"Masih ada lagi tuan? " Tanya Leo.


"Tidak, kamu bisa pergi. Dan ingat hati hati ya" Ucap Rey mengingatkan.


"Iya tuan, saya permisi" Ucap Leo, setelah itu di benar benar pergi dari ruangan kerja Rey.


Kini Leo dalam perjalan menuju KUA setelah tadi dia meminta izin pada Vania,ke Tika berangkat ke rumah Rey tadi pagi, memang Vania sudah mengatakan bahwa hari ini dia akan makan siang bersama teman teman kantornya. Jadi Leo memutuskan untuk pergi sendiri ke KUA tanpa Vania.


Berkas sudah Leo berikan ke kantor KUA, dan untuk tanggal pernikahan yang Leo dan Vania inginkan juga sudab di setujui oleh pihak KUA, Leo melajukan mobilnya tapi bukan ke kantor, melainkan ke tempat lain, karena dia akan bertemu seseorang. Mengingat ini sudah hampir jam makan siang,jadi Leo memutuskan untuk sekalian makan siang saja di luar kantor.


Tadi Leo sudah memesankan makan siang untuk Rey lewat aplikasi dan nanti akan di kirim ke kantor Rey, karena Leo tahu Rey pasti akan lupa makan,terlebih tidak ada yang mengajak dan mengingatkan Rey.


Setelah beberapa saat mengemudi akhirnya Leo sampai di salah satu restoran lesehan, dia mencari seseorang yang sudah menunggunya sejak beberapa menit lalu.


"Om?" Sapa Leo pada seorang lelaki paruh baya.


"Leo?" Ucap om Budi, ya Leo memang janji bertemu dengan om Budi.

__ADS_1


"Maaf ya om nunggu lama" Ucap Leo tak enak hati.


"Om juga baru sampai" Ucap Budi.


"Om sudah pesan makan?" Tanya Leo.


"Sudah baru saja, tadi om juga pesankan makanan untuk kamu yang pasti kamu suka, ini menu makanan paling enak di restoran lesehan ini" Ucap Budi.


",Makasih ya om" ucap Leo seraya tersenyum.


"Sama sama,oh iya nak Leo. Ada apa sampai nak Leo mengajak bertemu?" Tanya Budi.


"Jadi begini om, tadi saya dari kantor KUA mendaftarkan berkas, dan untuk tanggal pernikahan sudah di ACC , pernikahan akan digelar 2 Minggu dari sekarang om" ucap Leo.


"Oh ya? Alhamdulillah kalau begitu. Om doakan semoga rencana kalian bisa lancar sampai hari H" ucap Budi penuh harap.


"Aammiin om" jawab Leo, "oh iya ini om" Leo memberikan amplop coklat kepada Budi.


"Apa ini nak Leo?" Tanya Budi bingung.


"Modal untuk om, ya meskipun mungkin tidak banyak, tapi saya berharap semoga bisa membantu om supaya om bisa lebih mengembangkan usaha pembuatan tahu peninggalan satu satunya milik ibu om" Ucap Leo.


"Tapi nak ini tidak perlu" ucap Budi halus.


"Saya mohon om, tolong terima ini" Ucap Leo penuh harap.


"Saya yakin, om bisa mengembangkan usaha keluarga om, om pasti mau kan usaha yang dirintis oleh kedua orang tua om dari nol bisa lebih berkembang?" Tanya Rey,dan Budi mengangguk.


"Kalau begitu, tolongg terima ya om" Ucap Leo lagi.


"Baiklah nak Leo, ini saya terima. Saya benar benar mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Saya yakin, kalau ibu saya yang tidak lain nenek Vania, melihat nak Rey,pasti dia akan sangat senang karena Vania akan menikah dengan lelaki yang begitu baik dan bertanggung jawab" ucap Budi terharu.


"Tidak om, saya yang sangat bahagia karena bisa mendapatkan Vania. Berkat Vania saya bisa mengenal om Budi dan Tante Rani yang sangat menyayangi Vania dan memperlakukan Vania selayaknya anak kalian. Terimakasih ya om atas semua kasih sayang yang om berikan kepada Vania" Ucap Leo.


"Itu tanggung jawab kami nak Leo " jawab Budi.


.


.......


...**Om Budi baik banget ya? tapi kira kira Anton bakalan gagalin pernikahan Vania sama Leo nggak ya? tulis jawaban di komen yaa 😁...


...Dan jangan lupa, budayakan setelah membaca berikan like vote dan komen sebanyak banyaknya, sebagai tanda dukungan kalian di karyaku ini...

__ADS_1


...Terimakasih**...


__ADS_2