
...^^Happy reading^^...
Akhirnya Laura dan Rey pun sampai di kediaman mereka, sebelum turun dari mobil Laura menyembunyikan testpack di saku piyamanya yang tertutup sweater.
"Rey, nanti kamu yang bawakan makanan ke anak anak ya? Aku akan simpan testpack nya dulu di kamar" ucap Vania.
"Kamu mau langsung pakai?" Tanya Rey.
"Nggak, ini akan aku pakai besok pagi waktu baru bangun tidur, supaya lebih akurat hasil nya" jelas Laura.
"Ohh.. baiklah" jawab Rey,dia pun membukakan pintu untuk istrinya. Mereka berjalan memasuki rumah, satu tangan Rey menggandeng Laura dan satu tangannya lagi membawa makanan pesanan anak anak.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
"Akhirnya Mommy dan Daddy pulang juga" ucap Arsha,kini ketiga anak Rey dan Laura tengah duduk menonton tv diruang tamu.
"Wahh anak anak Daddy nunggu lama ya?" Tanya Rey.
"Ya lumayan Dad" jawab Keysha.
"Ya sudah Daddy sama mommy minta maaf, nah sekarang ini pesanan kalian" ucap Rey sambil menaruh kantung plastik berisi bakso dan mie ayam pesanan ketiga anak anaknya.
"Terimakasih Daddy ,mommy" ucap Si kembar.
"Sama-sama sayang, ya sudah mommy masuk dulu ya kekamar ngaruh sweater" ucap Laura.
"Oke mom" jawab si kembar, Laura pun pergi ke kamarnya.
"Ya sudah Daddy ambilkan peralatan makannya dulu" Rey pun melangkahkan kakinya menuju dapur, jika menyangkut istri dan ketiga anaknya, Rey lebih suka melakukannya sendiri meskipun Rey memperkerjakan asisten rumah tangga.
Sedangkan Laura kini masih di kamarnya, dia menyimpan tastpack di laci meja riasnya lalu melepas sweater, Lalu terpaku dan memandang dirinya lewat cermin besar.
"Rey benar aku memang agak berbeda, pipiku terlihat lebih cabi" ucap Laura sambil memegang kedua pipinya.
"Berat badanku juga sepertinya mulai naik"
Laura pun menyingkap sedikit bajunya ke atas memperlihatkan perut ratanya, meskipun Laura sudah pernah melahirkan tetapi badan Laura masih langsung.
"Kalau aku hamil perutku akan membesar lagi" ucap Laura sambil mengelus perutnya.
Rey kembali ke meja makan dengan membawa 4 mangkuk,sendok dan garpu
"Kok cuma 4 dad?" Tanya Yasha.
__ADS_1
"Daddy masih kenyang, jadi Daddy tidak beli" ujar Rey.
"Ohh begitu" ucap Yasha sambil mengangguk.
"Daddy bantu siapin di mangkuk ya, soalnya panas" ucap Rey.
"Oke dad" ucap si kembar, mereka melihat bagaimana Rey menyiapkan makanan untuk mereka.
"Mommy kok lama ya Dad" tanya Keysha.
"Iya nak, ya sudah kalian makan dulu Daddy susul mommy ya kekamar?" Ucap Rey. Dia pun pergi kekamar setelah menyiapkan makanan untuk anak anak.
Rey terkejut ketika dia membuka pintu kamarnya,di dapan cermin Laura tengah mengelus perut ratanya. Rey tersenyum dan melangkah menuju istrinya.
"Sayangg" ucap Laura terkejut, karena Rey memeluknya dari belakang dan ikut mengelus perut ratanya.
"Aku mengagetkan kamu sayang?" Tanya Rey lembut.
"Sedikit" ucap Laura dengan tersenyum.
"Kenapa mengelus perut?" Tanya Rey.
"Melihat testpack aku jadi ingat waktu akau mengandung si kembar"jawab Laura.
"Kenapa minta maaf Rey?" tanya Laura.
"Karna aku tidak ada disaat kamu mengandung, aku tidak bisa memenuhi ngidamnya kamu, aku tidak bisa menemani kamu saat melahirkan, maaf aku" ucap Rey, suara Rey mulai parau.
"Ini bukan sepenuhnya salah kamu Rey, andai aku tidak kabur,mungkin semua itu tidak akan terjadi, aku juga bersalah. Bukannya menyelesaikan masalah,aku malah pergi" ucap Laura sambil memegang tangan Rey yang masih berada di perutnya.
"Aku bahkan sempat mengusir kamu saat kamu mendatangi aku dan meminta maaf" ucap Laura lagi.
"Aku tau sayang, kamu pasti takut aku akan mengambil anak anak, kamu juga pasti marah atas apa yang aku lakukan. Aku paham semua itu" Rey semakin mengeratkan pelukannya.
"Kalau seandainya kamu memang hamil lagi, aku janji akan berusaha sebaik mungkin menjadi suami yang siaga, apapun yang kamu inginkan akan aku usahakan untuk menurutinya, aku juga mau menemani kamu melahirkan" ucap Rey lagi.
"Aku percaya" ucap Laura sambil tersenyum ke arah cermin.
"Ya sudah, ayo kita kemeja makan. Anak anak pasti sudah menunggu" ajak Rey.
"Oh iya, aku hampir lupa dengan bakso ku" ucap Laura tersenyum. Mereka pun keluar dari kamar menuju ruang makan.
Keesokan harinya pukul 4 pagi Laura sudah bangun dari tidurnya, dia langsung mengambil testpack yang semalam Rey beli, dia pun masuk kedalam kamar mandi.
"Bismillahirrahmanirrahim" Laura mencelupkan testpack nya kedalam urine yang sudah di tampung. 1 menit kemudian hasil dari testpack sudah bisa dilihat.
__ADS_1
Laura mengambil testpack dan betapa terkejutnya dia " garis dua?" Ucap Laura sambil menutup mulutnya, "berarti aku hamil?" Tanya Laura pada dirinya sendiri, air mata sudah tidak bisa dibendung. Air mata itu, adalah air mata kebahagiaan.
"Tapi aku coba sekali lagi" Laura pun kembali memasukkan 1 testpack lagi kedalam urine tadi, agar dia bisa lebih yakin.
1 menit kemudian Laura kembali mengambil testpack, "hasilnya masih sama" ucap Laura tersenyum,dia memegang perutnya.
"Terimakasih ya Allah" ucap Laura penuh syukur. Dia pun kembali ke ranjang dimana dimana Rey masih tertidur.
"Sayangg" Laura menepuk pipi Rey dengan lembut, tak lama Rey mulai melenguh dan mengerjapkan matanya.
"Ada apa sayang?" Tanya Rey dengan suara seraknya.
"Lihat ini" Laura menunjukkan hasil testpack pada Rey.
Rey menerima testpack dari Laura, dia mencoba memperjelas penglihatan nya, sedetik kemudian raut wajah terkejut mulai terlihat dari Rey, "sayang.. ini maksudnya?" Tanya Rey bingung.
"Aku hamil" ucap Laura dengan tersenyum,dia juga mengelus perutnya.
Rey menetes kan air mata bahagia, "terimakasih ya Allah"
Rey menatap Laura dan memeluknya,"terimakasih sayang" Rey mencium kening Laura. Dia pun beralih ke perut istrinya.
"Hallo sayang, ini Daddy" ucap Rey sambil mengelus perut istrinya, "jaga kesehatan ya sayang, jangan nakal ke mommy" ucap Rey, dia pun mencium perut Laura.
"Nanti kita perikasa kedokter kandungan ya?" Ucap Rey.
"Sama siapa?" Tanya Laura.
"Sama aku dong,kan aku suami kamu sayang" ucap Rey sambil mencubit gemas hidung sang istri.
"Kamu emang nggak kerja?" Tanya Laura.
"Enggak, hari ini aku mau anterin kamu periksa kandungan, soal pekerjaan biar Leo yang handle" ucap Rey .
"Ya sudah, kamu mandi sana sebentar lagi masuk waktu sholat subuh, aku mau bangunin anak anak dulu" ucap Laura.
" Ya sudah, aku mandi dulu ya" Rey pun bangkit dari duduknya dan segera masuk kekamar mandi,sedangkan Laura pergi ke kamar anak anaknya untuk membangun kan mereka dan mengajak sholat subuh berjamaah.
.
.
...Hai readers, pagi pagi udah up nih 😁 jangan lupa ya Like, vote dan komennya 🥰...
...Terimakasih...
__ADS_1