
...^^Happy reading^^...
Hingga saat malam hari,ketika semua orang tertidur Yasha dan Arsha memasang sebuah cctv kecil yang tidak memungkinkan seseorang melihat nya.
Saat pagi hari Arsha terkejut melihat Santi yang dengan sengaja menaruh minyak di lantai dapur, Arsha pun langsung memberitahukan kepada Yasha.
"Kak, dia mulai berulah" Ucap Arsha.
"Apa yang dia lakukan?" Tanya Yasha.
"Dia menaruh minyak di lantai dapur, padahal sebentar lagi mommy akan datang" Ucap Arsha.
"Kita harus segera membersihkan nya" Ucap Yasha.
"Ayo kak, Bi Santi juga sudah pergi" Ucap Arsha, mereka berdua pun pergi ke dapur. Untung lah tidak ada yang curiga karena para pelayan tengah sibuk dengan pekerjaan mereka.
"Kita bersihkan sekarang juga" Ucap Yasha.
Mereka pun bergegas membersihkan lantai yang terkena minyak, setelah dirasa sudah bersih Yasha mengetes lantai tersebut untuk mengecek apa lantai tersebut masih licin? Ternyata semua sudah aman, lantai juga sudah kering karena Arsha terus mengipas lantai yang basah tadi. Setelah di rasa cukup mereka berdua langsung ke kembali ke kamar dan memantau dari cctv.
"Kenapa dia melakukan ini kak?" Tanya Arsha setelah mereka berada di kamar.
"Entah lah, itu yang harus kita cari tahu, ada masalah apa sampai dia melakukan ini" ucap Yasha.
Dan ketika mereka pulang sekolah, mereka melihat di tablet mereka dimana Santi tengah memasukkan sesuatu kedalam susu kotak milik Laura. Dan mereka berinisiatif mampir ke salah satu apotek untuk membeli susu kotak lagi karena yang dirumah adalah susu kotak stok terakhir, mereka juga membeli obat untuk mengobati sembelit bagi ibu hamil, karena beberapa hari ini Laura memang tengah sembelit.
Sesampainya di rumah Yasha dan Arsha mengganti susu kotak milik Laura, sedangkan Keysha tidak tahu menahu soal itu, Yasha dan Arsha takut jika Keysha tahu semua ini akan mempengaruhi kesehatan mentalnya,karena Keysha baru saja sembuh dari trauma.Hingga saat setelah makan malam, mereka mengikuti Rey yang tengah membuat susu untuk Laura.
"Kak Daddy sudah selesai" Ucap Arsha berbisik.
"Kamu benar, sekarang saatnya kita beraksi" ucap Yasha, dia pun menghubungi nomor telepon Rey menggunakan ponsel milik salah satu pelayan dirumah ini.
Saat Rey pergi dari dapur untuk mengangkat panggilan telepon, Arsha bergegas masuk kedalam dapur dan mencampurkan obat pencahar yang aman bagi ibu hamil, sedangkan Yasha masih menghubungi Rey namun dia sengaja tidak bersuara, Yasha juga mengawasi keadaan takut kalau ada orang lain yang melihat, terutama Santi.
Setelah selesai, Arsha keluar dari dapur dan bertepatan dengan Rey yang mematikan sambungan telepon karena Yasha tidak menyahut sama sekali, mereka pun bergegas pergi dan masuk ke dalam kamar.
"Kita akan bongkar semuanya malam hari ini juga" Ucap Yasha.
"Lalu, apa langkah kita selanjutnya kak?" Tanya Arsha.
"Nanti,pastikan Keysha tidak ada di rumah" Ucap Yasha.
"Kenapa? " Tanya Arsha.
__ADS_1
"Karena aku masih takut dengan kondisinya, meskipun kata mommy trauma Keysha sudah sembuh, tapi aku takut jika dia mengetahui hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan mentalnya" Ucap Yasha menjelaskan.
"Baiklah kak, aku yakin Daddy akan khawatir dengan kondisi mommy, dan saat itu kita akan suruh Keysha untuk ikut " ucap Arsha.
"Baiklah, tugas kita sekarang, hubungi uncle Leo agar dia datang, bagaimanapun kita butuh uncle Leo " Ucap Yasha.
"Baiklah kak" ucap Arsha , kemudian dia menghubungi Leo agar datang ke rumahnya dengan alasan mereka membutuhkan bantuan saat ini juga.
Flashback off
"Bagaimana? Sudah jelas kan penjelasan ku?" Ucap Yasha sambil memandang remeh ke arah Santi.
"Tidak mungkin" ucap Santi tak percaya.
"Perlu bukti?" Ucap Arsha, dia pun mengambil ponselnya dan mencari nomer telpon seseorang.
"Halo" Ucap Arsha setelah panggilan terhubung.
"Iya kak?" Jawab Keysha, ya Arsha menelepon Keysha untuk mengetahui kondisi Mommy nya.
"Bagaimana kondisi mommy?" Tanya Arsha, dia meloudspeaker ponselnya agar Santi mendengar semuanya.
"Mommy ada di rumah grandma" Ucap Keysha.
"Jadi tadi dijalan dekat rumah grandma mommy minta Daddy untuk kesini, Daddy juga nampak bingung tapi akhirnya Daddy menuruti kemauan mommy. Setelah sampai tapi mommy langsung masuk ke kamar mandi" jelas Keysha.
"Lalu bagaimana kondisi mommy sekarang?" Tanya Arsha penasaran.
"Mommy... Ah itu dia baru keluar dari kamar mandi" ucap Keysha. Dan dari sebrang telepon Arsha bisa mendengar pembicaraan Laura.
"Sayang bagaimana kondisi kamu?" Tanya Rey.
"Aku baik sayang, maaf ya bikin khawatir" Ucap Laura tak enak.
"Terus tadi kamu sakit perut kenapa sayang?" Tanya Farah.
"Nggak tahu mah, habis minum susu perut aku sakit banget. Memang sih beberapa hari ini aku sembelit dan berkat minum susu yang Rey buat tadi aku udah nggak sembelit lagi" Ucap Laura lega.
"Syukurlah kalau begitu" Ucap Rey, dia ikut lega mendengar penjelasan Laura.
"Sudah dengar kak?" Ucap Keysha di sebrang telepon.
"Sudah, terima kasih yaa adik ku tersayang, kalau begitu kakak tutup telepon nya" Ucap Arsha.
__ADS_1
"Oke" Jawab Keysha. Setelah itu sambungan telepon pun terputus.
"Bagaimana? Sudah dengar?" Ucap Arsha menatap Santi, yang hanya diam mendengar pembicaraan Arsha.
"Sekarang katakan, apa motif kamu melakukan hal ini kepada keluarga ku" Tanya Yasha serius.
Santi yang tadi hanya terpaku kini tersenyum remeh, "balas dendam" jawab Santi.
"Balas dendam apa? " Kali ini Leo yang bertanya.
"Memang apa yang Rey atau Laura lakukan, sampai kamu ingin balas dendam?" Tanya Leo lagi.
"Apa yang Rey lakukan? Dia telah menculik suamiku hingga aku tidak tahu dimana suamiku berada sekarang" ucap Santi dengan penuh emosi.
"Menculik suamimu? Memangnya siapa dia?" Tanya Leo penasaran.
"Ini, dia suamiku" Santi memperlihatkan sebuah foto pada Leo, Yasha dan juga Arsha.
"Dia?" Ucap Leo,Yasha dan Arsha bersamaan, mereka juga saling berpandangan.
"Ini suami kamu?" Tanya Arsha kaget.
"Iya" jawab Santi.
"Bukan Daddy, yang menculik tapi kami bertiga" jawab Yasha dengan tenang, sontak jawaban Yasha membuat Santi terkejut.
"Kalian?" Tanya Santi.
"Iya, itu kami" Jawab Leo mengiyakan pertanyaan Santi.
"Kenapa kalian melakukannya? Dimana suamiku?!!" Tanya Santi dengan penuh emosi.
"Kenapa? Dan dimana? Kau yakin ingin mendengar nya?" Tanya Leo remeh.
.
.
...Ada yang kangen nggak? nah hari ini aku hadir mengobati kerinduan kalian 😁 hari ini aku up 2 bab oke ? ...
...Dan jangan lupa untuk klik Like,vote dan komen ya ...
...Terimakasih 🥰...
__ADS_1