
...^happy reading readers^...
Setelah selesai menunaikan sholat Maghrib berjamaah Rey dan Laura,serta ketiga anak mereka berangkat menuju kediaman Farah dan Rendi untuk acara makan malam.
"Aunty Vania bakalan Dateng dad?" Tanya Arsha antusias.
"Kakak masih mengharapkan aunty Vania?" Tanya Keysha.
"Iya lah,sebelum janur kuning melengkung bolehlah kita tikung" ucap Arsha.
"Yakin kamu? Tapi uncle Leo udah ngelamar aunty Vania loh" ucap Laura.
"Apa?" Tanya Arsha kaget.
"Hancur, hancur hatiku" Yasha menyanyikan sebuah lagu yang pernah tenar pada masanya.
"Tahu lagu itu dari mana kamu Yasha" tanya Rey.
"Aku sengaja latihan ngapalin lagu ini khusus buat momen momen seperti ini dad" ucap Yasha sambil memandang Arsha meledek.
"Ahh sakit" Arsha memegang dadanya mendramatisir.
"Lebay" ucap Keysha.
Rey dan Laura hanya tersenyum menanggapi tingkah ketiga anaknya, entahlah kenapa Arsha bisa begitu genit pada wanita, sedangkan Yasha terlalu cuek.
Sedangkan Leo masih berada di apartemen, dia tengah meyakinkan Vania yang tengah gugup.
"Vania, percayalah kamu akan diterima dengan baik oleh keluarga Daguise" ucap Leo sambil menggenggam tangan Vania.
"Aku ragu Leo, pak Rendi dan bu Farah waktu itu baik pada ku karena mereka belum tahu tentang aku. Tapi nanti kalau mereka sudah mengetahui asal usul ku pasti mereka tidak akan setuju" ucap Vania sendu.
"Tuan dan nyonya Daguise tidak pernah memandang orang seperti itu Vania, percayalah aku akan selalu di sisimu" ucap Leo meyakinkan .
"Kamu janji?" Tanya Vania memastikan.
"I'm promise" jawab Leo.
"Baiklah ayo berangkat" kali ini malah Vania yang mengajak Leo.
"Ayo" Leo pun menggenggam tangan kekasih nya itu.
""
Akhirnya mobil Rey pun sampai di kediaman Farah dan Rendi, Rey membukakan pintu untuk istri dan ketiga anaknya. Tepat pada saat itu Leo dan Vania pun sampai.
"Leo" Panggil Laura histeris, sampai Vania,Rey dan sikembar terkejut melihat tingkah Laura.
"Malam nona" sapa Leo sopan.
"Ya ampun Leo ,aku seneng banget liat kamu" Laura mendekat ke arah Leo dan mencubit pipinya gemas.
Rey terkejut dan langsung menghentikan aksi istrinya itu, "sayang kamu apa apaan sih" Protes Rey.
__ADS_1
"Kenapa?"Tanya Laura tanpa berdosa, sedangkan Vania tertawa cekikikan melihat Leo yang masih memegang pipinya sakit.
"Kenapa kamu bilang? Kamu ngapain megang pipi Leo. Aku nggak suka" protes Rey sambil bersedekap dada.
"Apa sih kamu, ini yang minta juga anaknya kok" Ucap Laura.
"Semuanya serba anak" Ucap Rey.
"Nggak percaya? Tanya nih anak kamu" Setelah mengatakan itu Laura pun melangkah lebih dulu memasuki rumah Farah dan Rendi sambil menggandeng Vania.
"Ayo Vania" ajak Laura.
"Baik Bu" Vania sebisa mungkin menyembunyikan tawanya.
"Heh kasih jampi jampi apa kamu ke Laura?" Tuduh Rey.
"Tidak tuan"Jawab Leo cepat.
"Wah sepertinya sifat adik kita bakalan mirip kaya Arsha"Ucap Keysha.
"Maksudnya?" Tanya Arsha.
"Feeling ku adik kita ini perempuan, dan dia mewarisi sifat kamu Arsha" ucap Yasha menimpali.
"Sifat apa? Pintar?" Tanya Arsha.
"Genit" jawab Yasha dan Keysha bersamaan.
"Sttt jangan bilang begitu" ucap Rey .
"Sudah yuk, masuk" ajak Rey pada ketiga anaknya.
"Jangan jangan benar kata Yasha dan Keysha kalau...ah tidak tidak maaf kan Daddy nak, pemikiran Daddy kamu ini jahat sekali" batin Rey.
Sedangkan didalam rumah Laura dan Vania sudah di sambut oleh Farah dan Rendi yang sudah menunggu kedatangan mereka.
"Selamat datang" ucap Farah ramah.
"Mah" Laura mencium tangan Farah dan bergantian pada Rendi.
"Malam Bu" sapa Vania gugup.
"Jangan tegang begitu, kami tidak akan mengintrogasi kamu nak" ucap Farah pada Vania yang terlihat gugup.
"Iya Vania, rilex saja" ucap Rendi menimpali.
"Iya pak ,Bu" jawab Vania tersenyum malu.
"Hai cucu cucu grandpa" sapa Rendi pada ketiga cucunya.
"Haii grandapa, grandma" sikembar balik menyapa Farah dan Rendi.
"Wah beberapa hari nggak ketemu kalian terlihat semakin besar" ucap Farah pada sikembar.
__ADS_1
"Tapi grandma kok semakin cantik" kali ini Arsha kembali mengeluarkan jurus merayunya.
"Wah cucu grandma satu ini paling pintar ngegombal ya" ucap Farah seraya mencubit gemas hidung Arsha.
"Daddy sama uncle Leo mana?" Tanya Rendi pada si kembar.
"Itu grandpa" Yasha menunjuk kearah Rey dan Leo yang tengah berjalan memasuki rumah.
"Pah" Rey mencium tangan kedua orang tuanya .
"Malam tuan, nyonya" sapa Leo.
"Malam Leo, ayo masuk" ajak Rendi pada Rey dan Leo, mereka pun menuju meja makan dimana Laura, Vania, Farah dan sikembar sudah menempati posisi masing masing.
"Wah Rey kenapa muka kamu?" Tanya Farah pada anak laki lakinya yang tengah cemberut.
"Cemburu mah" jawab Laura sambil tersenyum.
"Loh, cemburu kenapa?" Kali ini Farah semakin antusias.
"Masa, Laura seneng liat Leo sampai sampai megang pipi leo" ucap Rey menceritakan kejadian didepan rumah tadi.
"Ya kan ini permintaan anak kamu sayang" Ucap Laura mencoba menenangkan Rey yang tengah mode on ngambek.
"Emang ada mah kaya gitu?" Tanya Rey pada Farah.
"Ya ada Rey, namanya juga ibu hamil,emang ada aja kelakuannya yang mungkin bagi kamu aneh. Tapi kamu harus sabar toh masih ada batasan nya kok, kamu tahu nggak kalau nggak keturutan nanti kalo udah lahir anak kamu ileran,mau?" ucap Farah.
"Tuh dengerin mamah" ucap Laura.
"Iya iya mah, enggak" jawab Rey.
"Ya udah, nggak usah ngambek nggak malu sama anak anak" ucap Farah.
"Enggak mamah, ya udah sekarang kita mulai ajak makan malamnya yuk" ucap Rey tak sabar.
Merekapun memulai makan malam tapi lebih dulu membaca doa sebelum makan di pimpin oleh sikembar.
Malam itu di kediaman Daguise benar benar dipenuhi oleh kehangatan keluarga, Vania juga sudah tidak terlalu kaku berbicara dengan Farah dan Rendi, dan Arsha tidak henti hentinya menggoda Vania yang membuat Leo kesal.
Vani,dan Laura yang memang sudah lama tidak merasakan kehangatan keluarga dari orang tua merasa bahagia,apa lagi Laura yang tengah hamil,membuatnya sangat mudah menangis haru.
.
.......
......**Haii readers maaf ya author baru bisa up, hari ini bener bener lagi nggak vit karena lagi flu berat, nah kalian jangan lupa jaga kesehatan ya readers......
...Dan jangan lupa juga setelah baca klik Like Vote dan komen. kalau berkenan kasih tips juga yaa 😁...
...Terimakasih juga untuk semangat yang selama ini kalian tulis dikomentar, aku baca semuanya kok 🥰...
...Terus jadi pembaca setiaku yaa, karena kalian adalah semangat ku 🥰**...
__ADS_1