Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
season 2 (kabar baik)


__ADS_3

“Baiklah saya bersedia,” Yahsa berucap dengan yakin.


Nathalie yang tengah bingung pun dibuat terkejut dengan


pernyataan Yasha, mata Nathalie langsung menatap tajam kearah Yasha, karena


Nathalie tidak mau memberikan harapan palsu kepada kedua orangtuanya yang


terlihat sudah sangat berharap agar Nathalie segera menikah.


“Yasha? Jangan bercanda,” ucap Nathalie tegas.


“Aku tidak sedang tidak bergurau, aku serius,” jawab Yasha


dengan penuh keyakinan.


“Uncle, aunty, saya janji akan menikahi Nathalie setelah uncle


keluar dari rumah sakit,” ucap Yasha yakin.


Mendengar ucapan Yasha yang begitu yakin, mata kedua orantua


Nathalie pun penuh dengan binary bahagia, mereka tidak bisa lagi menyembunyikan


kebahigaannya, karena sebentar lagi anak semata wayang mereka akan segera


menikah.


Rencananya pernikahan mereka akan diadakan di Indonesia, itu


semua juga atas permintaan kedua orangtua Nathalie, dan sebelum berangkat ke


Indonesia mereka akan memeriksakan kondisi George lebih dulu, supaya mereka


bisa lebih yakin kalau George benar-benar sudah sehat.


Yasha berpamitan untuk menghubungi orantuanya, meskipun


Yasha yakin mommy dan daddy nya akan senang mendengar kabar ini, mengingat


Laura memang sudah sangat sering menjodohkan Yasha dengan Nathalie.


“Yasha?” suara lembut Laura terdengar menyapa pendengaran


Yasha.


“Assalammualaikum mom.”


“Waalaikumsalam, kalian sudah sampai kan nak?” tanya Laura


khawatir.


“Iya, mommy tenang saja, aku dan Nathalie sudah sampai,


bahkan kami sudah ada di rumah sakit sekarang,” jawab Yasha.


“Syukurlah kalau begitu, oh iya Yasha disana pukul 20.30


malam kan ya kalau nggak salah?” tanya Laura.


“Iya mom.”


“Kamu sudah makan malam?”


“Belum mom, nanti sebentar lagi aku makan kok,” ujar Yasha.


“Oh iya mom, ada hal penting yang ingin aku bicarakan.”


“Apa itu?” tanya Laura penasaran, kemudian Yasha pun


menceritakan semua hal yang terjadi tadi, sampai kedua orangtua Nathalie

__ADS_1


meminta Yasha untuk menikahi Nathalie, tentu saja sesuai dugaan Yasha, Laura


teramat senang mendengar kabar bahagia ini, bahkan dia juga sangat bersemangat


untuk membantu rencana pesta pernikahan mereka berdua.


“Mommy akan sampaikan kabar bahagia ini kepada daddy dan


ketiga adik kamu, serta grandpa dan grandma, mommy yakin mereka akan sangat


senang,” ujar Laura seraya tersenyum bahagia.


“Terserah mommy, ya sudah mom aku cari makan dulu ya?”


“Iya sayang, salam ya buat calon menantu mommy.”


“Iya,” jawab Yasha dengan malas, kemudian dia pun menutup


teleponnya dan kembali masuk kedalam ruang rawat ayah Nathalie. Sesampainya


disana, Jennifer meminta Nathalie untuk membawa Yasha mencari makan malam,


karena Jennifer yakin Nathalie dan Yasha belum sempat makan malam.


Kini Nathalie dan Yasha tengan berjalan beriringan dikoridor


rumah sakit, mereka berniat makan direstoran yang bersebrangan dengan rumah


sakit.


“Yasha, kenapa kamu menyetujui permintaan Daddy ku?” tanya


Nathalie.


“Lalu kalau aku tidak mau, kamu akan mengatakan apa? Kamu


bingung kan mau menikah dengan siapa? Karena kamu tidak memiliki kekasih?” ujar


Yasha, Nathalie pun terdiam karena apa yang Yasha ucapkan memang benar.


bersalah dengan orangtua kamu, tapi meskipun kita sudah menikah nanti, aku


tidak mau ya kalau kita satu kamar,” ucap Yasha lagi.


“Idih gr siapa juga yang mau satu kamar dengan dia,” batin


Nathalie kesal.


“Nathalie kamu dengarkan?” seru Yasha, dia belum mendengar


jawaban Nathalie, dan tentu saja itu belum puas bagi Yasha.


“Iya Yasha, aku juga tidak berminat sama sekali untuk tidur


satu ranjang sama kamu,” ucap Nathalie dengan kesal. Akhirnya mereka pun sampai


direstoran yang mereka tuju, dan mereka memesan makan malam sesuai keinginan


masing-masing.


Disisi lain, Keysha tengah sibuk mengurus pekerjaannya


karena tidak ada Nathalie yang membantunya, belum lagi dia harus meeting dengan


beberapa client di luar kantor, dan ada beberapa berkas juga yang harus Keysha


cek, membuatnya frustasi.


“Ya Allah semoga Natalie cepet


pulang, bisa stress aku kalau kerja sendirian begini,” ucap Keysha.

__ADS_1


Kini Keysha baru saja selesai


meeting disalah satu restorant, dia pun berniat untuk kembali ke kantornya,


namun karena Keysha melangkah dengan tergesa-gesa, Keysha tidak sengaja menbrak


seseorang sampai beberapa berkasnya jatuh berserakan.


“Oh maaf,” ucap Keysha, dia


langsung jongkok untuk membereskan beberapa berkasnya.


“Tidak apa-apa, saya juga


bersalah karena kurang memperhatikan jalan,”


Keysha menoleh kearah pria yang tidak


sengaja dia tabrak, karena dia merasa sangat familiar dengan suara tersebut.


“Arya?” ucap Keysha terkejut.


“Hai Key,” sapa Arya, dia tidak


menyangka bisa bertemu kembali dengan Keysha.


“Kamu apa kabar?” tanya Arya.


“Alhamdulillah aku baik, kamu?”


“Alhamdulillah aku juga baik.”


“Sendirian? Kiara mana?” tanya


Keysha, pasalnya dia tidak melihat keberadaan Kiara.


“Iya, kebetulan Kiara aku


titipkan di rumah orangtua ku,” jawab Arya.


“Oh begitu,” Kanaya melihat jam


dipergelangan tangannya, “Ar, aku duluan ya? soalnya bentar lagi aku ada


meeting,” pamit Keysha.


“Oh iya, silahkan … hati-hati ya?”


“Kamu juga, sampai jumpa lagi,”


Keysha pergi  seraya melambaikan


tangannya kearah Arya.


Aku mau cerita lagi nih, jadi


karyaku yang ini telah di plagiat oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dia


mengupload cerita ku di platform W, aku berterimakasih kepada kak Salma


Salbila298 yang sudah memberikan aku informasi tersebut, dia bahkan membantu


aku banyak , terimakasih kak Salma …


Dan aku berharap semoga tidak ada


lagi tindakan plagiarisme, karena hal seperti itu sangat DILARANG! Aku juga


menghimbau, jika kalian menemukan karyaku yang ada di Noveltoon, kemudian


terbit di platform lain, aku harap kalian bisa memberitahukan hal itu ke aku

__ADS_1


ya? karena bisa saja itu tindakan Plagiat.


Terimakasih.


__ADS_2