
Hari ini Rendi pulang dari urusan pekerjaan nya, dan nanti malam akan diadakan makan malam dengan mengundang ibu Vania juga om dan tantenya.
"Kamu udah hubungi ibu?" Tanya Leo.
"Sudah Leo" Jawab Vania. Dapat Leo lihat, ada sesuatu yang tengah Vania pikirkan.
"Kenapa sayang?" Tanya Leo pada Vania sambil menggenggam tangannya.
"Leo.. aku takut kalau ibu ku akan membuat malu nanti" Ucap Vania resah.
"Sttt jangan bilang begitu" Tegur Leo.
"Leo, aku tidak bermaksud menjelekkan, tapi kamu tahu sendiri kan perangai ibuku bagaimana?" Ucap Vania.
"Iya aku paham, sudah ya jangan di pikirkan.. aku yakin, makan malam nanti semuanya akan berjalan lancar" Ucap Leo menenangkan Vania.
"Ekheem" Rey keluar ruangan kerjanya dan mendapati Leo tengah bersama Vania.
"Pak Rey" Sapa Vania tak enak.
"Pacaran terooooss" Sindir Rey.
"Bukan pacaran pak" Elak Leo.
"Terus apa?" Tanya Rey.
"Membicarakan masa depan" Jawab Leo yakin.
"Masa depan bukan cuma di bicarakan, tapi di wujudkan" Ucap Rey.
"Lah ini, kita tengah menyusun strategi" Jawab Leo lagi.
"Kamu tuh ngeles terus" Ujar Rey kesal, karena dia kalah berdebat dengan Leo.
"Ta.." Saat Leo ingin menyanggah , Rey kembali berucap.
"Ayo, kita pergi meeting, jangan karena kamu membicarakan strategi masa depan, kamu jadi lupa pekerjaan masa sekarang" Ucap Rey, dia pun langsung melangkah meninggalkan Vania dan Leo tanpa memberikan kesempatan kepada Leo untuk berbicara.
"Sayang aku pergi dulu ya Dahh" Leo segera pergi menyusul Rey sambil terus melambaikan tangan ke arah Vania.
Vania membalas lambaian tangan Leo sambil tersenyum, dia tidak pernah menyangka kalau dia akan begitu dekat dengan Leo bahkan akan segera menikah, selama ini Vania hanya mengagumi Leo dalam diam. Vania akui, Rey sangat berperan dalam kedekatan hubungan nya dengan Leo.
"Pak Rey mestinya buka perusahaan baru nih, biro jodoh" Batin Vania sambil tertawa.
...****************...
Sedangkan kini, Leo dan Rey sedang berada dalam mobil menuju tempat meeting dengan Client. Leo duduk di kursi kemudi, sedangkan Rey duduk di sampingnya sambil memegang tablet, dia tengah mempelajari lagi hal yang akan dibicarakan nanti agar tidak ada kesalahan.
"Pak" Panggil Leo.
"Nggak usah formal Leo, kita cuma berdua" Ucap Rey.
"Iya, Rey" Panggil Leo lagi.
"Apa?" Tanya Rey.
__ADS_1
"Nanti Arsha ikut?" Tanya Leo.
"Iya lah halus eh harus" Rey meralat ucapannya.
"Ck ngapain di bawa si tuh bocil" Protes Leo.
"Kenapa emang?" Tanya Rey.
"Kan kamu tahu aku gimana sama dia" Ucap Leo.
"Heh, dendam banget kamu sama Arsha, kenapa? Takut Vania berpaling? Iyalah anakku ganteng namanya juga dari bibit unggul" Ucap Rey bangga.
"Nggak bapak nggak anak sama - sama narsis" ucap Leo.
"Lagian ya Leo, aku tuh bingung. Kalian tuh kenapa cuma bisa akur kalo lagi kerjasama, kerjasama buat nutupin hal penting dari aku" Ucap Rey, dan itu membuat Leo diam.
"Lagian jangan terlalu dendam sama Arsha, siapa tahu nanti Arsha jadi menantu kamu" Ucap Rey lagi.
"Astaghfirullah, amit - amit" Ucap Leo kaget.
"Heh ngomong apa kamu" Ucap Rey garang.
"Kalau Arsha aku nggak mau, kalau Yasha aku mau" Ucap Leo.
"Aku yang nggak mau" Ucap Rey.
"Nggak mau apa?" Tanya Leo bingung.
"Nggak mau punya besan kaya kamu" Ucap Rey.
"Rey... Boleh yaa kalau Yasha jadi menantuku" ucap Leo dengan memohon.
"Apa sih, kamu aja belum punya anak" Ucap Rey.
"Nanti aku langsung gaspol" Ucap Leo.
"Heh, ngomong apa?" Ucap Rey sambil menjewer telinga Leo.
"Ampun ampun.. Rey sakit aku lagi nyetir" Ucap Leo mengadu kesakitan.
"Berani kamu macem - macem, aku sunat lagi kamu" Ancam Rey.
"Kejam banget" ucap Leo.
"Udah fokus nyetir" Ucap Rey, dan Leo pun kembali fokus menyetir.
......................
Sore hari sepulang kerja, seperti biasa Leo mengantarkan Vania pulang ke rumah Farah. Dan ternyata Rendi juga sudah tiba di rumah.
"Assalamu'alaikum" ucap Leo dan Vania mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam" Jawab Rendi dari dalam rumah. Leo dan Vania pun menyalimi tangan Rendi.
"Sampai jam berapa pah?" Tanya Leo.
__ADS_1
"Jam 2 siang" Jawab Rendi.
"Oh iya, nanti malam untuk acara makan malam, Vania sudah menghubungi keluarga kan?" Tanya Rendi.
"Sudah pah" Jawab Vania.
"Oh iya Leo, suruh anak buah untuk menjemput ibu dan om nya Vania ya?" Ucap Rendi.
"Iya pah" Jawab Leo.
"Mamah mana pah?" Tanya Vania.
"Disini" Farah yang baru datang dari dapur langsung menyahut dengan membawa beberapa minuman dan camilan.
"Mah" Vania dan Leo pun mencium punggung tangan Farah.
"Baru sampai?" Tanya Farah.
"Iya mah" Jawab Leo dan Vania bersamaan.
"Ya udah,duduk santai dulu sambil nikmatin kue yang baru mamah bikin" Ucap Farah.
"Mamah bikin kue?" Tanya Vania.
"Iya sayang, untuk acara makan malam nanti" Jawab Farah.
"Maaf ya mah, jadi ngerepotin" Ujar Vania merasa tak enak.
"Jangan bilang begitu, mamah seneng kok. Mamah tuh lagi belajar resep baru dari Laura " Ucap Farah.
"Lama - lama papah bikinin toko kue buat mamah deh kayaknya" Ujar Rey.
"Jangan dong pah, mamah bikin kue tuh karna hobi. Dan Vania jangan merasa nggak enak ya sayang" Ucap Farah seraya tersenyum.
"Makasih mah, pah. Mamah dan papah udah baik banget sama Vania, terimakasih sudah menerima Vania dengan sangat baik di keluarga ini" Ucap Vania, air mata mulai menggenang di pelupuk mata nya.
"Nak, kan papah sudah bilang kamu sudah kami anggap sebagai putri kami, selayaknya Laura" ucap Rendi menenangkan Vania.
"Iya sayang, kenapa mamah dan papah bisa langsung menerima kamu, karena kami yakin kamu adalah wanita baik, kami percaya pilihan Leo tidak akan pernah salah" ucap Farah sambil memandang Leo dan bergantian memandang Vania.
"Terimakasih mah,pah.. berkat mamah dan papah aku bisa merasakan hangatnya keluarga selain dari om Budi dan Tante Rani" Ucap Vania.
"Ah iya, mendengar nama om sama Tante kamu mamah jadi pengen ketemu mereka, mamah pengen kenal sama Tante Rani. Leo bilang masakan Tante Rani enak banget" Ucap Farah.
"Iya mah, nanti aku kenalin ya" Ujar Vania.
"Iya nak, ya sudah ayo di cicipi kuenya" ucap farah.dan sore itu Vania , Leo ,Farah dan Rendi saling bercengkrama. Mereka juga membahas rencana pernikahan yang ternyata sudah 60%.
.
.
...**Siapa yang nungguin Triple Baby CEO? 😁 maaf ya baru bisa up malem 😌 dan jangan lupa setelah baca klik Like, Vote dan komen supaya aku lebih semangat buat up 😉...
... Terimakasih**...
__ADS_1