Anak Genius - Triple Baby CEO

Anak Genius - Triple Baby CEO
Teringat masa sulit


__ADS_3

Flashback on


Pada saat itu Laura berniat menjemput si kembar di sekolahnya, namun mata Laura menyipit kala melihat segerombolan anak - anak tengah berkumpul di depan gerbang sekolah. Laura pun mencoba melihat ada apa, karena Laura seperti melihat tas milik Keysha.


Samar - samar Laura mendengar suara anak perempuan yang tengah berbicara cukup keras.


"Kalian anak yang nggak punya papah" Ucap anak laki - laki.


"Kenapa kalian nggak punya Ayah? Ayah kalian pasti nggak suka sama kalian" Ucap anak perempuan dengan di iringi tawa, begitu juga anak - anak yang mengerumuni.


"Kami punya Ayah!!!" Teriak suara anak laki - laki.


Mata Laura terbuka lebar. Kala melihat Arsha dan Keysha yang tengah duduk berjongkok sambil menutupi telinga mereka, sedangkan Yasha duduk melindungi kedua adiknya, namun nampaknya kesabaran Yasha sudah mulai habis,dia pun bangkit dan berteriak di depan anak - anak yang tengah membully mereka.


"Jangan ganggu adik - adik ku" Ucap Yasha dingin.


"Kenapa? Nggak suka??" Ucap seorang anak lelaki semakin menantang Yasha.


Laura pun mendekati mereka mencoba melerai mereka semua.


"Hentikan!!" Teriak Laura mencoba melerai anak - anak itu. Ketika Laura datang anak - anak yang tengah membully si kembar pun langsung berlarian membubarkan diri.


"Sayang kalian tidak papa?" Ucap Laura, dia mencoba mengecek kondisi anak - anaknya.


"Aku benci mommy!!" Teriak Keysha, dia berlari menghindari Laura.


"Keysha!!" Teriak Laura.


"Mommy lihat sendiri kan? Bagaimana kami di sekolah? Kami lelah mom" Ucap Yasha dia pun pergi menyusul Kesysha.


Hanya ada Arsha sekarang, "momm" Panggil Arsha lirih.


"Mommy minta maaf" Ucap Laura terisak.


"Akan sampai kapan mommy menyembunyikan identitas Daddy?" Tanya Arsha. "Kasihan kak Yasha, dia yang menjadi tameng untuk ku dan Keysha ketika kami ada masalah" Ucap Arsha.


"Mommy minta maaf" Hanya itu yang keluar dari bibir Laura.


Flashback off


Rey menatap Laura yang tengah melamun, namun ada bulir air mata yang jatuh membasahi pipi mulusnya, Rey pun mencoba mendekat dan memegang tangan Laura lembut.


"Sayang..." Lirih Rey memanggil Laura.


Laura tersentak karena tiba - tiba Rey sudah berada di sampingnya, "eh ada sayang??" Tanya Laura.


"Kamu kenapa?" Tanya Rey khawatir.


"Aku nggak papa kok" Jawab Laura.


"Nggak papa kok kamu nangis?" Tanya Rey.


"Nangis?" Beo Laura, rupanya dia tidak menyadari kalau air mata sudah terjun bebas membasahi pipinya.


"Iyaa.. ini" Rey mengusap pipi Laura yang basah.


"Ehh iyaa.." Ucap Laura seraya tersenyum.


"Kamu memikirkan apa hmm??" Tanya Rey sambil mengelus tangan Laura lembut.


"Aku nggak mikirin apa - apa kok" Jawab Laura bohong.


"Nggak mungkin sayang.. jangan bohong " ucap Rey tidak percaya.

__ADS_1


"Eemm aku hanya teringat masa laluku dulu Rey" Jawab Laura, "masa dimana si kembar mengalami masa sulitnya karena ke egoisan ku menyembunyikan identitas kamu" Ujar Laura.


"Memang seberat apa itu??" Tanya Rey sendu.


"Mereka sering di bully di sekolah dulu, dan Yasha lah yang menjadi tameng untuk adik - adik nya " ucap Laura.


"Aku yakin, semua itu yang membentuk mental anak - anak kita menjadi kuat " ucap Rey.


"Kamu benar Rey, dan Yasha menjadi sosok pemimpin dalam keluarga juga adik - adiknya, Yasha menjadi sosok panutan bagi Arsha dan Keysha " jelas Laura.


"Sayang.. aku janji, aku akan selalu berusaha agar kamu dan anak - anak tidak melewati masa - masa sulit itu lagi" ucap Rey.


"Aku percaya sayang" Ucap Laura seraya tersenyum.


Dan dari pintu depan terdengar suara Leo dan Vania mengucap salam.


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam"


Leo dan Vania pun masuk ke dalam rumah, mereka menuju ruang keluarga di mana Rey dan keluarga kecilnya tengah berkumpul.


"Hai Vania , Leo" sapa Laura.


"Haii kak" Jawab Vania.


"Hai uncle, aunty" Sapa si kembar.


"Hai sayang.." jawab Vania.


"Uncle mana oleh - oleh untuk ku" Tanya Arsha.


"Loh? Kan udah sama mommy" Jawab Leo.


"Bukan itu..." Ucap Arsha kesal.


"Baby cantik yang katanya mau di jodohin sama Arsha" Jawab Arsha polos.


"Uncle bilang begitu?" Tanya Vania.


"Iya aunty" Jawab Arsha.


Semua mata pun menatap Leo, sedangkan Leo yang ditatap hanya menyengir dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Kamu janjiin apa ke Arsha?" Tanya Rey serius.


"Emmmm... Jadi.. begini" Ucap Leo menjelaskan.


Flashback on


H-2 pernikahan Leo dan Vania


Leo tengah berada di kediaman Rey dan Laura, seperti nya ada yang tengah Leo pikirkan, Arsha yang melihat Leo tengah gundah gulana pun mendatangi nya.


"Uncle kenapa?" Tanya Arsha sambil duduk disamping Leo.


"Kamu anak kecil mana tahu permasalahan uncle" Jawab Leo.


"Nyesel aku nyapa uncle" ucap Arsha sambil memakan jajan nya.


"Uncle tuh lagi bingung" Ucap Leo frustasi.


"Kenapa?" Tanya Arsha.

__ADS_1


"Setelah menikah nanti uncle pengin kasih aunty kejutan, tapi apa ya???" Ucap Leo.


"Liburan aja" Jawab Arsha.


"Iya tapi kemana ya??" Tanya Leo.


"Aunty pernah cerita nggak pengin kemana? atau ada tempat yang belum aunty kunjungi?" Tanya Arsha.


"Katanya aunty pengen lihat menara Eiffel" Jawab Leo.


"Berarti ke Paris dong ya??" Tanya Arsha.


"Ah iya kamu benar Arsha" Jawab Leo sambil tersenyum gembira.


"Gitu aja galau nya udah setengah mati" Ucap Arsha meledek.


"Kamu belum jadi orang dewasa sih" Ucap Leo kesal.


"Nyatanya aku sering menyelesaikan permasalahan orang dewasa" Jawab Arsha, dan itu membuat Leo terdiam.


"Mau aku rekomendasikan hotel yang bagus nggak Uncle?" Tanya Arsha.


"Lah semua hotel kan sama aja?" Ucap Leo.


"Uncle tuh gimana sih, mau ngasih kejutan tapi setengah - setengah" ucap Arsha remeh.


"Terus kalau mau total harus gimana?" Tanya Leo.


"Ini, kamar hotel dengan pemandangan menara Eiffel" Arsha memperlihatkan sebuah foto kamar hotel.


"Wah bagus " Ujar Leo kagum.


"Kalau uncle mau bisa aku pesan kan sekarang, soalnya ini terbatas" Ucap Arsha.


"Boleh Arsha" Ujar Leo semangat.


"Tapi aku ikut ya uncle?" Ucap Arsha.


"Jangan..." Tolak Leo.


"Ya udah aku nggak mau pesenin" Ancam Arsha.


"Aduh Arsha jangan gitu dong, nanti uncle bawain oleh - oleh" Ucap Leo merayu.


"Apa??" Tanya Arsha.


"Baby girl yang cantik dari uncle sama aunty, nanti uncle jodohin sama kamu kalau udah besar, terus kamu jadi menantu uncle sama aunty deh, gimana?" Tanya Leo meminta persetujuan Arsha.


Arsha berpikir sejenak, "janji uncle?" Tanya Arsha.


"Janji" Jawab Leo.


"Oke deh aku booking sekarang" Ujar Arsha. Kemudian Leo pun memberitahukan kapan jadwal keberangkatan nya.


Flashback off


.


.......


......**Siapa nih yang setuju kalau nanti anak Leo di jodohkan dengan Arsha ?? 😅 ......


......Kira - kira kalau aku buat season 2 bakal rame nggak ya??? ......

__ADS_1


...Jangan lupa kasih like ,vote dan komen yaaa jika berkenan kasih tips juga dong 😁 ...


......Terimakasih** ......


__ADS_2