Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 14 Bandara Suvarnabhumi 2


__ADS_3

Setelah puas berlibur di negara yang mendapat julukan negeri gajah putih itu keesokan harinya mami Tiara pun memutuskan untuk kembali pulang ke Indonesia.


Di Jadwalkan Mami Tiara berangkat ke Bandara pada sore hari dan akan mengambil perjalanan pada malam hari dikarenakan pada waktu pagi hari rasanya masih belum puas beristirahat jadi,pagi harinya dimanfaatkan untuk kembali tidur kembali sebelum bepergian lagi agar di perjalanan tubuhnya fit.


Setelah badan nya agak enakan barulah Mami Tiara berkemas barang-barang yang kemarin di beli begitupun baju-baju dimasukan dalam koper Putry pun sama berkemas karena besok akan langsung berangkat menuju asrama kampus karena masuk kuliah akan segera dimulai.Setelah semuanya beres barulah Mami Tiara mengajak Putry untuk sarapan karena perutnya mulai bunyi meskipun telat sarapannya menjelang siang bukan waktu masih pagi.


"Put,Mami Pulang dulu ya,sampai sini antarnya kasihan kalau kelamaan nanti papi mu kesepian di rumah." Ucap Mami Tiara.


"Oh ya sudah Mam tidak apa-apa,Terimakasih sudah antar Putry dan menemani dulu beberapa hari."


"Iya sama-sama kamu jaga diri baik-baik ya sayang,kalau ada apa-apa tolong hubungi Mami."


"Iya Mam,Pokoknya tidak usah khawatir aku baik-baik saja kok dan bisa jaga diri."


Begitu lah kira-kira percakapan Ibu dan Anak ketika akan berjauhan kembali.


Untuk yang sekarang,tidak usah mengantri beli tiket lagi karena waktu itu dari Agen perjalanan membeli sekaligus paket pulang pergi jadi sekarang sehabis sarapan bisa bersantai dulu menonton televisi di dalam kamar hotel.Beberapa jam kemudian,tidak terasa waktu sudah menunjukan jam dua siang sesudah makan siang lalu Mami Tiara bergegas mandi siap-siap dari siang biar berangkat ke Bandara tidak mepet waktu dan kemacetan di Jalan.Jalanan di Bangkok sama dengan Jalanan Jakarta super padat oleh lalu lalang kendaraan.Sudah berdandan rapi barulah Mami Tiara keluar hotel menuju Bandara dan Mbak Penerjemah yang sengaja di sewa dari Indonesia dan ikut menemani sepanjang liburan di negara gajah putih ini.


Di karenakan Mami Tiara tidak bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Thailand jadi Mbak Penerjemahlah yang berkomunikasi dengan petugas di Bandara nanti.Kali ini kita berangkat menuju Bandara menggunakan Taksi begitu Taksi sampai menuju depan hotel kita berdua langsung bergegas menuju mobil taksi yang sudah dipesan dan sudah berada di Depan hotel itu,sementara Putry hanya mengantarkan depan hotel saja karena dia juga akan bersiap berangkat menuju asrama sebelum hari menjelang malam.


"Put,Mami pulang dulu ya,nanti kapan-kapan Mami pasti jenguk Putry kesini lagi."


"Semoga betah di kampusnya nanti dan kuliahnya lancar." Tambahnya lagi.


"Saya juga pamit ya neng,Jaga diri baik-baik disini ya apalagi jauh dengan Tante Tiara mama mu." Ucap Mbak penerjemah itu.


"Iya mbak,Mam Putry akan jaga diri disini kok,tenang aja Putry udah gede." Ucap Putry sembari menyalami tangan mami nya dan mbak penerjemah itu.


"Oiya Mam,salam ya buat Papi dan Bi Laksmi di rumah."

__ADS_1


"Iya nanti Mami sampaikan,sudah dulu ya Mami mau berangkat dulu kasihan ini supir taksinya menunggu dari tadi."


"Iya Mam hati-hati dijalan semoga selamat sampai Indonesia,nanti kalau sudah landing disana kabarin Putry,ya!"


"Iya Put,Asalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Mobil Taksi pun melaju dari depan hotel menuju Bandara butuh waktu sekitar dua puluh lima menit untuk bisa sampai menuju Bandara.


Dua puluh lima menit pun berlalu,akhirnya tibalah sampai juga di Bandara dan untuk hari ini adalah hari terakhir berada di negeri gajah putih dan akan pulang kembali menuju tanah air.Banyak kenangan yang mengesankan di sini di kota ini di negara ini bersama anak semata wayang tapi sekarang akan berpisah dengan jarak dikarenakan sang anak akan menimba ilmu di negara ini.


"Semoga Kuliahmu lancar,nak!" Gumam Mami Tiara dalam hati.


Sesampainya di bandara ternyata tidak langsung bisa take off akan tetapi harus menunggu dulu pengumuman petugas bandara melalui speaker.Katanya pesawat yang mau menuju negara Indonesia agak sedikit delay dikarenakan pesawat kehabisan bahan bakar yaitu avtur.Ya tidak apa-apa lah delay sebentar karena tidak dalam kondisi buru-buru jadi sedikit santai saja bisa duduk-duduk dulu di kursi ruang tunggu penumpang.


Papi Indrawan  : (" Asalamualaikum, Hallo Mami bagaimana kabarnya?")


Mami Tiara      : ("Waalaikumsalam, Hallo juga papi,papi sendiri gimana kabarnya selama ditinggal mami?")


Papi Indrawan  : ("Alhamdulilah Papi sehat-sehat saja oh iya,gimana proses pendaftaran kuliahnya Putry di terima tidak? Terus rencana pulang ke Indonesia kapan Mami?")


Mami Tiara   : ("Syukurlah kalau sehat papi,Mami sempat khawatir Alhamdulilah untuk urusan pendaftaran kuliah Putry lancar dan Putry juga sudah diterima di salah satu Universitas di kota ini,Rencana Mami pulang sore ini cuma pesawat masih delay pih.")


Papi Indrawan   : ("Oh ya sudah kalau gitu tunggu saja dulu disitu,yang penting selamat nanti sampai Indonesia,nanti kalau sampai Bandara Indonesia kabari ya biar papi jemput.")


Mami Tiara   : ("Iya papi ini sedang nunggu,siap nanti di kabari lagi,sudah dulu ya pi teleponnya Wasalamualaikum.")


Papi Indrawan   : ("Waalaikumsalam")

__ADS_1


Lalu telepon pun terputus dan handphone nya kembali dimasukan kedalam Tas.


Daripada sepi hening cuma melihat layar handphone terus Mbak penerjemah memulai percakapan.


"Mbak,Siapa tadi yang menelepon?"


"Oh tadi suami saya mbak nanyain kabar kapan saya pulang."


"Enak ya mbak, sudah bersuami ada yang perhatian meskipun sedang berjauhan juga."


"Iya alhamdulilah mbak,loh kenapa memangnya mbak?"


"Hehe..tidak mbak hmm..anu saya masih jomblo sih jadi kurang ada yang perhatian."


"Oh gitu,aduuuhh kasihan sekali mbaknya cari dong mbak apa belum ada yang cocok?"


Setelah saling mengobrol dan bersenda gurau lalu pengumuman dari petugas bandara pun akhirnya terdengar juga melalui speaker bandara.


Pesawat pun akhirnya sudah ada yang siap terbang sore ini dan para penumpang yang membludak menunggu di ruangan tunggu penumpang itu akhirnya berhamburan berjalan menuju terminal area keberangkatan luar negeri.


"Alhamdulilah akhirnya kita jadi pulang juga ke Indonesia." Ucap Mami Tiara.


"Iya Mbak alhamdulilah,rasanya saya juga sudah rindu sama orang tua,dan adik-adik saya di rumah." Ucap mbak penerjemah ikut bersuara.


"Terimakasih ya mbak sudah banyak membantu saya selama disini." Ucap Mami Tiara berterimakasih kepada penerjemah yang telah disewanya.


"Iya,mbak sama-sama saya juga mau mengucapkan terimakasih karena telah mau bekerja sama dengan saya." Jawab Penerjemah itu kemudian.


Mereka pun berjalan menuju segera masuk ke dalam pesawat.

__ADS_1


__ADS_2