Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 98 Putry Menikah


__ADS_3

Dua minggu kemudian


Setelah melaksanakan acara lamaran dua minggu yang lalu,hari ini Putry dengan Anggara akan melaksanakan acara akad nikah sekaligus resepsi.


Acara sakral seumur hidup sekali ini akan dilaksanakan di Gedung Juang 45, sebuah gedung pertemuan di dekat Taman makam pahlawan.Gedung ini sengaja disewa keluarga Putry sehari untuk melangsungkan acara akad nikah dan juga resepsi.


Mengingat para tamu undangan dari rekan bisnis papi,rekan bisnis mami, teman sekolahnya Putry juga para kerabat,tetangga dan saudara-saudaranya yang banyak tak akan mungkin tertampung kalau mengadakan acara yang hanya seumur hidup sekali ini hanya dilaksanakan dirumahnya.


Yang namanya jodoh datang tanpa disangka, dulu Putry sempat dekat dengan seseorang lelaki yang berbeda keyakinan serta berbeda negara dengannya.Namun,seiring berjalannya waktu Tuhan berkehendak lain, Putry akhirnya dipertemukan dengan Anggara keponakan sahabat maminya sendiri.


Putry awalnya sempat sedih berpisah dengan lelaki beda negaranya itu.Tapi lambat laun,Putry pun sadar bahwa cinta kadang-kadang tidak harus memiliki.Dan dia lelaki berbeda negaranya pun sekarang sudah bahagia dengan gadis pilihan keluarganya.


Acara akad nikah pernikahan Putry dan Anggara akan dilaksanakan pada pukul delapan pagi.Jadwal yang terlalu pagi dari jadwal yang diberikan sebelumnya oleh penghulu.Karena jobnya penghulu hari ini padat, maka penghulu menghadiri pernikahan dari tempat yang terdekat dulu.Makanya sekarang jadwalnya dipercepat dan dipermaju satu jam dari jadwal sebelumnya.


Anggara beserta rombongan keluarga yang berasal dari Garut terlihat sudah sampai dilokasi gedung.


Anggara,ayahnya dengan tante Evelyn kemudian didandani dahulu dan dipakaikan baju pengantin buat Anggara dan baju seragaman besan yang disewanya dari WO atau weeding organizer.


Putry pun sama,Putry terlihat sudah memakai baju pengantin yang berwarna putih seperti mutiara,sudah didandani secantik barbie.Papi beserta maminya pun terlihat sudah didandani dan sudah memakai baju seragaman juga.


Terlihat juga dari tempat parasmanan ada bi Laksmi asisten rumah tangganya Putry yang bertugas menjaga makanan yang telah dipesannya dari catering.


Bi Laksmi pun yang sehari-harinya biasa saja tanpa riasan apapun, kini bi Laksmi pun terlihat berbeda dari biasanya dengan memakai bedak,memakai lipstik,mascara dan eyeshadow membuat yang lihat semakin pangling.


Semua undangan yang hadir sudah berkumpul dan duduk di kursi yang telah disediakan secara berjajar.Begitu pun penghulu dari kantor urusan agama pun sudah hadir. Para saksi dan juga Keluarga-keluarganya dari kedua mempelai sudah berkumpul ingin menyaksikan momen bahagia antara Anggara dan Putry yang sebentar lagi akan menjadi bagian dari keluarga besarnya.


Pembawa acara dari wedding organizer itu membuka acara dari atas panggung.


"Para Hadirin semua yang berbahagia, mari kita mulai acara ini dengan mengucapkan bismillah bersama-sama."


"Acara yang pertama yaitu sambutan dari orang tua mempelai perempuan mari kita sambut bapak Indrawan,dipersilahkan naik keatas panggung dan kepada beliau beri sambutan tepuk tangan yang meriah."


Pak Indrawan pun berjalan menuju ke sebuah panggung dan Pak Indrawan memulai untuk berpidato.


"Asalamualaikum,Terima kasih kepada pembawa acara atas waktu yang diberikan, saya bisa mengucapkan sepatah dua patah kata disini."


"Saya mengundang bapak/ibu dan juga saudara untuk sekiranya bisa memberikan doa restu pada pernikahan putri tunggal saya,putri semata wayang yang kini sudah beranjak dewasa."


"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak /ibu dan juga saudara yang telah menyempatkan waktunya untuk datang pada acara yang sangat sakral ini,yang telah memberikan doa restu pada Putri kami."

__ADS_1


"Sekian sambutan dari keluarga besar Indrawan Wasalamualaikum."


Lalu pembawa acara dari WO pun kembali berucap.


"Terima kasih kepada bapak Indrawan atas kata sambutannya, sekarang acara yang berikutnya sambutan dari orang tua keluarga besar mempelai laki-laki.Mari kita sambut bapak Ridwan dipersilahkan naik keatas panggung dan kepada beliau beri sambutan tepuk tangan yang meriah."


Pak Ridwan pun lalu berjalan menuju panggung lalu ayahnya Anggara pun mulai berpidato. "Asalamualaikum,Terima kasih kepada pembawa acara atas waktu yang diberikan, saya bisa mengucapkan sepatah dua patah kata disini."


"Pertama-tama saya mengucapkan banyak terima kasih atas nama perwakilan keluarga besar bapak Ridwan.Karena putra kesayangan saya telah diterima lamarannya oleh putri bapak Indrawan,tentu saya dan kami semua keluarga besarnya merasa sangat bahagia sekali. Dan akhirnya kita selama berpuluh-puluh tahun menjalani pertemanan,akan menjadi besan dan menjadi kakek untuk cucu kita kelak.Melalui ikatan suci pernikahan putra dan Putri yang sangat kita sayangi."


"Mungkin dicukupkan sekian kata sambutan dari saya atas nama perwakilan keluarga besar bapak Ridwan."


"Kalau ada sumur diladang


Boleh kita menumpang mandi


Kalau ada umur panjang


Boleh kita berjumpa lagi


Kalau ada masalah


Kalau ada kata-kata saya yang salah


Mohon dimaafkan Wasalamualaikum."


Pembawa acara pun kembali berucap.


"Terima kasih kepada bapak Ridwan perwakilan keluarga besar bapak Ridwan atas sambutannya."


"Untuk selanjutnya acara pembacaan ayat suci al-quran yang akan dibacakan oleh Qori dari pondok pesantren."


"Acara selanjutnya adalah acara ijab kabul pengantin,untuk pengantin perempuan silahkan menuju ke tempat disusul pengantin laki-laki menghadap ke penghulu."


Anggara dan Putry pun muncul lalu berjalan bergandengan tangan menuju tempat dimana penghulu itu berada.


Lalu Anggara dan Putry pun duduk berdampingan berhadapan dengan penghulu.


"Sudah siapkah?" tanya penghulu.

__ADS_1


"Sudah pak." jawab Anggara.


"Ucapan dalam satu tarikan nafas ya dan ikuti saya dalam pengucapannya."


"Siap pak."


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Anggara bin Ridwan dengan anak saya yang bernama Putry Cintiya dengan maskawinnya berupa logam mulia 500 gram dengan Rumah dibayar tunai."


“Saya terima nikahnya dan kawinnya Putry Cintiya binti Indrawan dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.”


"Bagaimana para saksi ???"


"Sssssaaaaahhhh..."


"Alhamdulilahhhh..."


Lalu setelah melaksanakan acara ijab kabul,dilanjut dengan acara bersalam-salaman dengan para tamu undangan dan diakhiri dengan makan parasmanan dengan diiringi hiburan.


Bi Laksmi yang merupakan asisten rumah tangganya keluarga bapak Indrawan yang sudah dianggap keluarga itu lalu menghampiri Putry beserta Anggara.


"Selamat ya neng dan Aa sekarang sudah sah menjadi pasangan suami istri,sudah sah sekarang mah berduaan di kamar juga."


"Iya bi terima kasih ucapannya."


"Tapi bi, kalau neng minta dikerjain misalnya cuci baju sama bibi masih boleh kan?"


"Cuci sendiri dong neng, kan sudah punya suami sekarang mah."


"Gak neng cuma bercanda, masih boleh atuh kalau neng sibuk nanti sama bibi yang kerjain."


"Terima kasih ya bi."


"Iya sama-sama neng."


"Bahagia selalu sama Aa Anggara nya ya neng jangan berantem."


"Iya bi siap."


Mendengar Putry  yang sekarang menjadi istrinya berbincang-bincang dengan asisten rumah tangganya Anggara hanya tersenyum.

__ADS_1


-Selesai-


__ADS_2