Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 22 Berkumpul Bersama Andini dan Rihana


__ADS_3

Setelah pertemuan tak sengaja di pusat perbelanjaan dengan temannya Novita dari Indonesia itu, kini Putry mulai mengakrabkan diri dengan mereka.Mereka itu adalah Andini dan Rihana.Andini merupakan anak pengusaha yang berasal dari kota Tegal mengambil jurusan pendidikan sejarah sedangkan Rihana merupakan berasal dari kota Sukabumi yang sama juga mengambil jurusannya pendidikan sejarah.


Lalu, mereka berempat pun kumpul dikamar asrama Putry saling mengobrol tentang daerahnya masing-masing dan mengobrol apapun itu sampai segala unek-unek dalam hati nya pun dikeluarkan khas kebanyakan cewek kalau lagi ngumpul.


Mereka bertiga masih single atau jomblo, katanya tidak ingin dulu memikirkan hal begitu karena keuangan pun masih dijatah orang tua setiap bulan.Nanti saja kalau sudah bisa mandiri,bisa nyari uang sendiri.Mereka ingin meniti karir dari hasil keringat sendiri bukan dari backingan siapapun.


Putry memulai obrolan itu,


"Dini.." Panggilan akrabnya Andini "Sudah lama kuliah disini?" tanya nya lagi.


"Alhamdulilah,Put aku sekarang sudah di tingkat dua semester tiga." Ucap Andini.


"Wah, jadi senior aku dong ini."


"Iya, aku mengambil jurusan pendidikan sejarah, teman ku juga Rihana mengambil jurusan yang sama.Iya kan Hana?"


Rihana yang sejak tadi diam menunduk sambil memegang handphone nya, entah sedang memainkan game apa atau membuka chanel kanal digital apa gelagapan ketika ditanya oleh Andini.


"Eh, tanya apa barusan Dini? aku tidak jelas dengarnya tadi."


"Uhh kamu ya, makanya kalau orang ngomong itu dengerin.Jangan main handphone terus napa."


"Lagi sibuk nonton apa,sih?" lanjut Andini lagi.


"Iya maaf, namanya juga content creator,pasti penasaran kalau tidak baca komentar netizen. Hmm,mengenai jurusan dikampus ya? Ya sama jurusanku pendidikan sejarah."


"Ngomong-ngomong kalian berdua sekarang di tingkat dua, pasti tahu dong dengan dia ?" Tanya Novita.


"Iya tahu Nov, kenapa memangnya ? apa kamu ada masalah dengan dia?"  Tanya balik Andini.


"Yang kemarin di Mall ketemu itu kan? Timpal Rihana.


"Menurut Kak Rihana sama Kak Andini, Phonapong itu orangnya gimana? disini ada kekasihnya loh." Tanya Novita.

__ADS_1


"Oalah, Beneran Putry nih pacaran sama dia?"


"Orangnya baik, care juga, dia jago basket sama ketua pecinta alam di kampus, dan setahuku dia orangnya setia kok cuma cukup sama satu orang saja." Jawab Andini.


Setelah lama mengobrol, hari pun mulai siang juga, perut mereka mulai demo minta diisi.


Pesan online melalui aplikasi sedang gangguan aplikasi nya. Akhirnya, dengan bahan yang ada mereka pun memasak sendiri. Menu khas mahasiswi itu adalah ayam katsu yaitu sebuah masakan yang berbahan daging ayam tapi yang diambil bagian dadanya lalu potongan daging tersebut di masukan ke dalam tepung bumbu di lumuri lagi dengan tepung panir supaya lebih renyah.


Sesudah beres memasak dan makan.Lalu mereka kembali lagi berkumpul di ruangan yang tadi.


Karena keadaan dilangit sudah mendung pertanda sebentar lagi akan turun hujan.Maka, Mereka bertiga akhirnya pamit kepada Putry untuk berpamitan pulang ke kamar asramanya masing-masing.Kali ini yang pamit adalah Novita, karena dia yang duluan ngajak ke kamarnya Putry.


"Put,Kita izin pamit dulu ya, tidak enak kalau kelamaan ada dikamar asrama orang, barangkali kamu kecapekan mau istirahat." Ucap Novita.


"Oh iya sudah kalau gitu Nov, Terimakasih,ya sudah mau pada main ke kamar asramaku, Kak Andini dan Kak Rihana juga aku ucapin terimakasih sudah mau main kesini."


"Iya, sama-sama Put, nanti kapan-kapan kita ngumpul lagi seperti ini, atau mau hangout ke Mall juga boleh, kalau kita tidak ada jadwal kuliah."


Diletakan kembali handphone itu ke tempat semula. Lalu, Putry menyalakan Televisi, di Televisi itu sedang ada acara musik dan kebetulan musik yang diputar itu lyrics nya begini " Bilang pada tuhanmu boleh sa sayang ko nona, semoga kita kan mampu jalani semua, jodoh tak akan kemana." miliknya Near dan Nino. Setelah mendengarkan musik itu Putry berpikir, kalau suatu saat nanti terjadi konflik di keluarganya karena masalah ini bagaimana ? Putry akui kalau dia memang baik, pengertian, perhatian, selalu mengalah terhadap Putry, Putry baru menemukan sesosok cowok yang bisa bikin Putry nyaman dan Putry pun mulai tumbuh rasa sayang terhadap Phonapong bule Thailand yang sudah dipacarinya selama beberapa bulan itu.


Di tengah cuaca sedang turun hujan itu, suasana hati Putry mulai gundah, Apa yang dilakukannya memang salah tapi dihatinya sudah tumbuh rasa sayang dan tidak mau berjauhan dari kekasihnya itu.


Dan Putry pun belum berani menceritakan ini kepada keluarganya. Karena Putry takut Mami Papinya bahkan keluarga besarnya akan menentang hubungan cinta beda keyakinan ini.


Jalani saja dulu apa salahnya semoga suatu hari nanti ada jalan keluarnya.


Air mata yang menetes tidak sengaja di pipi nya segera Putry usap. Putry mencoba baik-baik saja seolah tidak apa-apa.


Tidak berapa lama, ada dering telepon ternyata dari kekasihnya itu yang baru saja Putry pikirkan.


Satu kali dering itu tidak terangkat, lalu dering kedua kali ini diangkat lah sama Putry.


Phonapong   : "Halo sayang, kenapa angkat teleponnya lama sekali? sedang ngapain, sih?"

__ADS_1


Dengan suara serak  yang terdengar di telepon itu Putry menjawab


Putry         :"Halo juga sayang, iya maaf tadi habis cuci muka dulu."


Putry menjawab dengan berbohong sedikit.


Phonapong   : "Suaramu serak begitu, kenapa? Kamu habis nangis, ya? atau sakit?"


Dengan penuh rasa khawatir ucapan Phonapong di telepon.


Putry      : "Tidak apa-apa sayang, beneran aku tidak apa-apa."


Phonapong   : "Jangan bohong,sayang..ayo kita ke dokter ya,


Aku antar sekarang,aku jemput ke asrama sekarang."


Putry    : "Tidak usah sayang, aku tidak apa-apa kok, lagian di luar hujan cukup deras juga."


Phonapong   : "Ya sudah,kalau tidak mau, tidak apa-apa, tapi nanti kalau ada perlu jangan sungkan kabarin aku, ya sayang. Aku akan selalu ada buat kamu sayang."


Putry    : " Iya sayang, terimakasih banyak atas perhatiannya.Sudah dulu ya sayang, nelpon nya nanti dilanjut lagi."


Phonapong  : " Ya sudah yang kalau begitu, segera Istirahat ya sayang, I love you dadah sayang emmuacch."


Putry   : " I Love you too.. ,dadah juga sayang."


Sambungan telepon pun terputus,


Tut..


Tut..


Lalu, Putry pun segera merebahkan sejenak tubuhnya ke atas kasur.

__ADS_1


__ADS_2