
Tugas kelompok mengenai bisnis sudah selesai.
Hari ini, dosen memberikan tugas untuk melakukan sebuah penelitian ke pusat industri ke sebuah pabrik yang berada di negara Thailand.
Masih dalam kelompok yang sama dengan kelompok kemarin, Putry dengan teman kelompoknya melakukan penelitian ke sebuah pabrik kecantikan yang memproduksi sabun beras untuk wajah.
Putry pun melakukan perjalanan dengan teman-temannya dengan berboncengan motor.Yang mempunyai motor sendiri bisa memboncengi yang lain.
Empat motor pun telah melaju dan berada dijalanan,perjalanan dari kampus menuju ke pusat industri hanya memakan waktu kurang lebih lima belas menit.
Di sepanjang perjalanan, keempat motor itu saling melaju satu per satu seperti halnya konvoi.Karena mereka mengenakan jaket yang sama seperti jas almamater resmi yang dibagikan dari kampus.
Beberapa menit kemudian, mereka pun sudah sampai di lokasi tujuan.
Dan ketua kelompok mereka Putry yang paling berani itu, mengajukan diri dahulu ke ruangan direktur perusahaan itu sebagai tamu pengunjung dari kampus.
Setelah izin itu diberikan oleh pihak direktur perusahaan, lalu rombongan mahasiswa kelompok Putry pun diarahkan oleh manager produksi untuk menuju ruang produksi.Yang tak lain untuk meninjau proses produksi sabun kecantikan yang terbuat dari bahan baku beras itu.
Setiap arahan dan materi poin pentingnya oleh Putry dan yang lain, selalu di catatnya dibuku catatan.Supaya ada bahan untuk membuat laporan untuk tugas selanjutnya.
Penelitian itu berkeliling, mulai dari ruang produksi adonan dasar, ruang packing, ruang finishing, dan ruang barang reject.
Kata pihak manager produksi, barang reject pun bisa dijual juga,cuma dengan kisaran harga yang sangat murah setengah dari harga barang yang berlabel.
Reject disini adalah yang luntur kemasannya,yang cacat kemasannya atau yang bubuk isinya.Jadi, bagi barang yang seperti itu disebut reject tapi masih layak untuk digunakan.
Putry pun bertanya, apakah lulusan S1 bisa diterima bekerja disana? Dan jawaban manager produksi itu katanya bisa karena banyak yang dibutuhkan lulusan S1 apalagi lulusan Bangkok university kampus tempat Putry menimba ilmu disana.
Tapi,anak seperti Putry rasanya akan dijamin untuk soal pekerjaan.Pasalnya, Papinya pasti akan menyuruh untuk mengisi kekosongan jabatan di perusahaannya.
Dan lambat laun pun, Putry akan menjadi pewaris perusahaan satu-satunya karena anak semata wayang pak Indrawan cuma satu yaitu Putry seorang.
__ADS_1
Setelah puas berkeliling ruang produksi ditemani manager perusahaannya, Kelompok Putry pun akhirnya mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dari sana.
Lalu, ditengah-tengah penjelasan materi yang dijelaskan oleh manager perusahaan itu, teman Putry ada yang sakit perut.
Dengan begitu, penjelasan pun dihentikan untuk sementara.Dan untuk yang lain boleh istirahat juga.
Putry pun ditemani temannya akhirnya menuju ke kantin.Kantin disana luas terdapat juga para karyawan yang sedang istirahat disana.
Para karyawan disana pun sepertinya merasa asing dengan Putry. Karena baru pertama kali juga melihat orang warga Indonesia.Mereka hanya bisa bertatap-tatapan saja enggan menyapa karena kurang tahu bahasanya.
Setelah teman-teman itu dari kantin bersama Putry, lalu Putry pun mengajak teman-temannya menuju ke tempat ruang produksi lagi.Karena masih banyak pembahasan lagi yang belum sempat dibahas.
Satu jam kemudian, manager produksi itu sudah selesai memberikan pembahasan dan manager pun izin pamit karena masih banyak pekerjaan di ruang kerjanya.
Penelitian pun selesai, lalu Putry mengajak teman yang lain menuju kampus kembali.Setelah sampai kampus, semua anggota itu berpencar ada yang ke taman ada yang ke perpustakaan dan ada juga yang cuma nongkrong di depan lapangan basket saja.
Sementara Putry, dia hanya menuju taman dan duduk di bangku taman itu untuk menyelesaikan baca novelnya yang belum selesai.
Saat sedang membaca Novel,tiba-tiba datang Novita.
"Eh,maaf ya Novita..aku terlalu sibuk dengan anggota kelompokku,aku tadi pulang penelitian dari pusat industri." ucap Putry.
"Oh penelitian ya? Tidak apa-apa kok, aku kira kemana tadi." ucap Novita.
"Iya,maaf ya engga bilang dulu sama kamu soalnya perginya dadakan,mumpung teman lain pada mau ya sudah tancap gas deh." ucap Putry lagi sambil meminta maaf.
"Iya,gak apa-apa Put,santai aja malahan bagus tuh anggota kelompokmu bisa diatur dan berinisiatif,lah kalau kelompokku ngeyelan Put haha." ucap Novita sambil menyindir anggota kelompoknya.
"Eh Nov, habis ini apa masih ada jadwal lagi atau bisa pulang?" tanya Putry.
"Sudah gak ada jadwal Put,mari kita pulang."ajak Novita.
__ADS_1
Mereka berdua pun bergegas untuk pulang ke asrama, karena sudah tidak ada jadwal ngampus lagi sore ini.
Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun sudah sampai di asrama.Dan segera masuk ke dalam.
Putry pun begitu sampai ke asrama tidak langsung mandi, tapi duduk dulu di sofa beberapa menit sambil menghilangkan rasa lelahnya.
Baru kemudian beberapa menit setelah lelahnya agak sedikit berkurang Putry pun mengambil handuk dan segera menuju kamar mandi.
Setelah beres mandi, lalu Putry pun makan dengan makanan yang dibelinya tadi sewaktu di kantin kampus.Putry pun makan dengan lahapnya karena sedang lapar dan badan yang lelah sekali butuh asupan tenaga.
Selesai makan lalu Putry menonton Televisi seorang diri dikamarnya.Karena sepertinya Novita ada dikamarnya juga tidak akan keluar.
Sore Ini, cuaca sangat cerah tidak turun hujan.Tapi sepertinya para penghuni asrama enggan untuk keluar,dan lebih betah berada di dalam asrama untuk mengistirahatkan badan yang sudah lelah dari tadi siang pulang penelitian di pabrik.
Badan pun dari ujung kaki hingga pinggang dan tangan rasanya pegal semua.
Phonapong pun tumben tidak menghubungi di hari ini,biasanya tiap pulang dari kampus suka ada di handphonenya notifikasi dari dia untuk sekedar menanyakan makan ataupun apapun itu pertanyaan yang tidak penting.
Handphone pun Putry simpan ke dalam tempatnya dekat buku-buku.
Lalu Putry pun rebahan hingga sampai ketiduran dan bangun ketika akan hendak alarm adzan di handphonenya berbunyi, menandakan akan menuju waktu magrib.
Lalu, Putry pun bangun dan langsung mengambil air wudhu. Tidak baik mengakhirkan waktu makanya sambil mata masih berat untuk terbuka sepenuhnya, Putry langsung bergegas menuju air untuk mengambil air wudhu.
Setelah Kewajiban sebagai seorang muslim itu beres dilaksanakan lalu ada notifikasi di layar handphonenya tanda ada pesan masuk.
Phonapong
[Halo sayang,sudah pulang belum?maaf ya seharian aku tidak memberi kabar, aku seharian sibuk..ini baru beres.Jangan marah ya nanti luntur cantiknya.]
Putry
__ADS_1
[Iya Halo juga sayang, aku sudah pulang dari tadi bareng Novita, Iya tidak apa-apa sayang aku mengerti.]
Dan pesan itu lalu terkirim satu menit yang lalu kepada Phonapong.