
Sudah menjalani rawat inap selama beberapa hari di rumah sakit, hari ini Anggara sudah diperbolehkan pulang dan kondisi kesehatan beserta lukanya sudah mulai membaik tinggal menjalani masa pemulihan saja.
Tante Evelyn beserta orang tuanya Anggara pun pamit untuk segera meninggalkan Anggara menuju pulang ke Indonesia lagi.
Sebelum tante Evelyn dan orangtuanya pulang, orang tuanya berpesan kepada Putry sewaktu masih di rumah sakit.
"Nak Putry sayang, om dan tante mau pulang lagi menuju Garut, om dan tante mau menitipkan Anggara kepada nak Putry disini, apa nak Putry tidak keberatan?" tanya ibunya Anggara.
"Dengan senang hati tante, saya akan melaksanakan amanah yang tante berikan, tante tidak usah khawatir selama ada saya semuanya akan baik-baik saja tante." ucap Putry.
"Syukurlah, terima kasih ya nak,tante dan om mau pulang lagi menuju Indonesia soalnya banyak kerjaan juga disana, tidak bisa berlama-lama disini." ucap ibunya Anggara lagi.
"Iya, kalau ada apa-apa hubungi kami saja ya, oh iya sampai lupa bisa minta nomor handphonemu tidak nak?" tanya ayahnya Anggara ikut mengobrol.
"Boleh om, ini bisa disave saja nomornya." ucap Putry sambil menyodorkan handphone miliknya.
"Oke sip, sudah om save ya,terima kasih ya nak sekali lagi." ucap ayahnya Anggara.
"Iya om sama-sama."
"Sekarang om dan tante mau antarkan dulu Anggara ke Mesnya, nanti rencananya om dan tante langsung pulang." ucap ibunya Anggara.
"Oh iya tante, kalau begitu saya pamit duluan ya tante."
"Iya silahkan nak hati-hati dijalan."
Lalu Putry pun pamit sembari cium tangan ayah dan ibunya Anggara beserta tante Evelyn.
"Tante Evelyn, Putry pamit duluan ya."
"Iya Put hati-hati dijalan."
***
Lalu setelah berpamitan dengan keluarganya Anggara, Putry pun berjalan meninggalkan ruangan inap dan menuju keluar gedung rumah sakit.Sesampainya diluar, Putry pun lalu memesan taksi online untuk segera pulang menuju asramanya.
Di perjalanan, Putry bertanya pada supir online itu,
"Om,permisi saya mau tanya, apa benar kondisi supir yang dulu pernah membawa penumpang seorang pemuda itu dalam keadaan mabuk?" tanya Putry penasaran.
"Iya non, menurut berita begitu, tapi tenang saja, sekarang supirnya telah diamankan pihak berwajib dan perusahaan yang menaunginya sudah memberikan santunan kepada korban."
"Syukurlah kalau begitu." ucap Putry merasa lega dan bersyukur.
"Kenapa gitu non?" tanya supir.
"Oh tidak pak, saya cuma tanya saja."
"Ya sudah kalau begitu."
__ADS_1
Beberapa menit kemudian, mobil taksi itu sudah sampai asrama dan Putry seperti biasa turun di depan kamar asramanya dan segera membayar ongkos taksi tersebut.Dan mobil taksi tersebut kembali melaju menuju jalanan untuk mencari penumpang kembali.
Putry pun memasuki kamar asramanya.
“Alhamdulilah, akhirnya bisa pulang kembali ke asrama, waktunya istirahat dulu sebentar ah.” ucap Putry dalam hati.
Putry pun tertidur disofa saking lelahnya hingga tertidur dengan pulasnya beberapa jam.
Ketika perutnya bunyi, lalu Putry pun terbangun mengambil makanan dari dalam kresek sisa kemarin malam belanja dari minimarket.
“Akhirnya, masih ada juga makanan untuk dimakan ketika disaat kondisi darurat begini.”
Lalu, Putry pun segera memakannya makanan itu, setelah makanan itu habis, Putry tidak lanjut tidur melainkan beres-beres kamar asrama dan membersihkannya.Karena sudah beberapa hari ditinggal terus ke rumah sakit menunggu Anggara.
Setelah kamar asrama bersih, Putry pun langsung mengambil handuk dan Putry pun segera menuju ke kamar mandi.Karena badan Putry sudah mulai lengket, Putry pun tak sabar untuk membersihkan badannya dengan air dan memakai sabun.
Begitu selesai, Putry pun lalu memakai baju tidur karena hari sudah mulai sore dan tidak akan kemana-mana juga hanya didalam asramanya saja.
Main pun kemana, Anggaranya masih dalam masa pemulihan Novita pun masih berada di kampung halamannya daerah Kalimantan belum pulang dari masa cuti seminggu kuliahnya.
Aktifitas yang dijalani hanya menonton televisi dan membaca novel secara daring.Sungguh aktifitas yang sangat membosankan.
Begitu akan membaringkan tubuhnya kembali menuju tempat tidur, tiba-tiba handphone pun berdering.
Begitu dilihat siapa yang menelepon, ternyata maminya Putry.Lalu, Putry angkatlah telepon itu.
Mami Tiara : Halo asalamualaikum Put, bagaimana kabarnya nak?
Mami Tiara : Alhamdulilah syukur kalau begitu, mami dan papi disini pun alhamdulilah kabarnya sehat.
Oh iya, mami mau tanya boleh Put?
Putry : Boleh mam, mau bertanya apa memangnya?
Mami Tiara : Apa benar orang tuanya Anggara berkunjung kesana?
Putry : Iya mam benar, orang tuanya berkunjung kesini dan sempat menjenguk juga.
Mami Tiara : Memangnya siapa yang sakit Put?
Putry : Anggara kecelakaan mam.
Mami Tiara : Inalilahi, kenapa tidak kabari Mami dan papimu disini?
Putry : Takut mami dan papi syock, tapi alhamdulilah sudah sembuh kok dan sudah dibawa ke mesnya lagi.
Mami Tiara : Syukurlah kalau begitu, jaga diri disana baik-baik ya sayang.
Putry : Iya mam Putry selalu menjaga diri kok.
__ADS_1
Mami Tiara : Gimana Put menurut kamu orang tuanya Anggara?
Putry : Menurut Putry welcome orangnya dan baik juga Mam.
Mami Tiara : Tuh kan apa kata mami bilang, baik kan orangnya?
Putry : Iya mam, mam sudah dulu ya telponannya.
Mami Tiara : Mau kemana Put? Kok buru-buru banget.
Putry : Disini sudah adzan magrib Putry mau sholat magrib dulu ya.
Mami Tiara : Ya sudah kalau begitu, silahkan nak Asalamualaikum.
Putry : Waalaikumsalam mam.
Setelah sambungan telepon dari maminya terputus, lalu handphone Putry pun disimpan lagi menuju tempatnya.
Ketika akan disimpan, tiba-tiba handphone pun berbunyi kembali.
Begitu dilihat, ternyata yang menelepon sekarang adalah Anggara.Buru-buru Putry angkat sambungan telepon itu, takutnya penting dan darurat banget.
Anggara : Halo asalamualaikum neng.
Putry : Waalaikumsalam A, ada apa ya?
Anggara : Neng punya uang gak atau saldo pay?
Putry : Saldo masih ada, kenapa gitu A?
Anggara : Alhamdulilah, neng bisa tolongin Aa gak? langsung ke intinya saja ya kan gini Aa pengen makan yang di aplikasi itu, tapi uang aa didompet sudah habis mau ke atm kan neng juga tahu kondisi Aa sekarang gimana, boleh minta tolong pinjam dulu saldo neng gak?
Putry : Iya, memangnya Aa lagi ingin makan apa?biar neng pesankan ya, gak usah diganti A kayak ke siapa aja, dengar Aa nafsu makannya sudah kembali juga neng mah senang A.
Anggara : Maaf ya neng, Aa ngerepotin jadinya, Aa lagi ingin makan nasi padang yang kedainya cabang depan Siam paragon itu ya.
Putry : Iya A siap, nanti Putry pesankan, gak sekalian minumnya A?
Anggara : Minumnya air mineral aja yang botolan.
Putry : Oke siap, neng pesankan dulu ya, tunggu aja nanti pesanannya diantar driver ya.
Anggara : Siap neng, terima kasih ya neng maaf merepotkan, lagi ngapain neng?
Putry : Mau Sholat magrib A.
Anggara : Oh ya sudah kalau gitu, maaf Aa ganggu ya, silahkan diterusin lagi kalau gitu.
Putry : Iya A, Asalamualaikum.
__ADS_1
Anggara : Waalaikumsalam.
Setelah sambungan telepon dari Anggara terputus, lalu Putry pun menuju kamar mandi untuk berwudhu dan selanjutnya menjalankan ibadah sholat magrib.