Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 29 Phonapong Kecelakaan


__ADS_3

Setelah dua hari Putry dan Phonapong pulang liburan dari pantai. Kini, Putry dikejutkan oleh kabar bahwa Phonapong mengalami kecelakaan tunggal.Tidak terlalu parah sih, hanya lecet biasa dan cuma jatuh dari motor karena kurang konsentrasi dan dalam keadaan mengantuk.Pulang mengerjakan tugas bersama temannya hingga larut malam.


Mendengar kabar itu, Putry langsung syock dan langsung melakukan video call dengan kekasihnya Phonapong. Tapi, setelah melakukan video call itu, perasaan Putry agak sedikit lega.Pasalnya, Phonapong bercerita cuma lecet saja mungkin dua harian juga sembuh dan luka di kaki nya cepat mengering.


Awalnya Putry meminta alamat rumah Phonapong, Putry ingin menjenguk kekasihnya tersebut. Tapi, permintaan Putry itu tidak digubris oleh Phonapong.Alasannya Phonapong belum siap cerita sekarang bilamana keluarganya bertanya tentang siapa yang sedang dekat dengan dirinya dan bertanya pula tentang segala asal usulnya.


Karena sudah pasti namanya hubungan yang berbeda keyakinan akan mendapat pertentangan dan penolakan. Maka dari itu, Phonapong memberi penjelasan ke Putry supaya jangan dulu menengok dirinya, sudah mendoakan kesembuhan lukanya pun sudah cukup bagi Phonapong.


Setelah beberapa saat, setelah mendengar penjelasan dari Phonapong itu Putry mulai mengerti dan sekarang Putry menyuruh istirahat total dulu jangan banyak beraktifitas dulu.Dan video call pun dimatikan.


Putry pun hari ini melakukan aktifitas seperti biasa.Berangkat ke kampus dan mengerjakan tugas bersama teman-temannya.Temannya Putry pun melihat Putry agak pendiam tidak bawel seperti biasanya.Nampak aneh memang bagi teman-temannya.Lalu, Novita pun menghampiri Putry dan berkata.


"Put,kamu kenapa? Kenapa hari ini kamu agak murung gitu?"


Putry terdiam sejenak sebelum akhirnya dia mencurahkan isi hatinya kepada Novita teman dekatnya.


"Pacarku kecelakaan, Nov. "


Mendengar ucapan Putry tersebut sontak Novita pun langsung kaget.


"Kecelakaan?dimana Put?terus parah tidak Put lukanya?"


Berbagai macam pertanyaan digelontorkan Novita.Namun, Putry bukannya menjawab berbagai pertanyaan Novita, tapi malah nangis sejadi-jadinya.


"Sudah..sudah Put tidak usah nangis ya." Novita menghampiri Putry sambil berusaha menenangkan Putry yang sedang menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Mending kita doakan saja semoga pacarmu cepat pulih kembali."


Novita pun mengelap air mata Putry yang menggenangi pipinya menggunakan tissue dan perkataan Novita tadi dibalas anggukan kepala oleh Putry.


Beberapa jam kemudian, mata kuliah yang diajarkan dosen sudah selesai dan sudah tidak ada jadwal lagi.


Novita pun cepat-cepat mengajaknya Putry pulang menuju asrama, karena sedari tadi Putry hanya duduk terdiam tidak berbicara sepatah kata pun.


Takut ada apa-apa dengan Putry,makanya dengan sigap langsung mengajaknya Putry pulang menuju asrama.


Sesampainya di asrama pun, Putry kelihatan kurang semangat.Novita yang selama ini menjadi teman terdekatnya Putry pun merasa kasihan melihat Putry yang terlihat murung seperti ini.


Novita pun berinisiatif memesan kan makanan untuk Putry, supaya dia bisa makan.Sedikit juga makanan yang masuk kedalam perut tidak apa-apa, yang penting ada yang masuk ke dalam perutnya supaya tidak menjadi penyakit maag.


Beberapa saat kemudian, pesanan yang Novita pesan pun datang.Lalu, diberikannya makanan itu kepada Putry yang dari tadi belum makan.


Akhirnya, sedikit demi sedikit makanan itu masuk ke dalam mulut Putry, walaupun makannya pelan-pelan tapi setidaknya perutnya bisa terisi.


Novita pun bersyukur, makanan pemberiannya mau dihabiskan juga oleh Putry.Dan Putry pun berkata kepada Novita,"Terimakasih ya Nov, sudah dibikin cemas gara-gara aku yang tiba-tiba down begini, dan kamu mau beliin makanan juga untuk aku."


"Iya Put sama-sama, gimana sekarang perasaanmu sudah enakan?sudah ya jangan menggalau lagi."


"Aku yakin, Pacarmu sebentar lagi bakalan sembuh kok." Lanjut Novita.


Cuaca di sekitar asrama siang ini berubah jadi mendung.Sepertinya akan turun hujan.Novita tidak buru-buru berbalik arah ke kamar asramanya. Tapi, menemani dulu Putry di kamar asramanya sampai keadaan Putry baik-baik saja.

__ADS_1


Novita pun mencoba menghibur Putry mengajaknya bercanda berharap Putry bisa tersenyum kembali,tidak seperti sekarang yang cemberut.


Ketika hujan telah mereda, Novita pun pamit untuk pulang ke kamarnya.Dikarenakan hari sudah sore, takut mengganggu Putry juga yang lagi istirahat.Dilihat sekarang aura wajah Putry sudah semakin cerah dan tidak cemberut lagi seperti tadi.Syukurlah moodnya sudah agak baikan, Novita pun ikut senang melihatnya.


"Put,aku pamit dulu ya,mau pulang ke kamar." ucap Novita yang sudah berada di depan pintu.


"Loh kok pulang Nov, bete ya nemenin aku?"


"Iya aku pulang dulu, aku lupa ada setrikaan baju,nanti kalau kamu ada perlu gedor pintu kamarku aja ya."


"Ya sudah tidak apa-apa, terimakasih ya sudah nemenin aku seharian disini."


"Iya Put sama-sama."


Pintu kamar Putry pun dibuka oleh Novita,dan Novita pun berbalik arah menuju kamarnya.


Begitu Novita sudah berbalik ke kamarnya.Lalu, Putry pun segera beres-beres kamar juga. Karena seharian tadi hanya diam saja.Jadi, daripada waktu dihabiskan dengan diam menggalau lebih baik sambil beres-beres juga biar kamar kelihatan rapi.


Setelah semuanya beres dan kelihatan rapi, barulah Putry bergegas untuk mandi karena hari mulai semakin sore. Rencananya sesudah mandi, Putry akan menuju ke sebuah perpustakaan kota.Karena di kampus Putry mendapat tugas disuruh mencari beberapa buku untuk dijadikan referensi.


Letak perpustakaan itu adalah di sebelah barat perkantoran. Perpustakaan itu merupakan Perpustakaan terbesar di kota  Bangkok.Menyimpan berbagai macam buku mulai dari buku novel, buku pelajaran dari tingkat sekolah dasar,menengah pertama,menengah atas, hingga perguruan tinggi.Berbagai macam buku tutorial memasak,menjahit,perbaikan handphone dan komputer,buku-buku panduan bisnis ,buku untuk anak-anak,bahkan majalah dan surat kabar dari berbagai redaksi pun ada disana.


Para pembaca yang berkunjung kesana boleh membaca ditempat yang telah disediakan,boleh juga bukunya dibawa ke rumah dengan syarat tidak boleh rusak dan tidak boleh hilang.Dan batas peminjaman buku hanya sampai tiga hari, jika peminjaman melebihi waktu yang ditetapkan petugas perpustakaan maka, akan ada biaya tambahan atau denda untuk peminjam tersebut.


Putry pun membawa pulang buku tersebut atau meminjamnya hingga beberapa hari kedepan.Karena sepertinya kalau membaca ditempat sambil mengerjakan tugas rasanya tidak mungkin akan selesai dalam waktu yang cepat, beberapa menit lagi pun menjelang malam perpustakaan akan tutup jika sudah memasuki pukul delapan belas atau pukul enam petang.

__ADS_1


Setelah memilih beberapa buku untuk dipinjam, barulah Putry menuju ke meja petugas untuk meminta stempel dan kartu peminjam.Sebelum akhirnya buku itu dibawa pulang oleh Putry.


Setelah semua proses selesai dan petugas memberikan stempel pada kartu tersebut,barulah Putry boleh pulang.


__ADS_2