
Setelah selesai mencicipi masakan buatan Putry, dan semua makanannya habis tak tersisa, lalu Anggara pun bersiap-siap untuk berangkat kerja lagi menuju pabrik.
Setelah sekian lama Anggara kecelakaan dan dirawat di rumah sakit juga dalam masa pemulihan kemarin akhirnya hari ini Anggara sudah siap untuk cari nafkah lagi.
Kejadian kemarin-kemarin membuat Anggara sedikit agak trauma, hingga Anggara menjadi sempat takut untuk pergi kemana-mana.
Tapi demi cita-citanya untuk melamar dan menikahi Putry, Anggara menepis rasa takut itu dan kini dia telah bersemangat lagi untuk menjalani aktifitas seperti biasa.
Pagi-pagi pun Anggara sudah siap-siap untuk berangkat ke tempatnya bekerja dengan diantar naik motor oleh temannya yang berbeda shift satu mes.
Dikarenakan untuk mengendarai sendiri Anggara masih sedikit sakit akhirnya diantar oleh temannya, temannya pun mengerti akan hal ini dan berbaik hati mau mengantar dan menjemput Anggara selama beberapa waktu.Sampai Anggara benar-benar pulih dari cedera dan luka kecelakaannya.
Begitu sampai di tempat kerjanya pun, pekerjaan pun semakin menumpuk.Karena pada waktu kemarin karyawan yang menangani sementara pekerjaan Anggara tidak terlalu mahir dalam bidang tersebut.
Akhirnya semua pekerjaan itu mulai keteteran, dan begitu Anggara masuk kerja lagi kerjaan pun semakin keteteran.
Anggara pun kembali menjalani aktifitas seperti biasanya, dan dia pun rela masuk kerja sampai lembur malam.Demi pekerjaannya selesai dan hingga deadline.
“Aku kira selama aku sakit, semua pekerjaan dikerjakan dengan baik dan selesai tepat waktu. Nyatanya malah tambah menjadi tugas buat aku.” gumam Anggara dalam hati.
Anggara pun kembali disibukan dengan menghitung besar kecilnya dana yang keluar masuk di perusahaan itu dan Anggara pun yang bertugas untuk membimbing para junior-junior baru memasuki perusahaan tersebut.
***
Sementara di tempat lain, Putry pun sama sedang disibukan dengan UTS atau ujian tengah semester.
Hari ini Putry bagian ujian dipagi hari, Putry pun berangkat pagi hari sekitar jam tujuh pagi seperti biasanya.
Ujian tengah semester ini dilaksanakan dengan waktu enam puluh menit dengan dua mata kuliah.
Begitu sampai kampus, Putry pun lalu masuk ke dalam kelas karena uts akan segera dimulai.
Putry pun mengerjakan ujian itu dengan serius dan sungguh-sungguh, supaya mendapatkan nilai ujian dan mendapatkan ipk yang memuaskan.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian,ujian tengah semester itu pun telah selesai dilaksanakan.Kini Putry akan pulang menuju asrama dan akan mempersiapkan materi kuliah yang akan diujiankan besok.
Putry pun lalu bersiap-siap untuk segera pulang dengan memasukan peralatan alat tulis beserta papan itu ke dalam tas kuliah miliknya.
Lalu setelah semua peralatan itu dimasukan ke dalam tas, Putry pun segera keluar dari kelas bersama dengan teman-teman yang lain yang mendapat giliran sesi pertama.
Begitu Putry keluar, nampak Novita sudah sampai menuju depan kelas.
"Hai Put." sapa Novita begitu Putry keluar dari pintu.
"Ujiannya sudah selesai belum?" tanyanya kemudian.
"Hai juga Nov." Putry menyapa Novita balik.
"Udah beres kok barusan, ini aku mau pulang aku pulang duluan ya." ucap Putry kepada Novita.
"Oh ya sudah kalau mau pulang, hati-hati dijalan ya."
"Iya Nov."
Putry pun lalu menaiki mobil taksi tersebut, dan mobil taksi pun segera melaju menuju ke asrama.
Seperti biasa, tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke asrama.Ada sekitar lima menitan mobil taksi itu akhirnya sampai juga.
Putry pun lalu turun dari mobil taksi itu dan segera membayar ongkos.
Lalu Putry pun segera memasuki asrama karena sudah lelah ingin beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan belajar kembali untuk persiapan buat ujian besok.
Rupanya, kebiasaan sks atau sistem kebut seharian, Putry sudah lakukan sejak Putry masih bersekolah dan berseragam SMA.Putry akan sibuk belajar ketika akan ada tugas,atau ujian semacam ini.
Selebihnya hanya dibaca selewat-selewat aja.
Tapi Putry termasuk orang yang cerdas, sewaktu masih bersekolah pun selalu masuk rangking tiga besar.
__ADS_1
Setelah istirahatnya dirasa sudah cukup dan sudah makan dan menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim , lalu Putry pun belajar lagi untuk persiapan ujian besok materi yang akan diujiankan adalah materi pengertian jual beli, dan berbagai materi ekonomi lainnya.
Untuk pelajaran ekonomi semacam ini Putry tidak mengalami kesulitan, karena sejak dahulu Putry pun bersekolah di jurusan ips yang tentu sedikit-sedikit dipelajari pelajaran ekonomi selain pelajaran geografi,sosiologi maupun sejarah.
Satu jam pun telah berlalu, mata Putry pun merasakan perih karena sudah lama membaca materi pelajaran.Lalu, Putry pun berhenti dulu sejenak dari aktifitas membaca materinya.Agar matanya tetap terlihat segar dan tidak menimbulkan perih Putry pun berinisiatif memakai masker potongan mentimun utuh yang ditempelkan di kedua matanya sesuai saran maminya dulu.Terus saja begitu berulang-ulang hingga matanya sudah agak segar dan sudah agak enakan, barulah Putry melanjutkan belajarnya yang tadi sempat tertunda gara-gara mata iritasi dan perih.
Disaat sudah beres memakai masker mentimun, dan akan membuka buku materi kuliah lagi tiba-tiba handphone pun bergetar.Setelah dilihat ternyata telepon dari Anggara dari seberang sana, Sepertinya dia mulai kangen dan disaat sibuk dengan pekerjaannya supaya tambah semangat lagi Anggara pun akhirnya memutuskan untuk menelepon Putry.
Anggara : Asalamualaikum, neng lagi ngapain?
Putry : Waalaikumsalam A, Putry lagi belajar A.
Anggara : Wih, calon istri Aa sedang rajin nih,Nah gitu dong neng yang rajin ya jangan nongkrong terus, jangan nonton terus, harus belajar supaya tambah pintar dan cepat lulus ya neng.
Putry : Neng lagi ada ujian tengah semester selama seminggu A.
Anggara : Oh gitu, belajar mah harus tiap hari seharusnya atuh, jangan pas ada ujian aja biar materi yang disampaikan dosen itu masuk ke dalam otak, Oh iya, ngomong-ngomong untuk nemenin neng belajar mau dibeliin makanan apa?"
Putry : Apa ya A?
Anggara : Kok malah balik nanya sih, neng maunya apa? Biar Aa beliin tapi nanti yang antar ke asrama driver ojol ya, soalnya Aa masih dipabrik masih kerja jam segini mah neng.
Putry : Salad buah enak tuh A, itu aja deh A soalnya kalau lagi belajar bawaannya ngantuk terus A butuh yang segar-segar.
Anggara : Itu aja neng? Gak ada yang lain lagi?
Putry : Sudah A sepertinya itu aja, terima kasih ya A sudah ditawari Aa memang pengertian pas aja apa yang ingin Putry mau saat ini.
Anggara : Iya neng sama-sama,supaya neng semangat juga belajarnya, ditunggu ya Aa mau pesankan dulu, nanti kurirnya langsung datang ke asrama nganterin.
Putry : Iya A neng tunggu disini ya.
Anggara : Eh neng, sudah dulu ya, ada bos Aa tuh takut dimarahi Aa pegang handphone terus.Asalamualaikum neng cantik.
__ADS_1
Putry : Fokus aja ya A kerjanya, terima kasih sudah nyempetin ngabarin disaat jam kerja, ya A Waalaikumsalam.
Sambungan telepon pun terputus, handphone pun disimpan ke tempat semula dan Putry pun meneruskan belajar sambil menunggu pesanan yang dipesan pacarnya untuknya itu datang.