
Setelah pertemuan di Cafe kemarin, hari ini Putry berulangtahun.Meskipun sekarang Phonapong bukan sebagai kekasih lagi, tapi Phonapong pernah berjanji akan memberikan kado jika Putry berulangtahun.
Hari ini sabtu pagi, masih di dalam kampus Phonapong janjian dengan Putry disebuah taman area kampus.
Putry menunggu dengan duduk disebuah kursi panjang taman sambil membaca sebuah Novel karangan penulis favoritnya.Putry menunggu selama kurang lebih setengah jam belum juga muncul batang hidungnya.Ketika Putry akan beranjak dari kursi tempat dia duduk, tiba-tiba Phonapong muncul sambil membawa kado.
"Hhh..capek, maaf Put aku telat.Aku ada tugas tambahan dari dosen."
"Kamu sudah lama menunggu?" tanya Phonapong.
"Lumayan kak, ada setengah jam."
"Duh, aku yang menjanjikan aku yang telat, maaf ya jadi gak enak."
"Iya gak apa-apa, oiya, suruh aku nunggu disini memangnya ada apa ya kak?"
"Taarraa... "
Phonapong memberikan sebuah kado yang berukuran dus handphone agak kotak menyamping.Putry pun bertanya.
"Apa ini?"
"Sesuai janji aku dulu,kalau Putry berulangtahun aku akan memberikan kado juga."
"Meskipun sekarang kita sudah bukan siapa-siapa lagi tetap diterima ya." lanjut Phonapong lagi.
"Ya sudah aku terima ya, terimakasih sebelumnya."
"Buka kado nya nanti ya Put kalau sudah sampai menuju asrama."
"Iya."
"Doa dari kakak semoga Putry panjang umur,sehat selalu dan ada sesosok lelaki yang seiman yang sayang Putry."
"Aamiin kak, terimakasih kak doanya, Oiya, sudah gitu aja kak?"
"Iya sama-sama Put, hmm..tadinya mau ngajak Putry jalan-jalan tapi..."
"Tapi apa kak?"
"Tapi takut Putry gak mau."
"Aku mau pulang ke asrama saja kak."
"Gak usah, aku pakai taksi saja."
"Loh kok gitu?"
__ADS_1
"Iya gak apa-apa, takut kakak ada aktifitas yang lain, aku pulang sendiri saja."
"Aku temenin berjalan sampai gerbang kalau gitu."
"Iya terserah kakak."
Phonapong pun mengantarkan Putry menuju ke gerbang kampus, lalu Phonapong pun ikut menunggu taksi yang lewat.Begitu ada taksi lewat lalu Phonapong pun memberhentikannya dan langsung menghampiri supirnya entah mau apa.
"Silahkan Put, tadi aku sudah menitipkan ke supirnya dan sudah aku bayar juga."
"Hati-hati dijalan ya." lanjut Phonapong lagi.
"Duh malah ngerepotin, sudah dibayarin juga."
"Gak apa-apa santai saja, maaf aku gak bisa antar kamu menuju ke asrama, tiba-tiba aku ada pesan dari dosen disuruh ke kelas lagi."
"Oh, ya sudah kalau begitu, aku pulang duluan ya kak."
"Iya Put, hati-hati dijalan."
Mobil taksi yang ditumpangi Putry pun melaju melewati jalanan kota Bangkok, sesekali Putry melirik pemandangan luar dari kaca mobil.
Begitu banyak cerita yang berkesan disepanjang jalan ini.Tak terasa air mata pun menetes membasahi pipi.Hingga tak terasa mobil taksi pun sudah sampai menuju asrama.
Lalu, Putry pun turun dan bilang terima kasih sama supirnya.Supirnya hanya membalas dengan senyuman.
Setelah mobil taksi melaju kembali dijalanan, Putry pun memasuki kamar asrama, ketika akan memasuki kamar asrama ada Novita di depan.
Novita pun tanpa sungkan menyapa Putry.
"Baru pulang Put?"
"Eh Novita, iya nih aku baru pulang, tadi ada yang ngajak janjian dulu ditaman."
"Itu apa Put?"
"Gak tahu, aku juga belum buka, kalau penasaran kita buka kado bareng saja."
"Okelah kalau begitu, aku ikut masuk kedalam kamarmu ya."
Lalu Novita pun ikut masuk kedalam kamar Putry setelah Putry mempersilahkan masuk.
"Hampir lupa, hari ini kamu ulangtahun kan Put?"
"Iya Nov, hari ini aku ulang tahun."
"Ya sudah aku kasih ucapan duluan semoga kamu bahagia selalu, sehat selalu, panjang umur dan cepat mendapatkan pengganti dari Phonapong ya."
__ADS_1
"Terimakasih ya Nov, Aamiin yang kencang pokoknya."
"Ya sudah yuk kita sama-sama membuka kado ini, katanya kamu penasaran tadi."
"Iya Put silahkan, guntingnya ada kan?"
"Ada kok, ini aku pegang guntingnya."
Begitu kado itu dibuka,alangkah terkejutnya Putry melihat isi kado itu.Isinya sungguh mewah sekali didalam isi kado tersebut terdapat handphone iphone type terbaru dan sebuah boneka teddy bear yang berbentuk beruang.Serta di dalam isi kado tersebut terdapat secarik kertas yang bertuliskan selamat ulang tahun untuk Putry beserta doa yang diucapkan.
Sudah bukan siapa-siapa lagi juga Phonapong masih terlihat sisi romantisnya, apalagi sewaktu masih menjadi kekasihnya sering diperlakukan layaknya ratu sungguhan.Apapun yang Putry ingin selalu dituruti, apapun yang Putry ingin dikunjungi Phonapong selalu menemani.
Ketika sedang mengamati isi kado dari Phonapong itu, Novita pun berucap.
"Duh, mantan kekasihmu memang romantis banget, andai saja keyakinannya sama denganmu Put, pasti tidak akan seperti ini."
"Iya Nov, sudahlah tidak usah bahas yang begitu lagi, yang lalu biarlah berlalu lagipula semesta tidak merestui mau gimana lagi."
"Maafkan aku ya Nov,gara-gara lidahku bicara yang bukan-bukan jadi kamu sedih lagi."
"Iya gak apa-apa kok."
Kado pemberian dari Phonapong itu Putry simpan di dalam lemari.Biarlah menjadi kenang-kenangan.Andaipun Handphonenya mau dipakai biarlah nanti saja suatu saat nanti kalau Putry sudah siap untuk memakai benda pemberian dari Phonapong itu.Sekarang lebih baik nikmati dulu masa-masa kesendirian Putry.Putry pun yakin suatu saat akan ada pemuda pengganti Phonapong cuma kalau sekarang belum waktunya saja.
Kepala Putry tiba-tiba sakit, lalu Putry pun ambruk seketika.Untung dikamar Putry masih ada Novita, Novita pun berusaha untuk menyadarkan Putry dengan memakaikan minyak kayu putih dan membuatkan segelas air teh hangat.
Tempo hari Putry pernah mengeluh gejala kekurangan darah akibat kelelahan.Di dalam kotak p3k nya pun masih ada sisa-sisa tablet penambah darahnya.
Lalu Novita pun ambil tablet itu dan menyuruh Putry minum.Tapi sebelum meminum tablet itu harus makan dulu, di dalam kamar Novita ada roti isi seperti burger, Novita pun pulang dulu ke kamarnya untuk mengambil roti itu, setelah diambil lalu Novita pun balik lagi menuju kamar Putry dan menyuruhnya untuk dimakan.
"Makan dulu ya Put rotinya, terus nanti tabletnya diminum." ucap Novita sambil memberikan sepotong roti isi dan tablet beserta segelas air putih.
"Terima kasih ya Nov,maaf jadinya ngerepotin kamu."
"Iya sama-sama, aku gak merasa direpotin kok Put, santai saja."
Setelah roti itu habis dimakan Putry dan tabletnya pun sudah diminum.Novita pun mengerti mungkin Putry butuh istirahat.Lalu Novita pun pamit untuk kembali menuju kamarnya.
"Put, aku pamit ya, barangkali kamu mau istirahat istirahat saja ya tidurkan, mungkin kamu kelelahan."
"Nanti kalau ada apa-apa panggil saja aku, nanti aku akan kesini lagi kalau kamu membutuhkan bantuanku."
"Iya Nov terimakasih banyak ya, ya sudah kalau gitu aku mau istirahat dulu."
"Iya Put silahkan, aku pamit ya."
Lalu Novita pun pamit menuju kamar asramanya.
__ADS_1