Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 52. Novita Sembuh


__ADS_3

Setelah dua hari Novita izin tidak masuk ke kampus karena sedang memulihkan lukanya, kini Novita pun sudah sembuh dan beraktifitas kembali seperti biasa.


Novita pun mulai beraktifitas lagi bersama Putry dan kembali berangkat menuju kampus.


Masih pagi hari, Zidan dan Phonapong sudah nongkrong di depan asramanya Novita dan Putry.Niatnya mereka ingin berangkat ke kampus bareng-bareng seperti ini.


Putry baru saja membuka pintu, alangkah terkejutnya melihat Phonapong dan Zidan sudah berada di depan asramanya.


Putry pun bertanya pada Phonapong. "Sayang,ngapain?masih pagi juga."


Lalu, Phonapong pun menjawab pertanyaan yang barusan di tanyakan Putry itu.


"Nunggu kamu lah sayang,memangnya nunggu siapa lagi?"


"Tapi kan aku belum siap-siap."


"Gampang lah masalah itu sayang, tinggal nunggu beres kan?" ucap Phonapong seolah tak mau kalah.


"Iya udahlah terserah sayang aja kalau gitu,tapi kalau lama jangan uring-uringan ya." Putry memperingatkan.


"Iya." jawab Phonapong singkat.


Disaat sedang rame-rame nya perbincangan dengan Phonapong, lalu Zidan pun bertanya kepada Putry."Put,Novita sudah sembuh belum lukanya?"


Putry pun menjawab pertanyaan Zidan. "Sudah bang sudah sembuh, alhamdulilah."


"Bisa tolong panggilkan tidak,Put?" tanya Zidan kembali.


"Boleh Bang, sebentar ya aku panggilkan dulu Novitanya."


Lalu, Putry pun berjalan ke arah kamar asramanya Novita.


Putry mengetuk pintu dulu, tapi karena terdengar suara dari dalam kamar suruh masuk Putry pun langsung masuk saja tanpa menunggu dibukakan pintu terlebih dahulu.


Begitu pintu dibuka, Novita pun langsung bertanya pada Putry yang masih diam di dekat pintu.


"Iya Put ada apa?"


Putry pun lalu mendekat ke arah Novita sambil berkata, " Gini Nov, ada Zidan di luar sedang nunggu kamu katanya, minta tolong sama aku tanyain sudah sembuh atau belum kamu?"


"Aku sudah sembuh kok Put, ini sebentar lagi juga mau berangkat ke kampus."

__ADS_1


"Oh iya udah, oke deh aku bilang dulu sama dia."


"Aku pamit dulu ya Nov." lanjut Putry lagi.


"Eh,kok buru-buru sih Put?" tanya Novita yang merasa keheranan.


"Sama aku juga mau siap-siap dulu Nov."


"Oh iya sudah silahkan Put, tapi mohon maaf itu pintunya ditutup lagi ya."


"Siap"


Putry pun lalu keluar dari kamar asramanya Novita dan segera menghampiri Zidan yang masih nongkrong di dekat motornya.


"Kak, kata Novita sudah sembuh katanya, dan sekarang lagi siap-siap dulu mau berangkat ke kampus." ucap Putry menyampaikan pesan dari sahabatnya Novita.


"Oh iya siap kalau begitu, terimakasih ya Put."


"Iya, aku masuk ke dalam dulu ya kak."


"Silahkan."


Putry pun lalu masuk kembali menuju kamar asramanya, mengecek kembali tas kuliahnya barangkali ada barang yang ketinggalan.


Kasihan kalau Phonapong menunggu dirinya terlalu lama pasti akan jenuh pikirnya.Disaat yang bersamaan lalu Novita pun muncul juga dari balik pintu kamarnya.


Novita pun secara tidak sadar lalu celetuk, "Enak ya kita Put, merasa jadi ratu pagi-pagi sudah ada yang menjemput.Nikmat mana lagi yang kau dustakan."


"Iya Nov alhamdulilah ya, dan tumben-tumbenan masih pagi sekali juga sudah muncul." ucap Putry menimpali celetukan Novita.


"Gak tau tuh,lagi jenuh kali dirumahnya makanya jemput kita cepat-cepat."


"Yuk ah kita ke arah mereka, kasihan mereka sudah menunggu dari tadi mungkin sudah jenuh." lanjut Novita sambil mengajak Putry menuju ke tempat dimana Phonapong dan Zidan sedang menunggu.


Putry dan Novita pun berjalan menuju ke arah Phonapong dan Zidan.Sesampainya di depan mereka, Putry dan Novita pun berucap dengan kompak. "Tumben nih kompak jemputnya."


Lalu Zidan pun merespon ucapan mereka berdua. "Iya, kebetulan kita ketemu dijalan,ya sudah kita bareng saja menuju kesini."


Phonapong pun tak mau kalah "Yuk kita berangkat, nanti kesiangan nyampe kampus." ajak Phonapong.


Kendaraan roda dua milik Phonapong dan Zidan pun segera dihidupkan mesinnya, sekiranya sudah agak panas mesinnya barulah siap tancap gas menuju kampus tempat dimana mereka berempat mencari ilmu.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, mereka pun telah sampai menuju kampus tercinta.Mereka berempat pisah di area parkir.


Phonapong menuju ke secretariat pecinta alam di ruangan inilah biasanya Phonapong selalu membahas rencana hiking ke alam bebas yang di adakan tiap tahun, Zidan menuju ke komunitas anak rantau melayu untuk membahas kegiatan amal di minggu depan, sedangkan Putry dan Novita berjalan menuju kelas karena dosennya sudah mulai berjalan menuju ruang kelas.


Suasana kelas sangat riuh oleh suara mahasiswa, dan mendadak senyap ketika dosen yang terkenal killer seantero kampus itu mulai memasuki kelas.


Dosen itu marah-marah sambil membenturkan penghapus white board atau papan tulis putih.


Beberapa jam kemudian, mahasiswa pun membubarkan diri dan mulai meninggalkan ruangan kelas itu satu persatu, karena mata kuliah yang diajarkan sudah habis waktunya.Dan mahasiswa di kelas itu pun boleh pulang karena sudah tidak ada lagi jadwal mata kuliah untuk di sore hari.


Putry dan Novita pun lalu bersiap untuk pulang menuju asrama.


Seperti biasa, mereka membeli makanan dulu di kantin biar di asrama mereka ada makanan.


Setelah membeli makanan, mereka berdua pun bergegas pulang menuju asrama dengan menggunakan taksi.Karena cuaca hari ini sedang panas terik jadi tidak memungkinkan untuk berjalan,meskipun di perjalanan cuma lima menit tapi cukuplah untuk menghindari dari teriknya sinar matahari di siang hari ini.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun telah sampai di asrama


Lalu, seperti biasa mereka langsung masuk ke kamarnya masing-masing.Tidak banyak aktifitas yang dilakukan setelah pulang dari kampus, karena mereka masih kelelahan jadi yang bisa dilakukan hanya rebahan dulu sambil menyantap cemilan yang tadi dibeli dari kantin.


Setelah dirasa istirahatnya cukup, lalu Putry pun menuju ke kamarnya Novita untuk mengerjakan tugas yang tadi siang diberikan dosen.


Tidak membutuhkan waktu lama, Putry pun sudah sampai menuju kamar asrama Novita.


Dilihatnya Novita sedang berada diluar, Putry pun langsung menghampiri Novita dan berkata.


"Nov, sedang ngapain? Kita mengerjakan tugas yuk, aku sudah membawa laptopnya."


"Ini aku lagi memberi makan kucing, tadi ada kucing lewat sepertinya lapar, jadi aku kasih makan deh." ucap Novita.


"Kalau gitu ayok kita mengerjakan tugas,silahkan masuk Put." lanjut Novita lagi.


Putry pun lalu masuk ke dalam menyusul Novita yang sudah masuk ke dalam kamar asrama lebih dulu.


Putry pun lalu duduk di tempat yang telah Novita sediakan itu.


"Mau minum apa Put? Yang panas atau yang dingin?" tanya Novita.


"Yang dingin saja ya Nov, biar segar."


"Oke Put, ditunggu ya sebentar, aku buatkan dulu."

__ADS_1


Novita pun lalu membuat minuman untuk sahabatnya itu.


__ADS_2