
Acara Ospek itu diadakan selama satu minggu dan di tutup dengan acara camping tiap kelas di area terbuka.Sekarang merupakan hari kelima dimana Putry beserta teman-teman yang lain sudah melaksanakan ospek hari kelima itu artinya sebentar lagi Putry sudah resmi menjadi mahasiswi Bangkok university.Tapi sebelum dimulai perkuliahan reguler efektif besoknya hari sabtu dan minggu seluruh mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan camping kecil disekitar lapangan dekat kampus.
Putry pun sangat antusias akan mengikuti kegiatan tersebut.Ya kapan lagi bisa mengikuti kegiatan bermalam di alam terbuka selain itu juga bisa sambil bakar jagung atau barbeque didalam api unggun bersama teman-teman yang lain.
Setelah beres melaksanakan pengenalan kampus dan membahas rencana camping,kini sudah memasuki jam sembilan waktunya istirahat dan bel pun berbunyi.
Seluruh mahasiswa baru dan seniornya pun bergegas meninggalkan ruangan kelas satu persatu ada yang lapar menuju kantin dan adapula yang pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang terletak didepan bersebelahan dengan ruangan secretariat pecinta alam.Novita lalu mengajak Putry untuk keluar kelas menuju kantin karena perutnya sudah mulai demo minta diisi.
"Put,ke kantin yuk!"
"Yuk Nov, kebetulan aku juga sudah lapar nih."
Mereka berdua pun bergegas berjalan menuju kantin yang letaknya berada di pojokan yang bersebelahan dengan pohon palm.
Sekitar sepuluh meter ketika sedang berjalan tiba-tiba tubuh Putry ada yang menabraknya dari belakang sedangkan Novita berjalan duluan menuju kantin.
Bbbrrrrukkk....
"Aduh..sakit." Putry jatuh tersungkur ke lantai.
Lelaki yang berparas tampan dan berkulit putih itu pun berkata "I am sorry girl,I am in a hurry." sambil mengulurkan tangannya ke Putry yang sedang terkulai lemas di lantai.
"If you walk carefully." Ucap Putry dengan nada marah dan kesal dengan lelaki dihadapannya.
"Yeah,sorry I didn't do it on purpose."
Dan dompet Putry pun terjatuh kelantai tanpa sadar.
"Ni khux krapea stangkh khxng khir?" Gumam Phonapong dalam hati.
Sambil merasa kebingungan yang terjatuh itu dompet siapa.Apa jangan-jangan milik perempuan tadi yang tidak sengaja menabraknya dari belakang olehnya.Tapi,ketika akan menyerahkan dompet itu perempuan yang telah ditabrak barusan itu sudah hilang dari pandangannya.
Sementara di ruang kantin.
"Aduh,dompetku kemana?kok gak ada ya?"
"Muka mu pucat,kelihatan kebingungan gitu kenapa?" Novita yang duduk berhadapan dengan Putry merasa kasihan melihat muka temannya menjadi pucat seperti yang sedang kebingungan mencari sesuatu.
__ADS_1
"Dompetku gak ada,sepertinya hilang Nov."
"Masa sih?coba cek lagi disaku atau ditas barangkali terselip." Novita memberi saran.
"Gak ada Nov,kemana ya?"
"Coba diingat-ingat lagi deh,tadi sebelum sampai kantin ngapain dulu?mana nyampe sini nya juga lambat duluan aku."
"Astaga,Nov aku baru ingat,tadi sebelum sampai kantin aku ditabrak dari belakang oleh seseorang gitu Nov."
"Terus gimana?Jatuh dimana?"
"Di dekat mading pengumuman sepertinya Nov,Aku kesana lagi deh barangkali dia masih ada di sekitar sana."
Lalu Putry pun kembali ke tempat kejadian semula ditemani dengan Novita.Ternyata lelaki yang menabrak Putry hingga terjatuh masih ada di sekitar sana sedang clingak-clinguk berharap perempuan yang dia tabrak datang menghampiri dirinya menanyakan dompetnya.
"Hello beautiful girl are you looking for a wallet?" Tanya Phonapong seolah tahu yang dicari Putry adalah dompet.
"Yes,I'm looking for it seems to fall here." Berharap dia tahu dan menemukannya batin Putry.
"Yes, this is the wallet, where did you find it?" Akhirnya ketemu juga dompetnya.
"That's right there i found it on the floor, yours?" Phonapong bertanya pada Putry semoga dompet ini punya Putry.
"Oh,Thank you."
"By the way, we haven't met yet, what's your name? I'm Phonapong."
"Oh,my name is Putry."
"Indonesian who? her face is so foreign."
"Yes, I'm Indonesian and just underwent ospek."
"Then greetings Putry, when will we meet again and chat."
Setelah proses pemulangan dompet dan perkenalan selesai Putry dan Novita pun kembali lagi ke kantin sedangkan Phonapong pergi ke ruang sekretariat pecinta alam.
__ADS_1
Oh iya,Selain jago basket,Phonapong pecinta alam juga.
Materi prakuliah akan dilanjutkan nanti jam sepuluh setelah istirahat selesai.Putry hari ini belum banyak berinteraksi dengan teman satu kelas yang lain hanya bisa berinteraksi dulu dengan Novita teman tetangga sebelahnya kamar asrama Putry.
Dikarenakan kampus ini kampus internasional sudah tentu banyak juga mahasiswa yang berasal dari luar negeri.Hal itu yang membuat Putry masih merasa canggung berkenalan lebih dulu.Ada orang Kamboja,orang Myanmar juga Orang Malaysia dan Filipina.
Di karenakan Putry belum paham betul mengenai bahasa thailand ini maka dari itu Dia hanya bisa memakai bahasa inggris dulu.Tapi tak mengapa lambat laun akan mengalir dengan sendirinya dan akan terbiasa cuma sekarang masih dalam masa adaptasi.
Beberapa jam kini telah berlalu,Putry dan yang lainnya saatnya untuk pulang ke asrama bareng dengan Novita.
Di sela-sela diperjalanan,Novita bertanya pada Putry.
"Put,gimana dompetmu sudah ketemu?"
"Sudah Nov."
"Itu ada,ketemu di mana memangnya?"
"Jadi gini ceritanya,waktu tadi kan ya sebelum ke kantin aku tuh jalan kaki kan,nah pas jalan itu gak tahu kenapa aku malah di tabrak dan didorong gitu sama cowok dari belakang,kamu sih malah ninggalin."
"Oh gitu,terus kenapa dompetnya bisa hilang?"
"Nah,pas sudah tabrakan gitu kan ya aku tersungkur ke lantai pas bangun lagi tuh aku gak nyadar sama sekali dompetku jatuh,untungnya tuh cowok masih ada di lokasi."
"Ya syukurlah kalau ada yang ngembaliin,maaf ya kalau tadi aku ninggalin habisnya jalanmu lambat kaya siput mana perutku sudah lapar banget ya sudah aku jalan duluan."
"Iya aku maafkan,Nov."
"Eh,tapi gimana cowok yang nabrak kamu ganteng gak Put?" Novita bertanya sambil tertawa terkekeh meledek.
"Kamu ya kalau masalah cowok aja nomor satu."
"Ya,kan aku cuma nanya Put,andai nih ya itu cowok masih jomblo kan lumayan bisa kali di jadiin pacar gitu ,aku ngebayangin ya indah kali punya pacar bule apalagi bule nya bule Thailand."
"Iya ganteng kulitnya putih pula,ah udah deh gak usah bahas ginian,lagian halu mu ketinggian Nov."
Ngobrol di jalanan tanpa terasa kini mereka berdua sudah sampai di area asrama,lalu mereka pun masuk ke dalam kamar asrama masing-masing dan beristirahat sebentar sebelum belanja dan menyiapkan segala sesuatu untuk dibawa camping besok.
__ADS_1