
Beberapa bulan kemudian,Phonapong sudah mulai bisa bicara bahasa Indonesia. Jadi, tidak merasa canggung dan kaku lagi berbicara dengan Putry.Waktu pertama Phonapong menyatakan cintanya kala itu pada Putry lalu di terima, hati Phonapong waktu itu sangat bahagia sekali akhirnya perasaannya terbalas.
***
Hari sudah pagi, seperti biasa Putry bersiap-siap untuk berangkat kuliah.Ada yang spesial sekarang, Phonapong selalu menawarinya berangkat ke kampus dan pulang bareng.Handphone pun berbunyi, rupanya telepon dari Phonapong, Diangkatlah telepon itu sama Putry.
Phonapong : Hallo sayang,sudah siap-siap belum?
Putry : Hallo juga sayang, sudah siap kok ini baru saja beres sarapan.
Phonapong : Aku jemput kamu ya?jangan dulu berangkat.
Putry : Iya sayang, aku tunggu.
Phonapong : Oke,dadah sayang muachhhh.
Setelah telepon dari Phonapong ditutup, lalu, handphone pun dimasukan ke dalam tas.Lalu Putry segera mengambil sepatu dari rak dan segera memakainya.Setelah memasang sepatu,Putry pun menunggu jemputan dari Phonapong di depan kamar asrama.
Oh iya,bentuk kamarnya berupa rumah yang berjejer beberapa pintu seperti kontrakan. Namun, fasilitas di dalamnya sangat lengkap ada kamar mandi di dalam, ada dapur beserta peralatan masak dan peralatan makan, di dalam kamar mandi nya pun ada shower dan bisa mengatur panas dan dingin nya air, terpasang Ac, dispenser , serta Televisi.
Lima menit berlalu, Phonapong akhirnya sampai di depan kamar asrama Putry.Phonapong turun dari kuda besi kawasaki ninja nya lalu di parkirkannya kuda besi itu di depan.Dan Phonapong pun mengetuk kamar asrama Putry.
Tok..
Tok..
"Sayang,ini aku sudah sampai depan asrama mu, yang."
"Iya yang,sebentar ya ini aku mau bukain pintu dulu." Teriak Putry dari dalam.
Ceklek
Pintu pun dibuka.
"Sayang,kenapa telat sampainya,sih?" Tanya Putry dengan wajah cemberut.
"Maaf sayang,tadi di jalanan macet." Ucap Phonapong sambil memohon maaf.
"Alesan ah,tadi aku sudah nunggu lama di depan, tapi karena kamu nya lama belum sampai-sampai jadi aku masuk lagi ke dalam mana haus juga ingin minum." Gerutu Putry sambil memonyongkan bibirnya,khas anak muda baru gede kalau lagi ngambek.
"Kamu marah ya,sayang? Ya maaf sayangku,cantik ku, jelek loh nanti muka mu kalau ngambek." Goda Phonapong agar Putry tidak marah-marah lagi.
__ADS_1
"Yuk berangkat, nanti kesiangan."
" Iya nona cantik,pakai dulu helm nya ya."
Phonapong memberikan helm itu ke Putry lalu Putry pun segera memakaikannya ke kepalanya.
Dan mereka pun segera berangkat menuju kampus dikarenakan sudah pukul 08.00 pagi.Pembelajaran mata kuliah manajemen keuangan dosennya agak killer jadi harus tepat waktu sampai kampus.
Sesampainya di kampus,kuda besi Phonapong pun memasuki area parkiran dan memakirkan kuda besi nya disana.Saat masih di dalam area parkiran, Phonapong ngobrol sebentar dengan Putry.
"Sayang,nanti beres kelasnya jam berapa?"
"Sekarang dua mata kuliah yang,pulang pukul 11.00 siang,kenapa memangnya yang?"
"Oh iya, nanti aku antar lagi ke asrama, jadwal masuk kelas ku nanti sih, sekarang aku mau ngerjakan tugas dulu di kantin."
"Ya sudah nanti aku tunggu,ya! aku mau masuk kelas dulu."
"Iya,sayang..semangat belajarnya."
Putry pun berjalan menuju ke arah kelas, tiba-tiba dari arah belakang...
Dooaarr...
"Aduhhh Novita,ngagetin banget sih kamu."
"Maaf Put maaf kalau bikin kaget."
"Untung aku engga punya penyakit jantung,coba kalau punya bisa jantungan aku." Ucap Putry dengan nada kesal.
"Iya maaf mputt..Hmm makin lengket aja nih duh yang sudah punya pacar,kemana-mana selalu berdua nempel terus kaya prangko,bagai dunia milik berdua yang lainnya ngekost bikin ngiri saja yang masih jomblo." ledek Novita ke Putry.
"Duh kasihan temanku yang satu ini,sabar ya! makanya nyari dong mbloo"
"Belum ada yang sreg Put."
"Belum ada yang sreg atau gak ada yang mau?" ledek Putry.
"Ah Put mah gitu ngeledek mulu dah ah."
" Maafin ya Nov,semoga temanku ini dapat juga pasangan yang dia mau."
__ADS_1
"Aamiin..yuk ah masuk kelas!"
Tibalah sampai ke kelas lalu mereka pun mengikuti mata kuliah itu hingga selesai.Sekitar dua jam mata kuliah itu tidak banyak tugas yang diberikan dosen,sehingga bisa pulang cepat.
Saat sedang akan keluar dari kelas,tiba-tiba Phonapong pacarnya Putry sudah nungguin.
"Duh,emang benar ya kalau tuan Putri mau pulang saja sudah ditunggu pangeran." Celetuk Novita di depan Phonapong.
"Apaan sih Nov,ngirii ya..biar gak ngiri lagi nanti dicariin ya."
Tipe pacar buat Novita katanya sekelas anak pejabat juga biar bisa dinasti politik dengan bapaknya,pintar,lulusan S2,anak orang kaya,punya rumah dua,sawah hektaran.
Dan percayalah,itu semua tidak akan pernah ada hehehe.
Putry pun pulang dengan Phonapong ditemani si kuda besi kesayangannya keliling kota karena hari masih siang tidak apa-apa lah ngelayap dulu, mampir ke Cafe ngobrol berjam-jam sambil makan siang juga.
Phonapong bercerita bahwa dia memiliki kakak perempuan dan sekarang sudah menikah dan memilih menetap di negara sakura Jepang. Jadi, sekarang di rumahnya cuma bertiga saja dengan ayah ibunya sama seperti waktu Putry masih berada di Indonesia. Ayahnya seorang Arsitek dan ibunya seorang Dosen di salah satu Universitas ternama di Thailand.Dan Phonapong ini menganut agama Buddha.
Tiba saat nya Handphone Putry berdering alarm adzan dan Putry meminta Phonapong untuk mencari mesjid terdekat karena Putry mau shalat Dzuhur.Meskipun negara gajah putih ini mayoritas beragama buddha tapi ada sebagian kecil umat muslimnya.
"Sudah yang Sholatnya?"
"Sudah selesai yang."
"Sekarang giliran aku ya,aku juga mau ibadah ke wihara,kamu mau ikut yang?"
" Iya yang,tapi aku tunggu di luar saja ya."
"Baiklah."
Phonapong pun menuju wihara untuk melaksanakan ibadahnya.Sementara Putry menunggu di luar sembari memainkan handphone miliknya.
Beberapa menit berlalu,kini Phonapong sudah selesai melakukan ibadahnya dan keluar dari wihara menuju parkiran tempat Putry menunggu dan memakirkan si kuda besinya.Lalu Phonapong pun mengajak Putry untuk segera pulang ke asrama,tidak baik mengajak main anak orang terlalu lama.
"Yuk yang kita pulang!" Ajak Phonapong kepada Putry yang tidak menyadari kalau Phonapong sudah berada di hadapannya.
"Loh,sudah disini saja yang kapan datangnya?"
"Dari tadi..lagian main handphone terus sih,aku datang juga tidak nyadar."
"Yuk pulang yang,takut kesorean dijalan."
__ADS_1
"Iya yang,ayo."
Mereka pun keluar dari parkiran kuda besi dihidupkan dan bergegas untuk mengantarkan dulu Putry ke kamar asramanya.