Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 37 Kakak Phonapong Mudik


__ADS_3

Saat sedang masih di area lapangan basket,tiba-tiba ada sebuah pesan dari kakaknya Phonapong yang berada di Jepang.Rupanya kakaknya mau menyampaikan sesuatu, bahwa besok kakaknya mau mudik ke Thailand dan minta dijemput oleh Phonapong menuju Bandara.


Tiba-tiba wajah Phonapong agak berubah setelah menerima pesan dari kakaknya itu.Lalu, Putry pun segera menghampiri dan bertanya, "Sayang,kenapa?"


Phonapong yang dari tadi bengong agak kaget ketika Putry tiba-tiba sudah ada didekatnya.Dan Phonapong pun menjawab "Oh,begini sayang..kakakku yang tinggal diJepang besok mau pulang kesini."


"Oh iya? Harusnya senang dong sayang, kakaknya pulang..kok malah kelihatan sedih,sih!" Ucap Putry.


"Tidak apa-apa sayang,aku cuma takut nanti kakak ku nanya aku sekarang sedang dekat sama siapa gimana? Aku cuma takut kakak pun tidak mendukung dengan hubungan kita,aku belum siap sayang."


"Santai dulu sayang,kan belum hari esoknya juga,ya semoga kakakmu jangan dulu menanyakan tentang hubungan kita."


"Iya sayang,aku sayang kamu,jangan meninggalkan aku ya."


"Aku juga sayang kamu,gak ingin jauh darimu,sudah ah malu dilihatin anak didikmu."


Sejenak Phonapong pun menoleh ke arah belakang,nampak anak didiknya saling memandang ke arah depan pasangan yang sedang kasmaran itu di lapangan.


Karena merasa kikuk merasa diperhatikan,Phonapong pun lantas membentak anak didiknya itu.


"Hey kalian..konsentrasi latihannya,jangan lihat kemana-mana."


Anak didiknya pun kembali berlatih kembali dengan apa yang di intruksikan pelatihnya itu.


Setelah dirasa cukup lama berada di lapangan melatih anak-anak dan Cuaca pun mulai panas.Karena hari sudah mulai siang matahari pun sudah berada di atas kepala.Phonapong pun akhirnya membubarkan anak-anak yang sedang berlatih karena waktu latihan sudah habis.


Mereka pun segera ke tempat ruang ganti baju untuk mengganti baju.Karena baju yang sedang dipakai sudah dipenuhi keringat sisa tadi latihan dilapangan.


Setelah semuanya selesai mengganti pakaian, lalu satu persatu mulai meninggalkan lapangan basket dengan menggunakan motornya.


Sementara Phonapong, masih berada di sekitar lapangan memastikan semuanya sudah pulang atau belum.Karena merupakan tanggung jawab pelatih itu harus semuanya kembali dalam keadaan selamat.Setelah semuanya dipastikan pulang, barulah Phonapong mengajak Putry untuk pulang meninggalkan lapangan basket itu.


Beberapa menit kemudian, mereka sudah berada di jalanan.Namun, mereka sepertinya lapar mau melipir dulu ke kedai yang buka.Tapi sepertinya mereka tidak makan ditempat melainkan dibungkus dibawa pulang ke asrama.


Setelah mampir dari kedai,mereka pun melanjutkan kembali perjalanan menuju asrama Putry.


Singkat cerita, mereka sudah sampai asrama dan membuka bungkusan tadi yang di bawa dari kedai.Dan akhirnya mereka pun makan bersama di dalam asrama itu.


Di sela-sela makan, Putry membuka obrolan biar suasananya tidak hening.


"Sayang,memang benar ya kakak mu besok mau pulang?"


"Iya sayang besok,kakakku mau pulang kesini." jawab Phonapong.

__ADS_1


"Dalam rangka apa ya?" Putry bertanya semakin penasaran.


"Entahlah sayang,sepertinya rindu suasana rumah."


"Oh gitu, tapi dengan suaminya tidak ada masalah kan?"


"Sepertinya tidak,cuma ingin liburan saja kesini sayang."


"Oh gitu, ya syukurlah kalau baik-baik saja."


"Iya,kenapa memangnya sayang?"


"Tidak apa-apa,cuma nanya saja kok."


"Oh cuma nanya,kamu nanyaa kamu bertanyaa-tanyaa??"ledek Phonapong.


"Ih,apa sih sayang,gak lucu deh!" ucap Putry sambil memukul-mukul pelan punggung Phonapong.


"Idihh sayang,marah nih ceritanya." ucap Phonapong disambut gelak tawa.


Setelah cukup lama berada di dalam asrama,makanan pun sudah habis.Lalu, Phonapong pun pamit ke Putry mau pulang karena badan sudah lelah serta ingin segera istirahat.


"Sayang,aku pulang dulu ya, lelah banget ini mana badan bau penuh keringat."


"Iya sayang,silahkan." ucap Putry mempersilahkan Phonapong untuk pulang.


"Iya sayangku siap."


Lalu Phonapong pun mencumbu bibir Putry yang merah seperti buah cerry dan mencium kening, ketika akan pulang di dekat pintu.


Phonapong pun keluar dari pintu menuju ke depan diantar Putry dan motor Phonapong pun dihidupkan dan beberapa detik setelah dihidupkan lalu motor pun melaju ke arah jalanan kota Bangkok menuju rumah Phonapong.


***


Pagi hari, cuaca yang cerah hari ini Phonapong akan pergi menuju Bandara untuk menjemput kakaknya dari Jepang.


Phonapong pun menjemput kakaknya memakai mobil ayahnya.Karena akan membawa tas-tas yang berisi oleh-oleh dari kakaknya dan beberapa koper yang berisi beberapa stel baju ganti kakaknya.


Setelah tiba di depan Bandara, nampak kakak perempuan nya beserta kakak iparnya dan anaknya sudah menunggu di depan bandara.


Phonapong pun lalu menghampiri mereka dan menyalami mereka satu persatu.


Lalu setelah menyalami kakaknya dan kakak iparnya, Phonapong pun mempersilahkan untuk memasuki mobilnya.Karena Phonapong akan segera pulang lagi menuju rumah, melihat kakaknya yang kelihatan kelelahan karena habis perjalanan jauh membuat Phonapong Cepat-cepat untuk menyalakan mobilnya dan bergegas untuk mengendarai mobilnya.

__ADS_1


Mobil pun kini telah berada di jalanan kota Bangkok akan menuju ke arah rumah Phonapong.


Beberapa menit kemudian, mobil yang dikendarai Phonapong pun telah sampai rumah.Sejak dari bandara hingga rumah anaknya kakak tidak henti menangis dan rewel,tetapi setelah memasuki rumah Phonapong si anak itu berhenti rewel.Mungkin karena faktor kelelahan dan kegerahan.Lantas anak kecil itu ditidurkan didalam kamar.


Setelah beberapa jam Phonapong berada di rumah, lalu Phonapong meminta izin ke penghuni rumah untuk keluar sebentar.Alasannya mau ke rumah teman mengambil sesuatu yang ketinggalan,padahal ditengah perjalanan, dia mampir ke asrama Putry.


Phonapong pun lalu mengetuk pintu kamar asrama Putry.


Tok..


Tok..


Pintu di ketuk


Lalu,Putry pun membuka pintu tersebut.


"Hai sayang,sudah tiba di sini aja nih!" sapa Putry.


"Iya sayang,maaf ya aku mampir kesini tadinya mau ke rumah teman tapi temannya sedang tidak ada.Gak tau kemana tuh."


"Iya gak apa-apa,kalau mau mampir ya mampir aja sayang."


"Aku ganggu kamu gak yang?"


"Engga kok gak ganggu..santai ajalah kayak ke siapa aja."


"Iya barangkali ganggu maaf sayangku."


"Oh iya,kakakmu sudah sampai rumah yang?"


"Iya sudah sayang,barusan sebelum kesini aku jemput dulu ke bandara."


"Oh ya syukurlah kalau sudah sampai."


"Iya sayang,jadi kesini itu mau ada urusan gitu investasi mau membeli tanah sekalian liburan katanya."


"Ya bagus dong yang,uangnya sebagian disimpan buat investasi biar gak cepat habis jadi kan ada tabungan buat masa depan."Ucap Putry seakan menyetujui keputusan kakak Phonapong yang mau berinvestasi.


"Iya,aku juga inginnya gitu nanti kalau sudah menikah sayang."


"Oh iya,aku ikut dulu disini ya, dirumah berisik anaknya nangis terus." pinta Phonapong.


"Iya sayang silahkan,mau bikin minum ambil sendiri ya."

__ADS_1


"Aku mau ngerjakan dulu projekan." lanjut Putry.


"Iya sayang siap."


__ADS_2