Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 46 Phonapong Berulang Tahun


__ADS_3

Setelah setengah jam Putry menimbang-nimbang waktu, akhirnya Putry memberanikan diri untuk menghubungi Phonapong.Putry pun mengambil handphone itu dari tas kuliahnya,karena dari tadi handphone itu berada di dalam tas.


Dan langsung mengetikan pesan ke dalam aplikasi berwarna hijau itu.


Putry


[Sayang,selamat berulang tahun ya.]


Lama tidak ada balasan, lalu sekitar lima menit kemudian Phonapong pun membalasnya.


Phonapong


[Sayang, kamu kenapa? Bukannya kamu marah ya sama aku?]


Putry


[Maaf ya sayang, aku tadi cuekin kamu seharian aku cuma ngeprank saja.Aslinya aku tidak marah yang]


Phonapong


[Saayaang..iseng banget ya ampun.]


Putry


[Iya maaf ya, ngomong-ngomong nanti malam sayang ada waktu gak?]


Phonapong


[Iya sayang aku maafkan,sepertinya nanti malam gak ada kegiatan dan gak kemana-mana.Memangnya kenapa sayang?]


Putry


[Kita ketemu ya, kamu ke asrama.]


Phonapong


[Oke sayang,siap aku kesana nanti aku kabari lagi ya.]


Putry


[Iya sayang.]


Percakapan lewat aplikasi hijau pun berakhir,handphone pun di taruh di tempat biasanya.


Putry pun lalu beres-beres ruangannya karena ada Phonapong nanti yang akan berkunjung.Dan Putry pun lalu berganti baju dan berdandan supaya lebih cantik.


Sementara di lain tempat, Phonapong pun melakukan hal yang sama.Karena akan bertemu dengan Putry kekasihnya itu.


Setelah beres, Phonapong pun lalu beranjak menuju garasi untuk mengambil motornya.Dan Phonapong pun lalu memanaskan dulu mesinnya sebelum akan hendak dipakai.


Lima menit kemudian, setelah dikira-kira mesinnya sudah agak panas lalu motor Phonapong pun segera melaju menuju jalanan kota Bangkok dan terus saja melaju hingga sampailah di depan Asrama Putry.

__ADS_1


Seperti biasa, motor pun di parkirkan di depan.Dan Phonapong pun lalu turun dari motornya dan segera berjalan menuju ke arah pintu.


Pintu pun diketuk.


Tok..


Tok..


Putry yang sedang menonton Televisi pun kaget karena tidak mengabari terlebih dahulu.


"Siapa yang datang ya?" gumam Putry dalam hati.


Lalu Putry pun berjalan menuju pintu itu untuk segera membuka pintunya.


Pintu pun dibuka.


Ceklek


"Eh sayang rupanya,dikira siapa?" tanya Putry.


"Iya ini aku sayang,kan tadi nyuruh kesini.Oh ya, memangnya ada apa sayang?" Phonapong pun bertanya balik.


"Taraa.."


Sebuah kado kecil berbentuk kotak yang dibungkus oleh kertas kado yang sedemikian rupa.


"Ini untuk kamu sayang,semoga suka ya."ucap Putry sambil menyerahkan kado berbentuk kotak kecil itu.


"Iya sayang,semoga suka ya pemberian aku."


"Iya,terimakasih ya sayangku.Gak nyangka aku,kamu seromantis itu."


Ketika Phonapong berkata seperti itu sambil menerima kadonya.


"Oiya sayang,aku lupa tadi waktu beli kado ini, aku lupa mampir ke toko kue.Jadi kuenya gak beli deh." ucap Putry dengan wajah cemberut.


"Tidak apa-apa kok sayang, lagipula aku tuh paling tidak doyan banget kue juga.Segini juga sudah senang banget." ucap Phonapong sambil merangkul pinggang Putry dan mencium keningnya.


"Yang Penting kamu selalu ada untukku dan selalu mendampingiku itu sudah cukup."


"Suntuk nih sayang, kita keluar yuk." lanjutnya lagi.


Phonapong pun mengajak Putry untuk pergi keluar, kalau tidak hujan dimalam ini.


Begitu membuka pintu, ternyata cuaca diluar cukup cerah.Kebetulan malam ini ada film yang sedang tayang di Bioskop.Film baru yang baru rilis tiga hari yang lalu.


"Yuk sayang ayo." Putry pun mengajak juga sambil memegang tangan Phonapong.


Lalu, Phonapong pun menuju ke motornya sambil menggandeng tangan Putry.


"Ini sayang pakai dulu helmnya,sini aku pakai kan ya." Phonapong pun mengambil helm di cantelan bagian depan.

__ADS_1


"Tumben sayang, biasanya juga suka nyuruh pakai sendiri." ucap Putry heran.


"Ya pengen aja dong sayang, romantis-romantisan seperti di drama-drama itu loh."


"Kalau perlu setiap hari juga boleh." lanjut Phonapong lagi sambil tersenyum menatap indahnya paras cantik Putry.


"Yuk lah sayang, jangan kelamaan ngobrol nanti filmnya keburu main."


Ajak Putry lagi.


"Iya..iya.. Ini berangkat sekarang." Lalu Phonapong pun menyalakan motornya dan motor pun melaju dengan kecepatan sedang di Jalanan Kota Bangkok.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun telah sampai menuju bioskop.


Sesampainya di depan Bioskop, Putry pun lalu berucap, "Sayang, nanti kadonya dibuka nanti saja ya kalau sudah di rumah."


"Kenapa?" tanya Phonapong.


"Pokoknya nanti ya dibuka nya."


"Oke sayang,sekarang kita pesan dulu saja tiketnya takut kehabisan.


Phonapong pun berjalan menuju tempat loket pembelian tiket.Dan ternyata, tiketnya pun sudah pas tersisa dua lagi.


Phonapong pun akhirnya membeli tiket itu semuanya.


Petugas loket itu pun tersenyum dan langsung memberikan tanda bahwa tiket telah habis.


Phonapong pun setelah membeli tiket itu langsung menuju ke tempatnya Putry berada saat ini.


Saat Phonapong sudah sampai didepan Putry, Putry pun bertanya.


"Gimana sayang tiketnya ada?" lalu Phonapong pun menjawab dengan menunjukan dua buah tiket ditangannya.


"Ini sayang tiketnya tinggal dua,pas banget waktu kita sampai tuh."


"Wah, rezeki kita ini ya yuk sayang kita masuk ke dalam, filmnya mau dimulai tuh." ajak Putry.


Dan Phonapong pun akhirnya masuk ke dalam gedung bioskop itu dengan Putry.


Di dalam gedung bioskop itu, sudah penuh dengan para penonton yang hendak menonton film yang baru rilis itu.


Putry dan Phonapong kebagian kursi di paling depan, karena bagian tengah dan belakang sudah penuh ditempati.


Film pun akhirnya tayang juga, semua yang ada di dalam gedung bioskop itu pun menontonnya dan menikmati setiap dari adegan film tersebut.


Ada sekitar dua jam lima belas menit durasi film itu tayang mengisahkan seorang remaja anak sekolahan setara SMA yang sedang dimabuk cinta tapi lambat laun kisah percintaan itu kandas karena orang ketiga.


Ada rasa nyesek dan sedih ketika melihat tayangan film itu.Jalan ceritanya membuat seluruh penonton di dalam gedung menjadi pada menghayati atau istilah anak muda zaman sekarang katanya bawa perasaan.


Setelah selesai Film itu, kemudian para penonton termasuk Putry dan Phonapong yang berada di dalam gedung mulai berangsur-angsur keluar meninggalkan gedung dan tutupnya bioskop itu sekitar pukul 22.00 malam.Para karyawan bioskopnya pun satu-persatu mulai pulang juga karena jam beroperasi sudah habis.Dan akan dilanjut dibuka kembali pada hari besok hingga sampai malam hari lagi.

__ADS_1


Phonapong dan Putry pun kini sedang berjalan menyusuri eskalator di dalam sebuah mall.Karena Bioskop ini merupakan sebuah bioskop yang berada di dalam mall yang berada di lantai paling atas.Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun kini sudah sampai di lantai bawah dan akan menuju pintu keluar.


__ADS_2