Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 18 Camping


__ADS_3

 Upacara pembukaan pelepasan mahasiswa baru yang akan mengikuti camping antar kelas telah selesai dilaksanakan.Rombongan per-kelas pun segera memasuki bus pariwisata yang telah disediakan dan telah terparkir didepan kampus.


Sesaat akan menuju parkiran yang dipenuhi bus itu, tiba-tiba Putry ingat sesuatu, rasanya ada barang yang tertinggal didalam loker.Lalu,Putry pun bergegas pergi menuju loker itu dan segera mengambil barang yang tertinggal didalam loker.


"Akhirnya,ketemu juga ini, aku kira hilang." Ucap Putry dalam hati.


Selesai mengambil barang itu,Putry berjalan lagi menuju Depan kampus.Ketika sedang berjalan, tiba-tiba Putry berpapasan dengan Phonapong yang sedang mengunci pintu ruang sekretariat pecinta alam.Phonapong pun menyapa Putry,


"Hallo, we meet again,where did you come from,Put?


"Eh, Hello too, I just finished picking up the things that were left behind."


"Oh yeah, By the way, do you want to go camping?is it really okay to be in nature?"


Tanya Phonapong seolah merasa khawatir melihat lekuk tubuh Putry yang sempurna dimata lelaki dan mempunyai kulit yang mulus,putih juga bersih. Takutnya tidak mau menjelajah alam, bersurvive dialam liar, dan bermalam ditenda.Karena biasanya cewek itu maunya menghabiskan waktu disalon,belanja ke Mall, dan nongkrong berjam-jam dicafe.


"Yeah,I want to go camping even thought I was a home child when I was In Indonesia but I also like to explore nature,climb hills,go through valleys, you know?  It's very exciting in my opinion."


Jawaban dari Putry, dia menceritakan meskipun sehabis lulus sekolah dia hanya menghabiskan waktu dirumah. Tapi, kalau ada acara menjelajah alam, mendaki bukit, dan melewati lembah dia selalu ikut karena akan mendapatkan banyak hal baru dan bisa menyegarkan pikiran kala banyak pikiran.


Putry memang anak orang kaya. mami dan papi nya punya perusahaan. Namun, berbeda dengan anak muda seusianya yang lebih sering foya-foya, menghabiskan harta orang tua, pergi dugem sampai pulang larut malam,atau pergi belanja setiap hari.Putry lebih asyik pergi ke alam bebas bersama teman-temannya.


"I'm very glad you're coming,Putry,If there's anything, I'II be the chief executive."


Phonapong sangat senang sekali Putry ikut dalam kegiatan camping ini.Dan dia berjanji akan bertanggung jawab apabila nanti ada sesuatu karena dia merupakan ketua pecinta alamnya.

__ADS_1


Mereka berdua pun berjalan menuju halaman depan kampus dan memasuki ke rombongan bus masing-masing. Perjalanan menuju lapangan tempat camping sekitar lima kilometer dari kampus.Tempat itu adalah tempat dimana gajah-gajah liar mencari makan.Tapi,saat hendak akan diadakan acara ini, gajah itupun dititipkan dulu ke tempat penangkaran hewan.Setelah beberapa menit,mobil bus rombongan ini melaju akhirnya sudah sampai juga ke sebuah lapangan luas dengan rumput-rumput yang hijau mirip savana dikaki gunung.


Seluruh mahasiswa baru tingkat satu itu segera turun dari mobil bus. Begitu sudah turun semua barulah dibagi-bagi tugas tiap kelompok. Ada yang mendirikan tenda, Ada yang mencari kayu bakar, dan Adapula yang menyiapkan makanan.


Setelah semuanya beres,lalu tibalah waktunya makan siang karena perut mulai bunyi minta diisi.Selesai makan semuanya pun mengikuti penjelajahan alam nanti sore barulah pulang ke tenda.Perjalanan dimulai dari kelompok sakura kelompoknya Putry disusul kelompok Teratai kelompoknya Novita dan yang lain.Mereka melewati sungai,hamparan sawah,dan perkebunan karet, yang membuat mata segar memandang udara pun masih asli belum tercampur polusi.


Ada lima Jam penjelajahan alam itu dilakukan karena sebagian anggota kelompok yang lain mulai kelelahan karena ada yang baru mengikuti pertama kalinya,kebanyakan yang belum berpengalaman untuk urusan menjelajah.Sementara Putry,sangat semangat sekali mengikutinya,Rintangan apapun dilewatinya.Phonapong memerhatikannya dari kejauhan begitu salut dengan Putry.Dia pun berkeinginan suatu saat nanti agar punya pendamping hidup pecinta alam juga agar bisa camping berdua.


Waktu sudah memasuki jam 15.00 sore,seluruh mahasiswa yang mengikuti penjelajahan pun berangsur-angsur pulang menuju tenda.Diperjalanan menuju tenda,Putry memulai pembicaraan dengan Novita.


"Nov,sudah seminggu kita kuliah disini,belum ada yang akrab sama kita."


"Iya sama Put,aku juga begitu,ya paling sesekali saja kalau mereka duluan yang ngajak ngobrol aku respon kalau engga ya udah diem."


"Ya sudah jangan banyak ghibah,mending sekarang kita langsung mandi biar gak keduluan sama yang lain."


Malam pun tiba,seluruh mahasiswa baru berkumpul dengan formasi melingkar mengelilingi api unggun, ada yang membawa gitar lalu nyanyi-nyanyi , ada yang membawa jagung dan bahan barbeque.


bakar-bakar sambil diiringi alunan petikan gitar yang mengalun indah di alam terbuka dengan kerlap-kerlip bintang di langit dan cahaya bulan yang menyinari bumi sungguh indah sekali.


Dari kejauhan,datanglah Phonapong menghampiri Putry yang sedang membakar jagung dan membakar barbeque.Phonapong begitu romantis sekali,di tangan nya dia membawa seikat bunga edelweis dan sekotak coklat.Sambil menunduk,Phonapong berkata,


"Putry,will you be my girlfriend?"


Putry yang sedang fokus bakar-bakaran pun sontak kaget dan malah bengong dia bilang begitu dihadapan banyak orang.

__ADS_1


Lantas semua orang yang berada disana riuh sekali dan berteriak banyak yang mendukung untuk menerima tawaran Phonapong menjadi pacarnya.


Hati Putry kian bimbang dan gelisah dibuatnya.Lalu,Putry pun berbisik pada Novita disebelahnya.


"Nov,gimana ini?aku harus jawab apa ya?"


"Hmm..rilex dulu pikiranmu..kira-kira kamu suka juga engga sama dia?kalau suka ya terima saja,Put!"


"Tapi, Nov?"


"Sudah,coba saja dulu cocok apa engga,kalau cocok nanti terusin kalau engga ya gimana nanti, kalau sudah jodoh pun nanti tidak akan kemana sejauh apapun nanti misalnya kamu pulang ke Indonesia dia mungkin nanti nyariin kamu juga ke indonesia."


"Gitu ya, Nov?"


"Katanya kamu waktu beberapa hari yang lalu ngebayangin ingin punya pacar bule,giliran sudah ada didepan mata malah dicuekin sih,Put?"


"Tapi kan itu aku bilang seandainya,Nov."


"Seandainya juga nanti kan siapa tahu bisa jadi kenyataan,Ingat Put,kata-kata adalah doa bisa jadi perkataanmu dulu langsung diijabah."


"Ya sudah,deh aku coba,ya!"


Lalu,Putry pun menghampiri Phonapong dan menerima seikat bunga edelweis dan sekotak cokelatnya sambil berkata,


"Yes, I want to be your girlfriend!" mendengar kata itu Muka Phonapong langsung memerah senang sekali.

__ADS_1


"Thank's Put."


__ADS_2