
Sesudah mengirimkan pesan kepada suami,kitapun melanjutkan perjalanan menuju Bandara International Soekarno hatta menggunakan taxy on line yang kami pesan melalui aplikasi hijau bergambar helm itu,tadinya mau menunggu MRT atau transjakarta tapi,ah ribet mending pesan online saja tinggal pijit handphone langsung dijemput depan orangnya.
Kami landing di Bandara Halim perdana kusuma baru tiga puluh menit ditambah tadi perjalanan udara kurang lebih tiga puluh menit juga benar-benar menghemat waktu.
Abang taxy online pun datang,kami segera bergegas masuk mobil untuk segera berangkat menuju Tangerang.Perjalanan darat memakan waktu kurang lebih tiga jam untuk sampai menuju Bandara International itu lumayanlah bisa beristirahat selonjoran di mobil beberapa jam.Setelah menunggu beberapa menit taxy online itu datang juga.
"Dengan Ibu Tiara ?perjalanan sesuai aplikasi ya?" tanya driver tersebut.
"Oh iya dengan saya sendiri."
"Silahkan masuk." driver pun membuka pintu mobilnya.
Setelah mami Tiara masuk mobil driver tersebut bertanya kembali "Tujuan nya ke Bandara Soekarno-hatta ya bu?"
"Iya pak." jawab mami Tiara.
Mobil pun melaju dari arah Jakarta timur menuju Tangerang kurang lebih tiga jam hingga akhirnya bisa sampai di tempat tujuan.
Sesampainya di Terminal international Bandara Soekarno-hatta,
Kita pun segera membayar jasa taxy online tersebut.
"Bang,jadi berapa ongkosnya?saya bayar cash ya tidak pakai g*pay."tanya mami Tiara.
"Jadi semuanya tiga ratus ribu ,didalam ada empat orang ya?" tanya driver.
"Oh iya pak,ini pak uangnya kembaliannya nanti buat bapak saja." ucap mami Tiara sambil menyodorkan uang seratus ribuan empat lembar.
"Masha Allah,terima kasih bu ini tip nya besar sekali buat saya."
"Tidak apa-apa pak ya,semoga bermanfaat,kalau begitu saya langsung turun disini saja pak depan Terminal A tapi agak kedepan lagi." Mami Tiara memberi arahan kepada driver.
"Siap bu," driver pun mengiyakan arahan tersebut.
__ADS_1
Sesampainya di tempat penukaran tiket online semua rombongan pun turun.
"Terimakasih ya Bu sudah order jasa di kami,semoga selamat sampai tujuan buat Ibunya dan keluarga." ucap driver lagi.
Kita hanya membalas senyuman ke pak driver.
Mami Tiara,Putry beserta penerjemah dan tour travelnya segera ke tempat penukaran tiket online.
Begitu selesai menukar tiket,kita pun segera duduk di kursi tempat tunggu penumpang.Dari arah barat,ada speaker Bandara yang mengumumkan kepada para penumpang untuk segera naik ke pesawat karena sebentar lagi akan take off.Bunyi speakernya seperti ini
Perhatian..Perhatian..Pesawat dengan jurusan Bangkok akan segera take off,harap penumpang untuk bersiap-siap terimakasih.
Dari landasan menuju ke atas dengan hamparan awan jalur langit.
Perjalanan dari Bandara Soekarno hatta menuju Bandara Supharnabhumi kurang lebih Sekitar tiga jam lima belas menit.
Sepanjang perjalanan menggunakan pesawat yang terlihat banyak hamparan awan bergumpal seperti kapas di langit begitu takjub melihatnya.
Sementara di rumah sekarang tinggal ada bi Laksmi yang diamanatkan jaga rumah,karena majikan perempuan sedang melakukan perjalanan sedangkan majikan laki-lakinya sibuk dalam pekerjaannya berangkat pagi pulang tengah malam.Begitu saja terus hingga waktu kurang lebih seminggu.Sore pun berlalu,kini berubah menjadi malam.Papi Indrawan pulang kerja langsung menelepon istri dan anak semata wayangnya apakah sudah sampai tujuan atau belum, soalnya dari dua jam yang lalu pesan di aplikasi hijaunya masih centang satu artinya handphone nya masih dinonaktifkan.Lalu beliau pun menelepon,
Papi Indrawan : Halo Asalamualaikum..
Mami : Waalaikumsalam pih.
(Akhirnya diangkat juga teleponnya) batin papi suaminya.
Papi : Sudah sampai mana mam?daritadi pesan nya centang satu terus.
Mami : Ini baru saja landing di bandara,tadi sih masih diatas makanya hpnya belum aktif,oh iya bagaimana keadaan di rumah dan kerjaan pi gimana?
Papi : Ya syukurlah kalau selamat,pi akhir-akhir ini pulang ngontrol ke Pool tengah malam terus mam tapi santai aja kalau urusan rumah ada bi Laksmi yang handle.
Mami : Ya sudah kalau gitu,sudah dulu ya pi,mami mau lanjutin lagi perjalanan, wasalamualaikum.
__ADS_1
Papi : Waalaikumsalam.
Telepon pun dimatikan,akhirnya lega sekarang bisa mengetahui kabarnya jadi tidak terlalu cemas seperti tadi.
Handphone di simpan,pak Indrawan kini menuju ruang makan karena lapar begitu sampai ruang makan sudah tersedia berbagai macam hidangan meskipun tidak banyak yaitu cuma tersedia perkedel kentang,tumis jamur dan tongkol goreng beserta sambal.
Pak Indrawan tidak makan diluar menghargai art nya yang telah bersusah payah memasakan hidangan untuknya.
" Bi Laksmi sudah makan belum?" tanya pak Indrawan.
"Belum tuan,baru saja selesai menata makanan di atas meja." jawab Bi Laksmi.
"Loh kenapa belum Bi?sayang ini kan masakan kalau tidak kemakan semua?" tanya pak Indrawan lagi.
"Nunggu tuan selesai makan dulu,tidak sopan rasanya kalau saya duluan makan tuannya belum." ucap bi Laksmi sambil berdiri mematung di dekat meja makan.
"Ya sudah makan bareng aja sekarang sekalian habisin ini ya yang kenyang,kalau merasa canggung dengan saya bawa saja ini nasi beserta lauknya ke dapur nanti bi Laksmi bisa makan sepuasnya tanpa kelihatan saya." ucap pak Indrawan dengan terkekeh.
"Ah,tuan bisa saja."
"Ya habiskan saja bi,tidak ada yang makan lagi soalnya.Nanti besok masaknya jangan banyak-banyak." Perintah tuan Indrawan.
"Siap kalau begitu tuan." Ucap bi Laksmi.
Sesudah makanan di bereskan ke dapur dan dihabiskan lalu piring kotor yang tadi dipakai pun dibersihkan dan di cuci hingga bersih lalu di simpan ke dalam rak piring.
Pekerjaan rumah tidak banyak jadi Bi Laksmi tidak kerepotan dalam bekerja hanya menyapu halaman,menyapu di ruangan,mengepel,dan pekerjaan di dapur. Bahan makanan yang kemarin masih ada lagipula tuan rumah berpesan jangan memasak banyak hidangan jadi besok pagi libur belanja dulu ke tukang sayur yang suka lewat depan rumah.
Kini waktu menunjukan pukul delapan malam Bi Laksmi sudah beres melakukan pekerjaan rumah dan saatnya bersantai sambil menikmati sinetron kesayangannya di kamar yang khusus disediakan majikan untuk Bi Laksmi beristirahat.Di kamar yang luasnya tidak terlalu besar majikannya sengaja menaruh kipas angin,Televisi berukuran sedang dan dispenser supaya yang menggunakan kamarnya betah.
Bi Laksmi sendiri sudah mengabdi kepada keluarga bapak Indrawan kurang lebih selama lima tahun.
Selain tempat tinggal nya di perhatikan pak Indrawan juga selaku majikannya memperhatikan kesehatannya dan kesejahteraannya,bila Bi Laksmi sakit ada asuransi kesehatan dan setiap tahun gajinya pun naik bila idul fitri pun di beri thr jadi wajar kalau Bi Laksmi betah kerja karena fasilitasnya memadai dan diperlakukan sangat baik.
__ADS_1