
Setelah Phonapong waktu kemarin sore menelepon Putry dengan Putry dalam keadaan lesu, seperti sedang sakit suaranya pun serak seperti menahan sesuatu dari dalam batinnya.
Hari ini Phonapong berinisiatif mengajak dinner Putry yaitu makan diluar.Barangkali dia suntuk butuh ada yang menghibur atau minta diperhatikan lebih.Atau mungkin juga sedang datang bulan terus uring-uringan tidak jelas.
Meskipun Phonapong ini terbilang anak orang kaya,meminta apapun kepada orang tuanya pasti dikasih.Dan Phonapong ini sekarang sedang mencari dana tambahan buat jajan nya dengan menjadi pelatih basket freelance yang dijadwalkan setiap hari sabtu dan minggu saja.
Selain mencari kegiatan dikala kosong jadwal kuliah, Dia juga ingin belajar mandiri yang tidak sama dengan anak cowok kebanyakan seusianya yang suka biang onar dilingkungannya, selalu foya-foya tidak jelas. Dia ingin suatu saat masa depannya cerah.Sedikit demi sedikit hasil dari freelance basket tiap minggu itu dia tabung dan sebagian lagi untuk kebutuhan dia pribadi dan untuk mentraktir kekasihnya kalau mengajak jalan-Jalan.
Siang pun berganti malam.Dengan cuaca yang cerah tidak adanya hujan dimalam ini, Phonapong yang sudah bersiap-siap mengajak Putry dinner di restoran yang sebetulnya sudah dipesan kemarin malam namun tidak jadi karena langit Bangkok terus menerus diguyur hujan.
Seolah memberi kejutan,Phonapong tidak memberitahu dulu kepada Putry mengenai hal ini.Tahu-tahu Phonapong sudah berada saja diluar kamar asrama Putry dengan membawa setangkai bunga mawar merah dan sekotak coklat. Supaya suasana hatinya kembali ceria lagi tidak uring-uringan seperti kemarin.
Pintu kamar asrama pun diketuk.
Tok..
Tok..
Belum ada yang menyahut dari dalam.Lalu, di ketuk lagi pintu untuk yang kedua kalinya.
"Iya,tunggu sebentar,nanti aku bukain pintu." Teriak Putry dari dalam kamar asrama.
Begitu dibuka pintunya,
"Surprize.." Phonapong langsung memberikan setangkai bunga mawar merah dan sekotak cokelat.
"Yaa ampun sayang,romantis banget sih,dalam rangka apa ya?" Ucap Putry sambil terharu menyaksikan tingkah romantis kekasihnya itu.
"Tidak ada acara apa-apa sayang, lagi ingin aja bikin kamu terkejut, jadi aku bikin kejutan."
__ADS_1
"Duh sayang, aku terharu.."
"Oh iya, kamu sudah makan?" Tanya Phonapong.
"Belum sayang."
"Ikut aku,yuk!"
"Mau diajak kemana yang?"
"Pokoknya ikut saja,yuk!"
"Ya sudah,tunggu ya,aku mau siap-siap dulu."
"Siap,aku tunggu disini."
Putry pun lalu bersiap-siap dengan mengganti baju dengan gaun warna pink dengan membawa tas pink yang baru saja kemarin dibeli dari sebuah Mall.Tidak lupa berdandan secantik mungkin memakai blush on,lipstik,bedak,eyeliner dan mascara.
Begitu Putry selesai siap-siap dan berdandan, Phonapong melihat Putry dengan takjub tidak bisa berkedip melihat kekasihnya cantik, secantik bidadari.Sepertinya Phonapong terpesona dengan kecantikan Putry yang dandan se-ferfect mungkin.
"Sayang,aku sudah siap nih, katanya tadi mau ngajak aku?" Ucap Putry yang keheranan melihat Phonapong melihat dirinya tidak berkedip sama sekali.
"Sayang..."
"Eh iya, ayo sayang, astaga..kamu cantik banget malam ini sih?" Ucap Phonapong yang salah tingkah.
"Ah sayang, jangan berlebihan nanti hidungku bisa terbang ini dipuji terus."
"Yuk segera berangkat, Kamu sudah siap kan? tidak ada barang yang ketinggalan?"
__ADS_1
"Sudah siap kok,gak ada barang yang ketinggalan semua sudah aku bawa."
"Oke,ini helm nya pakai dulu ya, aku pakaikan, maaf kepala mu agak menunduk sedikit,ya."
Setelah helm terpasang, mesin si kuda besi kawasaki ninja pun segera dipanaskan. Lalu, si kuda besi itu pun segera melaju di jalanan kota Bangkok yang super padat oleh lalu-lalang kendaraan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.Butuh sekitar dua puluh menitan untuk sampai ke sebuah restoran yang telah dipesan Phonapong itu.
Dua puluh menit berlalu, kini mereka pun telah sampai di restoran yang dimaksud.
Rupanya dari kemarin malam Phonapong telah membooking satu meja yang khusus untuk dirinya dan Putry. Hidangan yang terhidang di meja itu sangat beragam.Bikin ngiler orang yang melihatnya.Semuanya ini dilakukan agar Putry senang.
Phonapong itu romantis sekali terhadap perempuan dan sebisa mungkin akan menahan untuk pindah ke lain hati.Tapi, sikap cueknya bagi yang belum kenal akan membuat orang lain kesal karena sikapnya. Sebaliknya, kalau sudah kenal bahkan sedekat ini terhadap perempuan.Maka, perempuan yang berada dihadapannya akan diperlakukan layaknya ratu.Ingin ini ingin itu dikabulkan.Bahagia sekali rasanya menjadi kekasihnya diperlakukan istimewa.
Selain dipesankan menu makanan yang istimewa, Phonapong pun menyewa pemain biola untuk mengiringinya agar selama mereka makan malam tetap hangat dengan alunan musik yang sangat indah.Tentu ini sangat berkesan sekali untuk Putry, karena baru pertama kali.
"Sayang, aku terharu dengan semua kejutan ini, terima kasih ya sayang." Ucap Putry.
"Iya sayang, semoga senang ya, apa sih yang engga buat kamu sayang." Phonapong pun beranjak dari kursi dan menghampiri ke kursi yang ditempati Putry. Lalu, Phonapong pun memeluknya dari belakang dan memegang jari-jemari Putry.
Rasa hangat pelukan yang Phonapong beri semakin menambah kehangatan tubuh Putry.
Putry pun semakin nyaman berada dipelukan Phonapong tidak ingin melepaskan pelukannya itu.
Suasana tambah dingin ketika tiba-tiba hujan mulai turun rintik-rintik. Mereka masih tetap berada di restoran itu, meskipun makanan yang sudah disantapnya sudah mulai habis.Mereka berteduh dulu dan tidak beranjak dari meja itu. Namun, hujan turun pun tidak berlangsung lama.Hanya membasahi sedikit jalanan yang penuh debu. Tapi, Putry sepertinya mulai kedinginan karena hanya memakai gaun tidak berlengan dan rok selutut.
Jaket kulit warna cream milik Phonapong pun akhirnya dipakaikan kepada Putry yang mulai menggigil kedinginan. Tidak mengapa Phonapong tidak memakai jaket hanya berbalut kemeja kotak-kotak berlengan pendek pun sudah cukup baginya.Yang penting kekasihnya sekarang tidak merasa kedinginan lagi.
Sudah sekitar dua jam mereka berada di restoran itu, dan sepertinya hujan mulai reda dan cuaca mulai cerah kembali.Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang.Dan seperti biasa, Phonapong mengantarkan dulu Putry ke area kamar asrama.Setelah Putry benar-benar masuk ke dalam asrama barulah Phonapong pun pulang ke rumahnya.
"Selamat beristirahat sayang, tidur yang nyenyak,semoga mimpi indah." Gumam Phonapong dalam hati.
__ADS_1
Hati Phonapong pun sekarang sedang berbunga-bunga.Senang sekali sudah mengajak kencan dan makan malam romantis dengan Putry.Berharap Putry pun merasakan hal yang sama dengan dirinya.Pulang ke rumah dengan tersenyum-senyum,penghuni rumah yaitu ayah dan ibunya pun merasa heran ada apakah dengan Phonapong? dan ayah ibunya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya itu.