
Pagi ini merupakan hari pertama Putry tinggal di sekitar Asrama milik Universitas yang akan menjadi tempat Putry menimba ilmu di sebuah negara yang mendapat julukan negeri gajah putih ini.Barang-barang pribadi Putry termasuk juga koper yang berisi pakaian dan buku-buku dan juga sebuah laptop sudah Putry angkut dari hotel tempat dia menginap ke Asrama sejak kemarin malam.
Ternyata di Asrama ini tidak hanya Putry yang berasal dari Negara Indonesia tetapi ada juga beberapa orang lagi yang berkuliah disini yang orang tuanya cukup mampu menyekolahkan anaknya ke Universitas luar negeri.Orang tua nya dengan berpenghasilan di atas rata-rata ada anak pejabat dan pengusaha mereka itu adalah Novita anak pejabat Wakil ketua DPRD Kota Samarinda,terus ada Rihana anak walikota kota Sukabumi juga Andini anak pengusaha sebuah industri baju batik rumahan yang berada di Kota Tegal.
"Alhamdulilah,ternyata aku tidak sendirian disini." Batin Putry.
Sejak pagi sekali Putry sudah bangun dari tidur sekitar jam setengah lima subuh Putry sudah bergegas ke kamar mandi untuk mandi karena dia juga tahu kalau di asrama ada budaya antri,Iya daripada terlambat atau lama menunggu giliran meskipun terasa begitu dingin mau tidak mau Putry yang mandi duluan.Tapi tenang,disini ada fasilitas air hangat juga yang mengalir melalui sebuah mesin yang bisa sesuka hati ada yang bisa untuk air dingin dikala suhu udara panas maupun air panas untuk suhu udara dikala dingin ih canggih sekali bukan?
Selesai mandi lalu Putry bersiap-siap untuk melaksanakan kuliah perdananya. Walaupun hari masih gelap bisa lah untuk bersantai dulu di dalam kamar asramanya sambil menonton video di kanal digital pribadinya.Begitu Putry akan membuka pintu kamar untuk menaruh sepatunya tiba-tiba datang seorang perempuan datang menyapanya rupanya dari kamar sebelah.Dia adalah Novita si cerewet bersuara cempreng namun setia kawan.
"Hallo..What is Your name?" Novita yang mendekat lalu menyapa Putry duluan.
"Apa?" Balas Putry sambil bingung yang di hadapannya kok memakai bahasa Inggris.
"Eh bisa bahasa Indonesia juga,Orang Indonesia kah?"
"Iya mbak,perkenalkan saya Putry mahasiswi baru asal Indonesia,maaf mbaknya Siapa namanya?"
"Oh maaf ya,Saya kira orang Malaysia atau Filipina,ternyata kita masih satu negara di rantau negara orang." Jawab Novita sambil ketawa terkekeh.
"Kenalin saya Novita kak asal dari Samarinda,senang saya berkenalan dengan kamu jadi nambah teman saya."
"Samarinda?Kalimantan timur ya? oh iya,salam kenal juga ya mbak,aduh aku tidak nyangka ada juga yang dari Indonesia disini,aku kira cuma aku aja.Syukur deh kalau ada temannya."
"Iya,kak daerah Kaltim kapan-kapan mainlah ke daerah ku,Oh iya kakaknya mengambil jurusan apa?"
"Hehe..kapan-kapan insha allah ya,kalau ada waktu oh aku mengambil jurusan Bisnis mbak."
__ADS_1
"Wah sama dong,satu jurusan kita,bareng saja nanti berangkat ke kampusnya gimana kak?"
"Oo iya? Ya hayu deh mbak bareng nanti ke kampusnya tapi ngomong-ngomong sekarang aku lapar nih kita cari sarapan dulu yuk."
"Oh ya sudah barengan saja cari sarapannya,saya juga sama mau cari sarapan tapi,sebentar ya saya mau ambil dompet dulu ke kamar."
"Iya mbak,ditungguin kok disini."
Novita pun berbalik arah ke kamar sebelah untuk mengambil dompet.Beberapa saat kemudian,Novita pun kembali dengan menenteng dompetnya.
"Sudah mbak ngambil dompetnya?"
"Sudah kak,ayo kita cari sarapan." Ajak Novita kepada Putry.
"Ayo,sarapan apa ya? Disini makanan khas nya apa?"
"Apa itu Nov?"
"Makanya ikuti saja aku,Put."
"Okelah kalau begitu."
Mereka pun akhirnya berjalan mencari sarapan.Saat ini waktu menunjukan jam lima lebih tiga puluh menit masih ada waktu untuk sarapan mengisi perut dulu,daripada tidak sarapan sama sekali nanti malah pingsan pas mengikuti ospek hari pertama jangan deh malu-maluin ya.
Tujuh menit kemudian mereka telah sampai di dalam suatu kedai mereka akan memesan Khanom Khrok.Khanom Khrok adalah sejenis cake yang terbuat dari tepung beras dan santan kalau di Indonesia kue serabi lah ya.Putry memesan dua varian rasa sedangkan Novita hanya tiga saja.
"Loh,sepertinya aku tidak asing deh Nov dengan kue satu ini."
__ADS_1
"Wah,masa sih Put?"
"Iya,Nov ini kalau di Indonesia khususnya di Tasikmalaya daerahku namanya kue serabi tapi disana rasanya asin gurih gitu Nov,ada toping telur,abon,atau oncom gitu."
"Oh gitu ya Put,tapi disini namanya Khanom Khrok Put,rasanya manis di campur santan gitu,cobain deh."
Putry pun mencoba satu variant dulu ternyata memang benar rasanya manis gurih disiram santan.
"Iya, gurih banget ini ya,Nov."
"Tuh kan saya bilang apa,kamu suka kan?"
Setelah kenyang sarapan lalu keduanya kembali menuju asrama karena sebentar lagi akan berangkat menuju kampus untuk mengikuti kuliah perdana sekaligus ospek mahasiswa baru.
Waktu telah menunjukan jam setengah tujuh pagi lalu keduanya pun berangkat menuju kampus dengan berjalan kaki karena jarak asrama dengan kampus dekat lima puluh meter jaraknya.
Sesampainya di depan kampus, ada laki-laki sedang bermain basket yang terus melirik kecantikan Putry.Namun,Putry merasa risih maka dari itu Putry pura-pura tidak tahu bahwa ada yang memperhatikan dirinya ketika lewat itu tadi.
Yang sedang memperhatikan Putry sedang lewat tadi adalah Phonapong.Dia adalah mahasiswa senior lebih satu tingkat dari Putry dia pun mengambil jurusan teknik sipil bangunan.
"Ṭhex pĕn khır? K̄heā pĕn n̂xng h̄ım̀ nı?" Batin Phonapong bertanya sendiri pada dirinya apakah gadis yang barusan lewat itu mahasiswa baru atau bukan soalnya tidak pernah melihat kalau Putry kuliah disana.
Perawakan Putry yang tinggi,Putih,rambut lurus panjang,dan ada tanda lesung pipi di pipi kirinya membuat para lelaki yang melihatnya klepek-klepek dibuatnya.
"Tklng c̄hạn ca phyāyām tidt̀x k̄heā nı p̣hāyh̄lạng." Batin Phonapong berkata suatu hari nanti akan mendekati gadis itu,tunggu saja nona manis.
Tidak perlu berlama-lama di luar kelas,Putry pun masuk ke dalam kelas karena sebentar lagi akan dimulai acara ospek kampusnya.
__ADS_1
Ospek disini berbeda dengan ospek di Indonesia pada umumnya yang harus membawa barang yang tidak terlalu penting dan tidak ada hubungannya dengan materi kampus juga kakak senior yang tingkatannya lebih tinggi dari Putry tidak banyak menjahili calon adik seniornya,tidak harus membuat malu adik seniornya hanya perkenalan lingkungan kampus,organisasi di dalam kampus dan sebagainya.