Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 28 Novita ada yang naksir


__ADS_3

Sementara diseberang sana sahabatnya Putry sedang berlibur bersama kekasihnya.Disini, Novita ada yang sedang berusaha mendekatinya.


Berawal dari kecerobohannya salah membuka pintu kaca minimarket.Beruntunglah, ada pemuda itu yang kebetulan melihat Novita yang sedang kebingungan didepan pintu.


"Nona, apakah perlu bantuan?" Pemuda itu berjalan menuju ke arah Novita.


"Tangan saya sedang basah,jadi tadi agak susah mendorong pintunya." Ucap Novita sambil salah tingkah.


"Saye bantu ya."


Pemuda itu lalu mendorong pintu itu sampai terbuka.


"Terimakasih ya abang sudah membukakan pintu."


"Iya sama-sama Non,ngomong-ngomong sepertinya saye belum pernah lihat kamu, kamu anak baru ya di daerah sini?"


Belum sempat dijawab Novita pertanyaan itu, kini pemuda itu pun kembali berucap.


"Kenalin..saye Zidan mahasiswa jurusan seni rupa,asal saye dari Malaysia." Ucap Zidan sambil mengulurkan tangan kanannya.


'Oh,namanya Zidan.' Ucap Novita dalam hati.


"Eh iya,kenalin juga nama aku Novita asal Indonesia dan aku mengambil jurusan bisnis." Novita pun membalas uluran tangan Zidan itu dan terjadilah perkenalan diantara keduanya.


"Ohh Novita yaa, nama yang bagus..salam kenal dari saye."


"Iya bang, salam kenal juga."


"Saye duluan ya, sudah ditunggu kawan-kawan, oh iya, boleh minta no kamu tidak? kalau tak boleh tak apalah."


"Boleh bang, ini no saya 0821****."


"Terimakasih Nov, nanti saye call kamu."


Dan setelah Zidan mengucapkan terimakasih, hanya dibalas anggukan kepala oleh Novita.


Zidan pun berlalu dan meninggalkan minimarket tersebut dengan mengendarai si kuda besi nya.


Kini tinggal Novita yang masih berada di minimarket tersebut.Novita pun akhirnya pulang menuju asrama dengan berjalan kaki.Karena jarak minimarket dan asrama sangatlah dekat cuma lima meter.


Begitu sampai asrama, Novita lalu membuka belanjaannya berupa peralatan mandi seperti sabun,shampo dan pasta gigi. Lalu, diletakan barang itu didalam lemari.Novita lebih suka menyetok daripada harus beli eceran. Jadi, maka dari itu setiap belanja ke pusat perbelanjaan suka beli banyak, karena sikap yang malas dadakan tersebut.


Setelah semua barang itu dimasukan ke dalam lemari, Novita pun langsung tidur karena tidak ada teman mengobrol malam ini.


Teman sebelah kamarnya sedang tidak berada di asrama malam ini. Jadi,malam ini Novita tidur cepat.


Ketika sudah sekitar setengah jam Novita tertidur, handphone pun berdering.Setelah dilihat melalui layar rupanya dari pemuda yang tadi yang sempat bertemu tak sengaja disebuah minimarket. Pemuda itu berkirim pesan lewat aplikasi hijau.


+6685 441***

__ADS_1


[Asalamualaikum,Nov ini sama Zidan, jangan lupa simpan ya.]


Novita sempat berpikir sejenak, nomor siapah yang berkirim pesan malam-malam begini? Namun, setelah diteliti ternyata nomor pemuda yang tadi ketemu di minimarket.Novita pun lantas segera membalas pesan itu.


+62 821***


[Waalaikumsalam, Eh abang yang tadi, iya bang aku simpan nomornya.]


Setelah menerima pesan itu, kemudian Novita pun segera memberi nama kontak itu dengan nama Zidan.


Zidan


[Maaf ya ganggu waktu istirahatmu,cuma ingin kasih tahu saja bahwa ini nomorku.]


Novita


[Iya abang tidak apa-apa.]


Zidan


[Besok ketemu bisa tidak Novi? ngobrol-ngobrol saja kok.]


Novita


[Insya Allah ya bang, nanti dikabari lagi.]


Zidan


Novita


[Iya abang, ini aku mau tidur kok, ya sudah ya sampai nanti bang, waalaikumsalam.]


Setelah berkirim pesan cukup lama dengan Zidan. Handphone Novita pun disimpan pada tempatnya.Novita pun kembali tidur karena sudah semakin larut malam.


Keesokan harinya, Putry, tetangga asrama sekaligus teman dekat Novita pun sudah pulang dari pantai itu.


Sekilas Putry lihat raut muka Novita ada yang aneh, Novita jadi lebih ceria dari biasanya.Raut muka yang sedang jatuh cinta dan agak salah tingkah ketika Putry memperhatikan.


Karena penasaran, Putry pun akhirnya bertanya kepada Novita,


"Nov,kamu kenapa?aku tinggal seharian liburan kok jadi begini?"


"Tidak apa-apa Put, hanya aku agak sedikit senang saja." sambil tersenyum-senyum tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.


"Hayo loh kenapa?ada yang naksir kamu ya Nov?"


"Nanti lah ya Put aku ceritakan, sekarang aku mau bersih-bersih kamar dulu." Ucap Novita sambil memegang sapu lalu berlalu masuk ke dalam kamar asrama.


Satu jam kemudian, ketika Putry lagi duduk santai sambil memegang handphone diluar kamar asramanya.Tiba-tiba Novita muncul

__ADS_1


" Hai Put,lagi ngapain disitu? Sendirian pula.."


"Eh kamu Novita,gak lagi ngapa-ngapain kok,oh iya, ceritain dong tentang kamu selama kemarin aku tinggal."


"Jadi begini Put, gak enak kalau berdiri ceritanya, aku ikut duduk didekat kamu boleh ya?" tanya Novita.


"Yaa udah sini, duduk saja Nov."


Novita pun menghampiri Putry yang sedang duduk, lalu setelah mendapatkan  posisi yang nyaman barulah Novita memulai bercerita.


"Jadi gini Put,kemarin waktu kamu masih di pantai itu aku kan ke minimarket ya sendiri, nah pas mau pulang tiba-tiba ada cowok ganteng datengin aku eh lama-lama ngajak kenalan deh. Namanya Zidan anak jurusan seni rupa kuliah di kampus kita juga." Novita menjelaskan.


"Hmm...pantesan seperti yang lagi berbunga-bunga gimana gitu wajahmu,tak taunya..." Ucap Putry sambil menatap ke arah wajah Novita.


"Aku doain semoga temanku ini tidak jomblo lagi nanti, biar kita bisa double date." lanjut Putry lagi.


Ucapan Putry itu di Aamiin kan oleh Novita didalam hati.Setelah beberapa jam kemudian mereka saling mengobrol, seperti biasa perut mereka pun bunyi minta diisi.


Dilihat jam masih pukul delapan pagi. Lalu, mereka pun mau mencari kedai yang sudah buka untuk membeli sarapan.


Pagi itu sengaja nyari kedai dengan berjalan kaki, selain sambil menghirup udara segar juga sambil menggerakan anggota tubuh supaya tidak kaku.


Jarak dari asrama dengan kedai itu kurang lebih delapan meter.Tidak terlalu jauh.


Tanpa sengaja, ketika sedang menunggu makanan itu dibungkus oleh pelayan kedai. Pemuda kemarin yang sempat berkenalan dengan Novita pun sedang berada disitu juga.


Lalu, Pemuda yang bernama Zidan itu langsung menghampiri Novita dan berkata.


"Asalamualaikum,Novita..."


Novita yang tidak menyadari ada Zidan disana langsung sontak kaget begitu ada yang menyapanya dari belakang.


Novita pun menoleh kebelakang.


"Waalaikumsalam,Eh abang Zidan, sedang nyari sarapan juga ya bang?"


"Iya Nov, tapi saye sudah selesai sarapannya kok, tuh bekasnya." Ucap Zidan sambil menunjuk meja yang diatasnya terdapat bekas piring makanan yang sudah dia makan.


Putry yang sedang berada didekat Novita pun nyeletuk,


"Oh jadi ini ya Nov katamu itu."


Kemudian Novita pun mengenalkan Zidan ke Putry.


"Bang,kenalin ini Putry,temanku yang kuliah disini juga."


"Oh iya, salam kenal ya Putry."


Setelah Novita memperkenalkan ke Putry temannya, lalu Zidan pun pamit pulang duluan.

__ADS_1


__ADS_2