Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 30 Phonapong Sudah Sehat kembali


__ADS_3

Sudah tiga hari sepertinya Phonapong cuma terbaring di tempat tidur.Tangan dan kakinya sempat kena ke aspal agak berdarah sedikit cuma kalau digerakan terasa sakit.


Semua ini karena berawal dari Phonapong yang nengendarai si kuda besi dengan tidak konsentrasi dan merasa sedikit ngantuk,jalanan pun gelap pula karena sebagian tidak ada lampu penerangan.


Sewaktu berada di tikungan, tanpa sengaja Phonapong menabrak pembatas jalan.Phonapong pun akhirnya terjatuh bersama si kuda besinya. Lalu, Phonapong pun tidak sadarkan diri sebelum akhirnya ada orang yang baik hati mengantarkan dia menuju klinik terdekat untuk mendapat perawatan.


Obat dari klinik pun sudah habis,luka di tangan dan kaki pun sudah mengering.Dan Phonapong pun sudah tidak merasa kesakitan lagi ketika menggerakan tangan dan kakinya.


Sepertinya lukanya sudah mulai pulih dan keadaannya membaik.Phonapong pun beraktifitas lagi seperti biasa dan mulai berangkat ke kampus lagi, dan mulai menjemput Putry lagi seperti biasa ke asrama untuk bisa berangkat ke kampus berbarengan.


Phonapong pun seperti biasa memberi kejutan untuk Putry.Dia tidak memberitahu Putry terlebih dahulu untuk menjemputnya.Hingga setengah jam pun berlalu, tiba-tiba Phonapong pun sudah berada di depan kamar asrama Putry.Begitu Putry membuka pintu.Putry pun terperangah kaget merasa tidak percaya.


"Sayang...sudah sembuh?" satu pertanyaan Putry begitu Phonapong berada di hadapan Putry.


"Iya sayang, aku sudah sembuh kok makanya ini aku mau menjemput kamu, kita menuju kampus bareng ya." Ucap Phonapong sambil memberikan helm itu kepada Putry.


"Itu helmnya pakai dulu,sayang."


"Iya sayang,sudah dipakai kok ini,yuk kita berangkat." ajak Putry.


"Pelan-pelan saja sayang bawa motornya." lanjut Putry lagi.


"Iya sayang,tenang saja aku pasti pelan-pelan kok bawa motornya." Ucap Phonapong sambil terus konsentrasi menghadap kedepan sambil terus memegang stang si kuda besinya.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua telah sampai di kampus. Suasana sudah ramai sekali oleh mahasiswa dari fakultas lain yang berlalu lalang disekitar kampus.


Si kuda besi pun seperti biasa diparkirkan di tempat parkir motor kampus.

__ADS_1


Ketika sedang berjalan dari tempat parkir, dari kejauhan nampak teman-temannya Phonapong datang menghampiri, seraya berkata "Phon,bagaimana dengan kabarmu sudah sehat?"


Phonapong pun menjawab pertanyaan temannya itu "Seperti yang kalian lihat, aku sudah pulih dari luka itu."


Teman-temannya pun melihat keadaan Phonapong dari ujung kaki hingga ujung rambut,lukanya sudah mulai memudar dan mengering.


Temannya pun akhirnya bersyukur Phonapong bisa pulih dengan cepat.


Sebagai teman-temannya, mereka tentu akan merasa kehilangan jika dia tidak masuk kuliah beberapa hari saja.Bagaimana tidak, hanya Phonapong lah yang banyak aktif kegiatan di kampusnya dan bisa diandalkan oleh teman-temannya.


Lalu, teman-temannya akhirnya menemani Phonapong menuju kelasnya. Sedangkan Putry menghampiri Novita yang sedang berada di Taman sambil membaca buku novel.


Novita belum menyadari Putry menghampiri dia,karena terlalu fokus membaca novel. Sehingga pada saat Putry mengejutkan dia pun Novita sangat merasa kaget.


"Hai Novita,sedang ngapain kamu disini?"


Lalu, Novita pun menoleh ke arah sumber suara tersebut.Ternyata Putry sudah berada di pinggir bangku yang Novita duduki.


"Aku temenin ya,boleh?" Tanya Putry.


"Oh tentu boleh dong Put,dengan senang hati..silahkan." ucap Novita sambil mempersilahkan Putry duduk disampingnya.


Beberapa saat kemudian, Bel tanda masuk kelas pun mulai bunyi dan terdengar oleh Putry dan Novita.


Lalu, Novita pun mengajak Putry untuk memasuki kelas.


"Sudah bel nih Put,masuk kelas yuk." Ajak Novita sambil merapikan kerah bajunya dan menyimpan buku novel itu ke dalam tas yang dibawanya.

__ADS_1


"Ayo Nov,bagian dosen yang rada cerewet nih sekarang, takut diomel-omel aku nih." Ucap Putry yang langsung berjalan menuju kelas disusul Novita.


Beberapa menit kemudian, mereka yang sudah berjalan menuju kelasnya kini telah sampai ke depan kelas.Dan segera bergegas memasuki kelas sebelum ketahuan dosen bahwa mereka masih berkeliaran di luar kelas.


Setelah menunggu beberapa menit seluruh mahasiswa itu di dalam kelas,dosen yang dimaksud pun akhirnya memasuki kelas juga.


Matakuliah yang diajarkan oleh dosen tersebut berlangsung hingga dua jam atau sekitar enam sks.


Setelah materi matakuliah tersebut selesai, para mahasiswa pun bergegas meninggalkan ruang kelas.Dan berpencar ada yang menuju kantin,ada yang menuju perpustakaan atau menuju asrama seperti yang dilakukan Putry dan Novita untuk menunggu jadwal selanjutnya.


Setelah beristirahat, jadwal matakuliah yang kedua pun kembali dimulai.Putry dan Novita pun kembali menuju kampus hingga jam pulang.


Ketika memasuki jam pulang, hujan pun kembali mengguyur kota Bangkok.Karena tidak membawa payung maupun jas hujan, dengan sangat terpaksa mereka berdua pun akhirnya berteduh dulu melipir ke kantin sambil memesan makanan karena perut mereka pun bunyi.


Hujannya lumayan deras dan lumayan cukup lama.Kebetulan masih sore ini kantinnya masih buka.Karena sepertinya akan ada perkuliahan kelas malam juga untuk para karyawan yang menyambi sambil kuliah.


Setelah dirasa hujannya sudah mulai reda, Putry dan Novita pun akhirnya memutuskan pulang saja menuju asrama karena hari mulai semakin sore.Masih hujan rintik-rintik punĀ  dipaksakan saja dengan berlari, untuk menunggu hingga reda rasanya terlalu lama.


Sesampainya di asrama, baju yang dikenakan Putry dan Novita pun basah kuyup kehujanan.Baju yang dikenakan keduanya pun berbahan kain tipis hanya memakai baju kemeja dan celana kulot bahan.


Lalu, mereka pun bergegas untuk masuk ke dalam kamar asrama karena takut kalau terlalu lama diluar akan timbul masuk angin.


Putry pun lalu langsung mandi dengan memakai air hangat yang bisa nyala otomatis melalui sebuah mesin pemanas air.


Setelah beres mandi, lalu Putry pun membuka plastik yang berisi makanan yang dibelinya tadi sewaktu di kantin.


Cuaca dan suhu udara sedang dingin begini paling mantap makan yang berkuah.Setelah beres makan, tak lupa Putry menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim.Karena waktu sudah pukul delapanbelas atau pukul enam petang,Putry pun lalu mengambil air wudhu dan melakukan shalat magrib dan tak lupa selesai shalat dia mendoakan kedua orangtuanya juga mendoakan dirinya.

__ADS_1


Setelah beres menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim,lalu Putry pun bersantai sejenak di dalam kamar asrama menunggu datangnya rasa ngantuk.


Kamar asrama pinggir yang ditempati Novita juga tumben sepi, mungkin Novita sudah tertidur duluan.Setelah beberapa menit Putry pun akhirnya tertidur juga karena dia sudah mulai menguap tanda ngantuknya sudah datang dan anggota tubuh sudah mulai mengajak istirahat.


__ADS_2