Bertemu Jodoh Di Thailand

Bertemu Jodoh Di Thailand
Bab 80 Akhirnya Nembak


__ADS_3

Setelah kejadian semalam, akhirnya Anggara memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya.


Hari ini Anggara masuk kerja shift malam, jadi ada waktu pagi harinya untuk mengantarkan Putry menuju kampusnya.


Tepat jam tujuh pagi, Anggara sudah berada di depan asramanya Putry.


Sengaja Anggara tidak mengetuk pintu, supaya Putry terkejut.


Namanya juga kejutan kan.


Begitu Putry keluar membuka pintu kamar asrama.


"Astagfirullah."


"Lah, kenapa malah istigfar neng." ucap Anggara.


"Lagian Aa pagi-pagi malah ngagetin neng aja." ucap Putry sambil mengelus dada saking terkejutnya hampir saja jantungnya mau copot.


"Maaf ya neng, Aa cuma mau anterin neng aja menuju ke kampus, boleh neng?"


"Kenapa gak ngabarin dulu A?"


"Kan namanya juga kejutan neng, sengaja bikin neng reuwas dulu."


"Ih Aa mah iseng aja."


"Boleh nggak Aa anter neng?"


"Iya sudah tunggu sebentar, neng siap-siap dulu ya."


"Iya, Aa tungguin."


Putry pun masuk ke dalam kamar asrama untuk mengambil tas dan sepatu.Lalu setelah beres memakai sepatu, Putry pun menghampiri Anggara lagi.


"Yuk A kita berangkat, neng sudah siap."


"Oke neng."


Motor pun lalu melaju dijalanan menuju kampus dimana Putry belajar disitu.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua pun telah sampai menuju kampus yang dituju.


Anggara pun berkata sesuatu ke Putry.


"Nanti pulangnya A jemput ya boleh neng?"


"Iya A boleh, kebetulan hari ini belajarnya cuma satu mata kuliah aja, jadi dua jam lagi pulangnya."


"Oke siap, ya sudah Aa pulang dulu ya, nanti kesini lagi."


"Iya A."

__ADS_1


Motor Anggara pun melaju lagi menuju mesnya, sedangkan Putry terus berjalan ke arah kelasnya karena sebentar lagi akan masuk kelas.


Dari kejauhan terlihat Novita sedang berjalan menghampiri Putry.


Begitu Novita sudah dekat dengan Putry, Novita pun berkata sesuatu sambil minta maaf.


"Put, maaf ya aku ninggalin, soalnya aku buru-buru ada jadwal piket."


"Iya Nov gak apa-apa kok, santai aja." ucap Putry bijak.


"Tadi diantar Anggara kan?" tanya Novita.


"Iya kok tahu sih Nov."


"Nebak aja,yuk ah kita masuk ke kelas sudah masuk tuh."


Mereka berdua pun akhirnya memasuki kelas dan mulai belajar karena dosennya sudah masuk ke kelas juga.Hari ini jadwal materi pembelajarannya hanya satu mata kuliah saja, karena dosen-dosennya akan mengadakan rapat tahunan dengan dosen dari kampus lain sekaligus mau makan-makan.Jadi seluruh mahasiswa pun disuruh pulang setelah mata kuliah ini selesai.


Sesudah mata kuliah selesai, Putry dan Novita pun menuju ke ruang perpustakaan dulu sebentar.Mau mengembalikan buku novel yang kemarin sempat dipinjam dan yang telah selesai dibaca sampai tamat.Hari ini tidak meminjam dulu, supaya matanya tetap sehat terjaga jadi tidak terlalu sering membaca buku.Mungkin besok atau lusa baru akan meminjam kembali.


Tepat jam sepuluh pagi, Anggara pun sudah berada didepan kampus untuk menjemput Putry.


Novita yang sedang bersama Putry pun berdehem.


Ehhhemmm...


"Kenapa Nov, tenggorokanmu sakit?" tanya Putry kemudian.


"Iya, kamu hati-hati dijalan ya Novita."


Begitu Novita naik taksi, lalu Putry pun menghampiri Anggara yang sejak tadi masih duduk dijok motornya sambil memegang helm.


"Sudah beres neng kuliahnya?"


"Sudah A,oiya sekarang A mau ngajak neng kemana?"


"Ada deh ke suatu tempat yang indah,yuk ah berangkat ini pakai helm dulu, maaf kepalanya agak nundukin dikit ya neng."


Setelah helmnya dipakai ke kepalanya Putry lalu motor pun dihidupkan dan setelah motor telah berhasil menyala motor pun melaju dijalanan dan menuju ke arah barat dimana di arah sana terdapat area taman bunga yang begitu indah disertai dengan bangku warna warni,jembatan gantung dan berbagai spot poto instagramable yang cocok untuk kalangan kaum muda yang doyan berfoto.


Kurang lebih setengah jam, akhirnya Anggara dan Putry pun telah sampai ditempat yang dituju.


"Sudah sampai neng,yuk kita masuk ke dalam taman." ajak Anggara.


"Ini A helmnya." ucap Putry sambil memberikan helm itu ke Anggara.


Setelah helmnya dicantelkan ke cantelan depan motornya, lalu mereka berdua pun berjalan mengelilingi taman dan menuju ke bangku tempat pengunjung duduk.


Setelah menemukan tempat duduk, lalu mereka berdua pun duduk ditaman itu dan berfoto-foto.Begitu menemukan moment yang pas, Anggara pun bertekuk lutut ke hadapan Putry dan sambil berkata.


"Sejak aku melihatmu pertama kali, aku langsung jatuh hati padamu,keceriaanmu dan senyumanmu adalah penyemangatku."

__ADS_1


"Bolehkah aku mengenalmu lebih dalam lagi?" lanjut Anggara lagi.


Putry diam sejenak sambil berpikir.


"Jadi maksud Aa nembak Putry nih?" tanya Putry yang kebingungan.


"Kalau gak keberatan, nanti suatu saat Aa akan langsung melamarmu neng, dan Aa akan ngasih tahu keluarga Aa di Garut, jadi Aa bukan sekedar ngajak pacaran aja lalu bubar, Aa gak akan begitu neng?"


"Jadi gimana jawabannya neng?" lanjut Anggara lagi.


"Hmm...gimana ya??" tanya Putry sambil menggigit bibirnya.


"Gimana neng??" tanya Anggara untuk yang kesekian kalinya.


"Boleh A." jawab Putry.


"Boleh apanya neng?" tanya Anggara lagi.


"Iya Aa boleh mengenal neng lebih jauh lagi." jawab Putry meyakinkan hati.


"Beneran neng? Terimakasih ya."


"Pokoknya sambil nunggu neng selesai menempuh pendidikan disini, Aa akan tetap bekerja disini sambil menunggu dan juga menabung buat acara menikah nanti." lanjut Anggara lagi.


"Iya A, Putry pun disini mau belajar lebih giat lagi agar bisa lulus sidang skripsi lebih cepat."


"Iya neng, Aa akan selalu doakan semoga lancar selalu, semangat ya neng."


"Iya A terimakasih."


"Sama-sama neng."


Disaat sedang serius mengobrol tentang masa depan, tiba-tiba perut Anggara bunyi kriuk-kriuk sepertinya sebuah kode minta diisi.


"Duh, lagi serius-seriusnya ngobrol, ini perut susah diajak kompromi deh."


"Kenapa A? lapar ya?"


"Kok neng tahu sih."


"Kedengaran nyampe sini A."


"Waduh, ya sudah kalau gitu, neng lapar gak? Kita cari tempat makan yuk."


"Ya sudah ayo A."


Mereka berdua pun akhirnya meninggalkan taman itu dan bergegas pergi dan melajukan motornya untuk mencari kedai yang buka.Setelah berkeliling, akhirnya ada kedai yang buka juga tidak jauh dari tempat taman yang tadi.Mereka pun akhirnya memasuki ke kedai itu.


Motornya diparkir ditempat yang telah disediakan lalu mereka berdua pun masuk ke dalam kedai mencari tempat atau meja yang kosong.


Setelah menemukan meja yang kosong akhirnya mereka pun memesan makanan yang mereka mau kepada pelayan yang datang ke meja yang mereka tempati dan pelayan pun sambil membawa buku menu.

__ADS_1


Lalu buku menu itu dibuka lembar per lembar dan memilih menu apa yang akan dipesan.


__ADS_2